Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

KPK: Kasus Rudi Rubiandini Terkait Kernel Oil

Written By Unknown on Kamis, 15 Agustus 2013 | 09.35

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Bambang Widjojanto mengatakan operasi tangkap tangan Rudi Rubiandini, Kepala Satuan Kerja Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), berkaitan dengan SG, seorang petinggi di perusahaan berinisial KOPL. Perusahaan itu bergerak di bidang migas. Bambang tak bisa menjamin apakah pemeriksaan lembaganya akan mengarah kepada perusahaan tersebut.

"Kami belum bisa memastikan apakah korporasi akan menjadi subjek hukum dalam tindak pidana ini. Yang jelas, S, ownernya, sudah ditetapkan sebagai tersangka. Beri kesempatan KPK memeriksa," kata Bambang di gedung KPK, Rabu, 14 Agustus 2013.

Bambang memastikan S memiliki posisi tinggi di perusahannya. KPK mengklasifikasikan S sebagai high ranking position.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tempo, S atau SG adalah Simon Gunawan. Perusahaannya adalah PT Kernel Oil Pte Ltd (PT KOPL Indonesia). Di Kernel, Simon menjabat sebagai komisaris.

Menurut sumber Tempo, suap untuk Rudi Rubiandini diberikan untuk 'menanam jasa' trading atau tender di bidang migas yang belum berlangsung.

Bambang belum bisa menegaskan apakah duit itu untuk suatu tender minyak yang tak bisa diolah di Indonesia. "Pokoknya penyuapan berkaitan kegiatan yang menjadi lingkup kewenangan SKK Migas," kata Bambang.

MUHAMAD RIZKI

Berita Terpopuler:
Suap Rudi Rubiandini Pecahkan Rekor Tangkap Tangan 
Dianggap Menghina Gereja, Fesbuker Diperiksa Polda
Ini Hasil Pemeriksaan Eks Pacar Sisca Yofie
Rudi Rubiandini, dari Kampus, Golf, ke Tahanan KPK 
Rudi Rubiandini Punya Rp 8 M, Mudik Naik Kereta 
Ratu Atut Isyaratkan Rano Karno Mundur Saja 


09.35 | 0 komentar | Read More

SKK Migas Guncang, Jero Jamin Investasi Migas Aman

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Jero Wacik, menjamin pemberhentian Rudi Rubiandini sebagai kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas) tidak akan mempengaruhi industri migas.

"Industri migas akan berjalan normal, kegiatan eksplorasi, lifting, tidak akan terganggu," kata Jero di kantornya, Rabu, 14 Agustus 2013.

Menurut dia, para investor, baik asing maupun lokal juga tidak akan terpengaruh dengan kasus dugaan suap yang berujung pada pemberhentian sementara Kepala SKK Migas tersebut. Jero beralasan, para investor sudah memiliki keyakinan bahwa pemerintah memiliki komitmen yang kuat terhadap pengembangan dan pengolahan industri migas dalam negeri.

"Siapapun ketuanya, yang penting para investor melihat pemerintah Indonesia firm. Mereka melihat yang penting aman. Saat BPH Migas bubar pun ada ketakutan tapi buktinya hingga kini investasi naik. Investor tidak akan terpengaruh," katanya.

Jero menjamin dengan penunjukkan Yohannes Widjanarko sebagai kepala SKK Migas menggantikan Rudi Rubiandini, seluruh proses administrasi terkait eksplorasi, lifting dan seluruh operasional SKK Migas tidak akan terhambat.
Mulai hari ini Rabu 14 Agustus 2013, Widjanarko telah memiliki seluruh kewenangan yang sebagai kepala SKK Migas dalam mengambil tiap kebijakan operasional.

Sore ini, KPK telah menetapkan Rudi sebagai tersangka kasus suap. Ia diduga menerima suap senilai US$700 ribu. Kemarin, sekitar jam 22.30, mantan wamen ESDM ini ditangkap KPK di kediamannya, Jl. Brawijaya, Jakarta.

ANANDA TERESIA

Berita Terpopuler:
Suap Rudi Rubiandini Pecahkan Rekor Tangkap Tangan 
Dianggap Menghina Gereja, Fesbuker Diperiksa Polda
Ini Hasil Pemeriksaan Eks Pacar Sisca Yofie
Rudi Rubiandini, dari Kampus, Golf, ke Tahanan KPK 
Rudi Rubiandini Punya Rp 8 M, Mudik Naik Kereta 
Ratu Atut Isyaratkan Rano Karno Mundur Saja 


09.35 | 0 komentar | Read More

MS Hidayat: Kasus Rudi Rubiandini Ganggu Investasi

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perindustrian MS Hidayat menilai kepercayaan investor pada industri migas Indonesia mungkin akan terganggu oleh terbongkarnya kasus penyuapan Kepala SKK  Migas Rudi Rubiandini, Selasa malam 13 Agustus 2013.

"Sementara akan mengganggu," kata Hidayat saat ditemui di kantornya Rabu 14 Agustus 2013. Namun, menurut dia, penangkapan Rudi tak akan mengganggu kebijakan dari migas itu sendiri.

Soal penangkapan Rudi, Hidayat mengaku kaget dan tak mau menanggapi lebih jauh. Dia hanya berharap penangkapan tersebut tak akan mengganggu target SKK Migas untuk meningkatkan lifting migas. "Saya kaget. Semoga tak mengganggu target," ujar dia.

Sebelumnya, KPK menangkap Ketua SKK Migas Rudi Rubiandini di rumahnya di Jalan Brawijaya pada Selasa 13 Agustus 2013. Selain menangkap Rudi, KPK juga menangkap dua orang lain berinisial S dan E.

NINIS CHAIRUNNISA

Berita Terpopuler:
Suap Rudi Rubiandini Pecahkan Rekor Tangkap Tangan 
Dianggap Menghina Gereja, Fesbuker Diperiksa Polda
Ini Hasil Pemeriksaan Eks Pacar Sisca Yofie
Rudi Rubiandini, dari Kampus, Golf, ke Tahanan KPK 
Rudi Rubiandini Punya Rp 8 M, Mudik Naik Kereta 
Ratu Atut Isyaratkan Rano Karno Mundur Saja 


09.35 | 0 komentar | Read More

BRI Jadi Penasihat Keuangan TKI di Korea  

Written By Unknown on Selasa, 13 Agustus 2013 | 09.35

TEMPO.CO, Incheon — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menyediakan beragam layanan untuk tenaga kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di Korea Selatan, salah satunya membantu mereka mengelola uang mereka. Sekretaris Perusahaan BRI, Muhamad Ali mengatakan pihaknya menyiapkan tiga langkah di bidang finansial yang sekaligus menjadikan BRI sebagai penasehat keuangan bagi para TKI.

"Ketiga langkah itu adalah memberikan Kredit Usaha Rakyat (KUR) TKI,transfer uang secara real time online dari Korea, dan membantumengelola investasi dana mereka," kata Ali di sela-sela Acara Halal bi Halal Masyarakat Indonesia se-Korea Selatan di Incheon Sirip Dowon Sport Hall, Korea Selatan, seperti dikutip dalam siaran pers BRI Senin malam.

BRI, kata Ali, akan mendampingi para TKI sejak mereka mempersiapkan keberangkatan ke Korea hingga nanti pulang ke Tanah Air secara terintegrasi. BRI mencatat, pengucuran KUR TKI tujuan Korea Selatan merupakan yang terbesar jika dibandingkan dengan pengucuran KUR TKI ke negara lain. Hingga 30 Juni 2013, plafon KUR TKI tujuan Korea Selatan mencapai Rp 20,54 miliar. Sejak 2011, Ali mengklaim, BRI telah menyalurkan pembiayaan pemberangkatan kepada 3.900 TKI sebesar Rp 37 miliar.

Adapun untuk layanan pengiriman uang TKI ke dalam negeri, BRI memiliki layanan BRIfast. "Untuk Korea Selatan, BRI telah bekerjasama dengan Industrial Bank of Korea (IBK) untuk pengiriman uang ke keluarga para TKI yang berada di seluruh Indonesia," ucap Ali.

Bank pelat merah itu, kata dia, juga menyediakan layanan bagi TKI yang sudah menjalankan usaha maupun yang akan menjadi pengusaha atau investor. Hal ini untuk mendorong agar TKI tidak menjadi konsumtif. "Di sini BRI  mengambil peran sebagai penasehat keuangan  bagi para TKI melalui pengelolaan dana investasi mereka," ucapnya.

Menurut Ali, sejak awal para TKI bekerja, BRI menyarankan agar mereka menyisihkan sebagian gaji untuk ditabung di BRI sejak mereka bekerja di Korea Selatan. Setelah kontrak kerja mereka selesai, tabungan mereka akan dikelola menjadi investasi. "Pihak Kedutaan Besar Indonesia di Seoul meminta BRI memikirkan cara agar para TKI tidak konsumtif melainkan dapat menabung sebagian gaji mereka untuk investasi," kata Ali.

BRI sendiri sudah menyiapkan produk investasi, salah satunya investasi ke bisnis waralaba. "Nantinya, para TKI yang telah habis kontrak dan kembali ke Indonesia, akan ditawarkan bergabung menjadi pemilik frenchise Alfamart dan jaringannya. Kalau dana yang dibutuhkan untuk frenchise agak besar, kami bisa menggabungkan beberapa TKI pemilik dana untuk berinvestasi. Tetapi tentunya kami juga akan tetap memberikan penerangan tentang risiko berinvestasi," katanya.

Selain itu, bagi usaha yang sudah berjalan, kata Ali, BRI juga menyediakan fasilitas layanan Kupedes BRI. "Fasilitas ini bagi mereka yang akan melakukan penambahan modal kerja usaha maupun investasi bagi para pengusaha mikro yang usahanya telah berjalan dan ingin dikembangkan lebih besar lagi," ucapnya.

MARTHA THERTINA


Topik Terhangat:
Arus Balik Lebaran | Ahok vs Lulung | Sisca Yofie | Penembakan Polisi | Bom Vihara Ekayana

Berita Terpopuler:
Kisah Pembunuhan Sisca Yofie Versi Pelaku
Haji Lulung Tak Mau Lagi Diadu dengan Ahok
Ayah Pembunuh Sisca Yofie Menyesal dan Malu
Eggi Sudjana Mengeluh Jarang Diwawancara Wartawan
Ini Kejanggalan Pengakuan Pembunuh Sisca Yofie 


09.35 | 0 komentar | Read More

Arus Balik Melalui Subang Mulai Berkurang  

Polisi mengatur lalu lintas saat sebuah bis mogok di Lingkar Nagreg, Bandung, Jawa Barat, (12/8). Volume kendaraan arus balik mudik di jalur selatan ini sudah berkurang. TEMPO/Prima Mulia

TEMPO.CO, Indramayu-Arus balik pemudik di jalur pantai utara Jawa (pantura) di persimpangan Widasari Kabupaten Indramayu arah Subang mulai berkurang. Hal ini terlihat dari lalu lintas melalui jalur utama Eretan menuju Sukra perbatasan Subang yang terlihat ramai lancar pada Selasa, 13 Agustus 2013 pagi ini.

Lalu lintas di persimpangan Widasari dari arah kota Indramayu lancar tanpa hambatan sama sekali. Sementara itu dari arah Jatibarang, pemudik yang mengendarai sepeda motor dan mobil pribadi terus mengalir.

Brigadir Heryanto, petugas Pos Pengamanan Lebaran di Widasari Kabupaten Indramayu menuturkan, rombongan pemudik balik dari Jawa Tengah menuju persimpangan Widasari Indramayu arah Subang masih terus berdatangan, didominasi pemudik roda empat. Tetapi jumlah mereka semakin berkurang dibandingkan sehari sebelumnya.

Heryanto menambahkan, arus balik lebaran Idul Fitri 1434 Hijriyah dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta melalui jalur utama Widasari Pantura, ramai lancar. Hal ini ditunjukkan dengan laju kendaraan yang rata-rata cukup tinggi, yakni mencapai 60 kilometer per jam.

Sementara itu, Ayu, seorang pemudik balik yang ditemui di Indramayu pagi ini menuturkan, lalu lintas mulai perbatasan Jawa Barat dengan Jawa Tengah tujuan Jakarta ramai lancar, perjalanan pun lancar tanpa kemacetan. Jalur pantura mulai Tegal hingga pertigaan Loh Bener normal lancar, titik kemacetan seperti Losari, pasar Plered, Tegal Gubug pun tanpa hambatan berarti.

Kementerian Perhubungan sebelumnya memperkirakan puncak arus mudik melalui jalur darat terjadi pada Ahad 11 Agustus 2013 lalu. "Diperkirakan pada H+2, yaitu hari ini," kata Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan, Bambang S. Ervan saat dihubungi Minggu lalu

ANTARA | RAHMA TW 


Topik Terhangat:
Arus Balik Lebaran | Ahok vs Lulung | Sisca Yofie | Penembakan Polisi | Bom Vihara Ekayana

Berita Terpopuler:
Kisah Pembunuhan Sisca Yofie Versi Pelaku
Haji Lulung Tak Mau Lagi Diadu dengan Ahok
Ayah Pembunuh Sisca Yofie Menyesal dan Malu
Eggi Sudjana Mengeluh Jarang Diwawancara Wartawan
Ini Kejanggalan Pengakuan Pembunuh Sisca Yofie 


09.35 | 0 komentar | Read More

Penerimaan Bea Masuk Tak Capai Target  

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Penerimaan dan Peraturan Kepabeanan dan Cukai, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Susiwijono Moegiarso, mengatakan bahwa penerimaan bea masuk sampai dengan semester I 2013 masih sebesar Rp 17, 3 triliun. Jumlah ini hanya mencapai 56,36 persen dari target yang ditetapkan. 


"Penerimaan bea masuk di semester II akan sulit mencapai target," kata Susiwijono melalui keterangan tertulis, Senin, 12 Agustus 2013 malam.

Untuk itu, kata Susiwijono, perlu adanya optimalisasi penerimaan bea masuk kendati beberapa ekonom memprediksi volume perdagangan dunia akan meningkat di semester II.

Susiwijono berharap impor dan penerimaan bea masuk dapat tumbuh pada semester II meskipun data Badan Pusat Statistik menyebut pertumbuhan pada kuarter kedua hanya sebesar 5,81 persen. Untuk itu, target penerimaan bea masuk di APBN-P 2013 dinaikkan cukup tinggi sebesar 14,10 persen atau nominalnya naik Rp 3,8 triliun yang harus dicapai pada paruh kedua 2013.

Sebelumnya, Direktorat Jenderal Bea Cukai menaikkan target penerimaan sebesar 1,62 persen atau Rp 2,44 triliun pada pos Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan APBN-P 2013. Pada APBN 2013, total penerimaan mencapai Rp 150 triliun sementara dalam APBN-P, target penerimaan menjadi Rp 153 triliun. 

Dalam target penerimaan yang baru, terjadi perubahan komposisi dan alokasi. Penerimaan cukai yang tadinya mencapai 61 persen dari total penerimaan Dirjen Bea Cukai atau sebesar Rp 92 triliun, naik menjadi 63 persen atau menjadi Rp 104 triliun. Target penerimaan bea keluar dari APBN-P turun sebesar 44,4 persen, dari Rp 31,7 triliun menjadi Rp 17, 6 triliun. 

Target penerimaan bea masuk APBN-P naik sebesar 14 persen atau Rp 3,8 triliun dari Rp 27 triliun menjadi Rp 30,8 triliun sementara target penerimaan cukai naik sebesar 13,8 persen atau Rp 12,7 triliun dari Rp 92 triliun menjadi Rp 104 triliun. 

LINDA HAIRANI | ANANDA TERESIA 


09.35 | 0 komentar | Read More

Harga Daging Akan Mahal Sampai Idul Adha  

Written By Unknown on Senin, 12 Agustus 2013 | 09.35

TEMPO.CO, Surabaya - Ketua Paguyuban Pedagang Sapi dan Daging Segar Jawa Timur, Muthowif, meyakini harga daging sapi kualitas super akan terus mahal sampai Idul Adha.

Saat ini harga daging segar kualitas super di kisaran Rp 95 ribu per kilogram. Harga akan menukik turun menjadi Rp 90 ribu per kilogram setelah H+7 Lebaran 1434 Hijriah dan berlanjut turun setelah Idul Adha. Namun, ia yakin sangat sulit untuk menembus harga Rp 80 ribu per kilogram.

Tahun ini, Idul Adha jatuh pada 15 Oktober 2013. "Kalau harga daging yang kualitas super, sulit turun menjadi Rp 80 ribu per kilogram pada tahun ini," kata Muthowif kepada Tempo, Minggu, 11 Agustus 2013.

Muthowif mengingatkan, bila pemerintah berharap harga daging kualitas super menjadi Rp 80 ribu per kilogram, maka sapi asal Jawa Timur harus berhenti dikirim ke luar provinsi. Selama Pemerintah Provinsi Jawa Timur masih memberi lampu hijau pengiriman sapi siap potong dan sapi bakalan ke luar daerah, Muthowif yakin harga daging super sulit menyentuh Rp 80 ribu per kilogram.

Mahalnya harga daging segar karena pasokan sapi siap potong di pasar sapi tradisional masih sedikit. Kondisi yang sama juga terjadi di penggemukan sapi (feedlot). Dampaknya, harga timbang sapi hidup terkerek naik pada kisaran Rp 36 ribu per kilogram."Jika daging kualitas biasa, bisa diharga Rp 75-80 ribu per kilogram."

Koordinator pedagang daging sapi Pasar Wonokromo, M. Sairi, mengatakan tidak mungkin pedagang menurunkan harga daging kualitas super apabila harga timbang sapi siap potong masih mahal. Sairi melihat kondisi ini akibat masih langkanya sapi siap potong di pasaran. Ia menuturkan, harga daging mahal bukan karena pedagang ingin mengambi untung berlipat, "Namun sapinya jarang. Kalau sapi banyak, harga dengan sendirinya turun."

Sairi mengaku pernah mengantar pegawai Kementerian Perdagangan untuk melakukan survei harga daging ke sejumlah Rumah Potong Hewan di Kota Surabaya dan Sidoarjo. Faktanya, kata dia, aktivitas penyembelihan sapi di sejumlah RPH sangat minim. "Stok sapi siap potong di pasar tradisional juga sedikit. Bohong jika Pemprov Jatim bilang sapi surplus," kata Sairi.  

DIANANTA P. SUMEDI


Topik Terhangat:
Arus Balik Lebaran | Ahok vs Lulung | Sisca Yofie | Penembakan Polisi | Bom Vihara Ekayana

Berita Terpopuler:
Mabes Polri: Ada yang Mengaku Pembunuh Sisca Yofie 
Sebelum Tewas, Sisca Yofie Datangi Penjahit 
5 Isi SMS yang Paling Buruk
Ditangkap, Sopir Koantas Terguling Mengaku Kernet 
Sisca Yofie Mengaku Punya Butik


09.35 | 0 komentar | Read More

Arus Balik, Penumpang Kereta Api Naik 20 Persen

TEMPO.CO, Tegal - Kepadatan arus balik pemudik yang menggunakan moda transportasi kereta api terbilang merata sejak Kamis hingga Ahad, 11 Agustus 2013.

"Kepadatan penumpang sejak Lebaran sampai sekarang, sama," kata Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi IV Semarang, Sapto Hartoyo, saat dikonfirmasi via telepon, Ahad 11 Agustus 2013.

Sapto mengatakan, kenaikan penumpang dalam arus balik kali ini sekitar 20 persen dari hari biasa. Dalam arus balik akhir pekan lalu, lonjakan penumpang rata-rata dari kereta api lokal, seperti KA Kaligung Mas jurusan Tegal-Semarang.

Adapun dari keseluruhan penumpang KA selama arus balik, 90 persen di antaranya bertujuan ke Jakarta. Sisanya bertujuan ke Surabaya dan Bandung.

Data dari Posko Mudik di Stasiun Kota Tegal, jumlah penumpang sejak pukul 00.00 WIB sampai 10.00 WIB sebanyak 1.071 orang. Seluruh penumpang itu diangkut oleh 12 rangkaian KA. Yaitu, KA Senja Utama, KA Gumarang, KA Majapahit, KA Bangunkarta, KA Anggrek Malam, KA Sembrani, KA Tawang Jaya, KA Harina, KA Matarmaja, KA Cirebon Ekspres, KA Tegal Arum, dan KA Kaligung Mas.

Kepadatan arus balik di Stasiun Kota Tegal terpantau sejak Jumat 9 Agustus 2013 lalu, yakni, sebanyak 3.431 penumpang. Seluruh penumpang itu diberangkatkan dengan 60 KA yang melintas di Tegal. Puncak kepadatan arus balik di Stasiun Kota Tegal diprediksi terjadi hari ini. Sebab, sebagian besar kantor dan perusahaan di Jakarta mulai beraktivitas pada Senin, 12 Agustus.

Dari pantauan Tempo, sejak pagi hingga siang, tiga loket di Stasiun Kota Tegal terus melayani pemudik yang antri membeli tiket. Tujuan utama para pemudik itu adalah Jakarta, Bandung, dan Surabaya. "Kalau saya sudah pesan tiket sejak tiga bulan lalu," ujar Amelia, 30 tahun. Amelia adalah calon penumpang KA Matarmaja dengan tujuan Stasiun Jakarta Kota.

Adapun di jalur pantai utara di wilayah Kabupaten Pemalang hingga Kota Tegal, hingga pukul 15.30 WIB, arus balik pemudik terpantau masih lancar. Banyaknya kendaraan yang melintas di lajur selatan (Semarang-Jakarta) dan lajur utara (Jakarta-Semarang) cukup imbang. Arus lalu lintas hanya tersendat di sejumlah penggal jalan yang dibuka untuk penyeberangan.

DINDA LEO LISTY


Topik Terhangat:
Arus Balik Lebaran | Ahok vs Lulung | Sisca Yofie | Penembakan Polisi | Bom Vihara Ekayana

Berita Terpopuler:
Mabes Polri: Ada yang Mengaku Pembunuh Sisca Yofie 
Sebelum Tewas, Sisca Yofie Datangi Penjahit 
5 Isi SMS yang Paling Buruk
Ditangkap, Sopir Koantas Terguling Mengaku Kernet 
Sisca Yofie Mengaku Punya Butik


09.35 | 0 komentar | Read More

Dahlan Iskan Temui Bos Binladin di Ketinggian 400M

TEMPO.CO, Mekah - Diam-diam selama akhir bulan Ramadan, Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara berkunjung ke Mekah, Arab Saudi. Terbang ke Tanah Suci, misi Dahlan tidak cuma untuk beribadah umrah dan mengejar malam lailatul qadar (malam yang diyakini berlimpah ampunan Tuhan). Tapi, dia juga menemui pemilik kerajaan bisnis Saudi Binladin Group, Syekh Bakr bin Ladin. Demi misi ini bahkan Dahlan sampai tidak ikut rombongan Presiden SBY.

Malam itu, malam 29 Ramadan  atau 6 Agustus 2013. Dahlan menemui Syekh Bakr di hotel Fairmont, Mekah. Hotel ini menjulang tinggi persis di samping Masjidil Haram. Dari hotel itu Dahlan mengaku bisa melihat pusaran jamaah melakukan thawaf mengelilingi Ka'bah. Dari sana pula dia melihat bangunan besar di samping Masjidil Haram yang sedang dibongkar untuk dibangun kembali. Dahlan mengaku bangga melihat bangunan itu karena di bagian itu  BUMN PT Waskita Karya (Persero) Tbk ikut berperan.  Kebanggan itu dituangkan dalam tulisannya di blog pribadi Dahlan Iskan.

"Proyek ini didapat Waskita dari kontraktor utama Binladin. Tiap tahun ditargetkan seperempat pembongkaran dilakukan untuk dibangun kembali. Dengan demikian, seluruh Masjidilharam selesai direnovasi pada 2018. Berarti, selama itu pula Waskita terus bekerja di sana," begitu Dahlan menulis.

Dari kamar khusus Syekh Bakr itu Dahlan Iskan melihat semua aktivitas di Masjidil Haram dan sekitarnya terlihat sempurna. "Saya, Dirut Waskita Karya M. Choliq, dan manajer Waskita di Arab Saudi, sudah siap di kamar itu menjelang azan Isya. Kami ditemani beberapa staf inti Binladin Group." Termasuk adik kandung Syekh Bakr yang juga direktur keuangan grup itu.

Dahlan melakukan salat tarawih di sana mengikuti imam Masjidil Haram. Meski di hotel, ulama Saudi memang mengeluarkan fatwa bahwa hotel itu bagian dari Masjidil Haram.

Usai tarawih, Dahlan dan petinggi Waskita Karya akhirnya bertemu Syekh Bakr. "Di sini selalu diinginkan serbacepat. Proyek lima tahun kalau bisa selesai dalam dua tahun," kata Syekh Bakr seperti dikutip Dahlan.

Ternyata Syekh Bakr juga sudah tahu maksud kedatangan Dahlan. "Waskita akan kami ikutkan di proyek perluasan Masjid Nabawi di Madinah," tegasnya. "Kalau perlu, tidak hanya proyeknya. Juga sampai pemeliharaannya," ujar Syekh Bakr lagi.

Yang membuat Dahlan Iskan terkejut adalah ucapan Syekh Bakr kepada para stafnya: "Tiap tahun beliau (Dahlan) harus menjadi tamu kita di sini, dan malam ini antarkan beliau ke atas!"

Lalu, Dahlan pun diantar menuju tower berbentuk jam raksasa yang disebut Jam Mekah di ketinggian 400 meter di puncak bangunan itu. Dari balik jam warna hijau itu Dahlan melihat seluruh penjuru kota, bahkan terlihat dari Mina dan Muzdalifah itu (tempat untuk beribadah haji). Inilah jam terbesar yang diletakkan di ketinggian tertinggi di dunia. Kalau Big Band London yang terkenal itu tingginya hanya enam meter, Jam Makkah ini 43 meter! (Baca pula: Popularitas Dahlan Iskan Samai Mahfud Md.)

DAHLANISKAN.WORDPRESS.COM | BS


09.35 | 0 komentar | Read More

Penjualan Kamera Asal Jepang Menurun

Written By Unknown on Minggu, 11 Agustus 2013 | 09.35

TEMPO.CO, Tokyo - Produsen kamera digital asal Jepang, Nikon Corp. mencatat penurunan laba sebesar 72 persen untuk periode April hingga Juni yang diakibatkan oleh penurunan permintaan atas model lensa interchangeable dan model compact.

Produsen kamera digital terbesar kedua di dunia ini pun memotong outlook penjualan dan laba untuk tahun fiskal berjalan hingga Maret tahun depan. Kepala Keuangan Nikon, Junichi Ito, menyatakan, "Kami memperhitungkan bisnis akan tetap sulit."

Tekanan terhadap pasar kamera digital berasal dari meningkatnya kualitas kamera ponsel pintal serta aplikasi-aplikasi berbagai foto secara instan. Permintaan kamera digital semakin jatuh dalam kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumya. Berdasarkan data dari Asosiasi Produk Kamera dan Pencitraan, pada enam bulan pertama tahun 2013, pengiriman kamera digital menurun sebesar 42,7 persen. Penurunan ini merupakan yang terbesar setelah penurunan 15 persen pada musim gugur tahun 2012 lalu.

Nikon menyatakan perolehan laba bersih menurun menjadi 4,43 miliar yen atau Rp 471,3 miliar untuk periode tiga bulan hingga Juni dari perolehan pada periode yang sama tahun lalu sebesar 15,77 miliar yen atau Rp 1,67 triliun. Penjualan Nikon tercatat turun 7,9 persen menjadi 238,98 miliar yen atau Rp25,4 triliun.

Untuk outlook laba bersih hingga Maret 2013, Nikon menurunkan target sebesar 23 persen menjadi 50 miliar yen atau Rp 5,3 triliun dan perkiraan penjualan sebesar 6 persen menjadi 1,04 triliun atau Rp 110,6 triliun.

Penurunan terbesar pada pasar kamera digital terjadi pada jenis entry-level untuk model bidik dan potret yang hampir serupa dengan kualitas kamera ponsel pintar. Namun Nikon menyatakan penurunan juga terjadi pada penjualan segmen lensa interchangeable yang mencakup single-lens reflex atau SLR dan jenis kamera jenis mirrorless.

Nikon memotong target penjualan untuk jenis lensa interchangeable sebesar 8 persen menjadi 6,55 juta unit, dan untuk kamera digital jenis compact sebesar 18 persen menjadi 11,5 juta unit. Nikon menyatakan segmen lensa interchangeable jenis mirrorless mengecewakan.

Untuk merek lain, Olympus, masih memulihkan diri dari penipuan yang menyulitkan bisnis penjualan kameranya untuk periode April hingga Juni. Pada kuartal tersebut Olympus tercatat merugi sebesar 1,83 miliar yen atau sebesar Rp 194.7 miliar dari kerugian pada periode yang sama pada tahun sebelumnya sebesar 4,45 miliar atau Rp 473.4 miliar.

Penjualan kamera mirrorless yang lamban menjadi tanda yang mengkhawatirkan karena produsen kamera melihat model yang lebih mahal dapat mengimbangi penurunan penjualan untuk jenis compact. Namun dengan banyaknya produsen yang fokus pada pasar lensa interchangeable, persaingan menjadi lebih ketat.

Nikon mengatakan akan diadakan pemotongan biaya pengadaan, pengembangan, dan pemasaran sekitar 20 miliar yen atau sebesar Rp 2.1 triliun untuk meningkatkan profitabilitas dari penjualan kamera, sambil memperkenalkan jenis kamera entry-level, single-lens reflex baru dengan proyeksi margin keuntungan yang lebih baik.

Dengan pemangkasan biaya, Nikon berharap margin keuntungan dapat muncul dari divisi imaging-nya, yang mencakup bisnis lensa, dengan mencapai 12,5 persen untuk semester kedua tahun 2013, dibanding dengan prediksi 7,9 persen pada semester I tahun ini.

Beberbagai sumber | ISMI DAMAYANTI


09.35 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger