Stasiun Pengisian Bulk Elpiji Gampengrejo, Kediri, Jawa Timur, Senin (22/12). Pertamina memperkirakan konsumsi elpiji akan naik menjadi 3 - 3,3 juta ton pada 2009 yang dipicu program konversi minyak tanah ke elpiji. ANTARA/Arief Priyono
Senin, 05 November 2012 | 19:30 WIB
TEMPO.CO, Jakarta -Direktur Jenderal Minyak dan Gas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Evita H Legowo mengkhawatirkan proyek konversi minyak bumi menjadi gas gagal terealisasi. Sebab, anggaran program konversi sebesar Rp 1,8 triliun, untuk pembangunan stasiun pengisian bahan bakar gas pengadaan converter kit, bukanlah anggaran tahun jamak (multi years) di dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2012 .
Sementara tahun anggaran 2012, kata dia, hanya tersisa dua bulan dan program tersebut masih belum terealisasi sepenuhnya. "Karena itu, saya usahakan proyek tersebut diubah menjadi program multi years dengan cara meminta perubahan peraturan presidennya," kata Evita saat ditemui usai acara Development and Deployment of Enchanced Recovery Strategy di Graha Bimasena Senin, 5 November 2012.
Terlebih lagi, Perpres Nomor 64 tahun 2012 yang mengatur program pengadaan converter kit oleh Kementerian ESDM akan berakhir pada tahun ini. Selanjutnya, pengadaan konverter kit akan diteruskan oleh Kementerian Perindustrian. Sedangkan pembangunan SPBG, masih belum diketahui kelanjutannya.
Oleh karena itu, sebelum bulan ini berakhir, Evita berencana untuk menemui Menteri Koordinator Perekonomian dan Menteri Keuangan untuk meminta perubahan perpres dan memasukkan sisa anggaran ke dalam program tahun jamak dalam APBN 2013. Tanpa cara tersebut, lanjutnya, program konversi akan berakhir bersamaan dengan berakhirnya tahun anggaran 2012
Menurut Evita, Menteri Keuangan masih belum setuju ide perubahan program konversi tersebut. "Saya dengar Menteri Keuangan masih keberatan mengubah program ini menjadi program multi years, padahal semestinya tidak keberatan jika mau program ini tetap berjalan," kata Evita.
RAFIKA AULIA
Berita Terpopuler:
Ke DPR, Dahlan: Saya Bawa Nyawa Saya
''Andi dan Anas Akan Mundur Sendiri''
Pemerasan BUMN: Upeti Rp 18 Miliar Merpati ke DPR
Dahlan Serahkan Dua Nama Peminta Upeti BUMN
Risalah Rapat Pokja Hambalang Misterius
Anda sedang membaca artikel tentang
Program Konversi Minyak ke Gas Terancam Gagal
Dengan url
https://bisnisantaija.blogspot.com/2012/11/program-konversi-minyak-ke-gas-terancam.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
Program Konversi Minyak ke Gas Terancam Gagal
namun jangan lupa untuk meletakkan link
Program Konversi Minyak ke Gas Terancam Gagal
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar