Senin, 15 Oktober 2012 | 21:26 WIB
TEMPO.CO, Tegal - Tunggakan beras miskin (raskin) di wilayah kerja Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub Divisi Regional Pekalongan sejak bulan Agustus hingga Oktober ini mencapai Rp 11,5 miliar. Tunggakan ini menjadi beban Bulog untuk menyalurkan beras untuk warga miskin hingga bulan berikutnya.
"Kami kebingungan untuk menutup tunggakan, ini menambah bunga bank yang selama ini membiayai pengiriman beras ke daerah," ujar Kepala Bulog Sub Divisi Regional Pekalongan, Khairul Jaman, Senin 15 Oktober 2012.
Berdasarkan catatannya, tunggakan tertinggi di wilayah kerjanya terjadi di Kabupaten Brebes dengan nilai tunggakan mencapai Rp 4 miliar, sedangkan di daerah lain seperti Kota Pekalongan, Pemalang dan Batang antara Rp 190 juta hingga Rp 1,9 miliar.
Ia mengaku telah menagih secara persuasif, namun hingga saat ini tunggakan tersebut belum terbayar. "Kalau diberikan sanksi dampaknya warga miskin, meski bulog punya hak untuk menghentikan pengiriman beras," ujar Khairul menjelaskan.
Tahun 2012 ini Bulog Sub Drive VI Pekalongan telah keluarkan kuota beras miskin mencapai 85.757 ton per bulan selama 13 bulan mendatang. Warga miskin hanya mendapatkan beban biaya pengiriman senilai Rp 1.600 per kilo gram. Ia mencurigai tunggakan ini disebabkan oleh kepala desa yang malas mengirim ke pemerintah daerah.
"Karena informasi yang masuk ke kami rakyat miskin sudah membayar tunai saat pendistribusian," katanya.
Kepala Bagian Perekonomian Sekretaris Daerah Kabupaten Brebes Iskandar Mirza membantah nilai tunggakan mencapai Rp 4 miliar. Menurut dia, tunggakan yang dialami oleh pemerintah daerah Brebes saat ini hanya Rp 1, 8 miliar. "Itu sampai bulan September lalu," ujar Iskandar.
Ia mengaku, tunggakan pembayaran beras miskin terjadi pada sejumlah kepala desa yang malas, meski begitu ia yakin segera dilunasi sesuai dengan nilai tunggakan. "Biasanya untuk dialihkan untuk bayar pajak, nanti kalau sudah terkumpul dilunasi," katanya.
Iskandar mengaku terus melakukan penagihan sekaligus sosialisasi. Dengan begitu ia menjamin tak akan terjadi tunggakan hingga tahun depan. Selama ini jumlah beras miskin yang digelontorkan di Kabupaten Brebes mencapai 2.994.480 per bulan kilo gram untuk 199.632 rumah tangga sasaran.
EDI FAISOL
Anda sedang membaca artikel tentang
Tunggakan Raskin di Pekalongan Rp 11,5 miliar
Dengan url
https://bisnisantaija.blogspot.com/2012/10/tunggakan-raskin-di-pekalongan-rp-115.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
Tunggakan Raskin di Pekalongan Rp 11,5 miliar
namun jangan lupa untuk meletakkan link
Tunggakan Raskin di Pekalongan Rp 11,5 miliar
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar