Rabu, 17 Oktober 2012 | 07:00 WIB
TEMPO.CO, New York - Harga saham di bursa Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa berhasil menguat kenaikan terbesar sepanjang bulan ini karena laporan keuangan Mattel, Goldman Sachs, dan Johnson & Johnson berhasil melampai perkiraan analis.
Ini merupakan hari kedua penguatan yang cukup signifikan setelah pekan lalu melemah karena investor cemas akan hasil laporan keuangan emiten di triwulan ketiga tahun ini tidak akan lebih baik dari periode yang sama tahun lalu.
Dalam perdagangan semalam indeks saham utama Dow Jones menguat 127,55 poin (0,95 persen) ke 13.551,78. Demikian pula dengan indeks saham teknologi Nasdaq juga naik 36,99 poin (1,21 persen) ke posisi 3.101,17, serta indeks S&P 500 juga menguat 14,79 poin (1,03 persen) ke 1.454,92.
Departemen tenaga kerja AS mengeluarkan data indeks harga konsumen hanya nik 0,1 persen bulan lalu, diluar makanan dan biaya energi. Sementara harga bensin turun dalam periode itu. Inflasi yang lebih rendah membuat konsumen lebih banyak membelanjakan uangnya dan Bank Sentral (The Fed) lebih leluasa melanjutkan upayanya untuk mendukung perekonomian.
Selain itu, indeks sentimen pembangunan rumah juga berada di level tertingginya sejak tahun 2006, hal ini menunjukkan bahwa industri konstruksi membaik.
"Gambaran ekonomi ini memberikan banyak bukti bahwa ekonomi tahan terhadap banyak masalah seperti yang investor khawatirkan, kata Gary Thayer, kepala strategi makro dari Well Fargo Advisors.
Saham pembuat Mattel melonjak 4,9 persen menjadi US$ 37,14 setelah melaporkan bahwa penjualan boneka American Girl dan Fisher-Price mendorong keuntungan perusahaan. Johnson & Johnson naik 75 sen menjadi US$ 69,34 setelah pendapatannya mendekati perkiraan analis. IBM, Intel dan CSX melaporkan labanya setelah perdagangan tutup. Saham Intel naik 2,3 persen menjadi US$ 22,23.
Saham Appel Inc naik US$ 14,36 (2,3 persen) menjadi US$ 649,13 setelah mengirimkan undangan untuk acara peluncuran iPad mini. Saham Citigroup naik 20 sen menjadi US$ 36,86 setelah pengunduran diri secara tiba-tiba CEO Vikram Pandit, yang menjadi penyelemat bank dalam melalui krisis keuangan tahun 2008.
Imbal hasil obligasi pemerintah AS untuk tenor 10 tahun naik menjadi 1,72 persen dari sebelumnya 1,67 persen. Bursa Eropa juga berakhir positif dimotori bursa Prancis naik 2,4 persen dan bursa Jerman menguat 1,6 persen. Mata uang tunggal Uni Eropa juga menguat kembali ke level US$ 1,3 terhadap dolar dari sebelumnya US$ 1,29 di hari sebelumnya.
AP / VIVA B. KUSNANDAR
Anda sedang membaca artikel tentang
Investor Gembira, Dow Jones naik 127 Poin
Dengan url
https://bisnisantaija.blogspot.com/2012/10/investor-gembira-dow-jones-naik-127-poin.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
Investor Gembira, Dow Jones naik 127 Poin
namun jangan lupa untuk meletakkan link
Investor Gembira, Dow Jones naik 127 Poin
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar