Minggu, 11 November 2012 | 05:05 WIB
TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Sekretaris Menteri Badan Usaha Milik Negara, Said Didu, mengatakan, di antara 10 kelompok yang mau mengintervensi BUMN, ada kelompok yang punya andil paling besar.
"Yang paling besar melakukan intervensi adalah penguasa dan orang di sekitar kekuasaan, bukan DPR," ujar Said dalam diskusi bertema "BUMN, Kisah Usang Sapi Perah", di Jakarta, Sabtu, 10 November 2012.
Saat ditanya siapa penguasa yang dimaksud, Said enggan menyebutkan. "Pusat kekuasaan Anda tahu semua dan selalu bermuara ke Kementerian BUMN," ujarnya.
Sebelumnya, Said membeberkan 10 kelompok yang sering mempengaruhi BUMN. Sepuluh kelompok itu adalah penguasa atau yang memiliki kekuasaan; kedua, orang-orang di sekitar kekuasaan; ketiga, partai politik; keempat, politikus; kelima, DPR.
Keenam, oknum media; ketujuh oknum penegak hukum; ke delapan, lembaga swadaya masyarakat (LSM); kesembilan, pemerintah daerah; dan terakhir, para pesaing bisnis.
Said menyebut sepuluh intervensi ini sebagai intervensi non-korporasi. Modus yang dilancarkan, menurut dia, juga bermacam-macam.
Salah satunya adalah bagaimana cara menempatkan seseorang menjadi direktur utama di BUMN. "Kenapa? Karena semua pengeluaran Rp 1 pun di BUMN harus melalui direktur utama dan direktur keuangan. Kalau sudah menempatkan orang di situ, tinggal menunggu panen," ucap Said.
Pengamat parlemen, Sebastian Salang, sejalan dengan Said. "Intervensi terbesar datang dari mereka yang memiliki kekuasaan. Pastilah bukan orang yang tak punya kekuasaan," ujarnya.
Sebastian menilai persoalan intervensi di BUMN tidak sesederhana seperti adanya orang BUMN yang takut dan ada oknum DPR yang berani atau pura-pura berani meminta jatah. "Dengan kekuasaan yang besar, di mana saja, dia tergoda melakukan apa saja. Langkah pertama mendapat keuntungan kecil, lalu tergoda memperoleh keuntungan yang besar," ucapnya.
MARTHA THERTINA
Berita terpopuler lainnya:
10 Kelompok ''Pengganggu'' BUMN Versi Said Didu
Dahlan dan Anggota DPR Diminta Buka-bukaan Soal Bisnisnya
Laporkan Pemeras BUMN ke KPK, Dahlan Pikir-pikir
Inikah Lima Nama yang Disebut Dahlan Iskan?
Dituduh Memeras, Achsanul Tantang Dahlan Lapor KPK
Anda sedang membaca artikel tentang
Said Didu: Intervensi DPR Tak Sebesar yang Ini
Dengan url
https://bisnisantaija.blogspot.com/2012/11/said-didu-intervensi-dpr-tak-sebesar.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
Said Didu: Intervensi DPR Tak Sebesar yang Ini
namun jangan lupa untuk meletakkan link
Said Didu: Intervensi DPR Tak Sebesar yang Ini
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar