Bank Indonesia Solo Konservasi Gedung Lama

Written By Unknown on Selasa, 22 Januari 2013 | 09.35

Selasa, 22 Januari 2013 | 04:17 WIB

TEMPO.CO, Surakarta--Bank Indonesia Solo sejak awal Oktober 2012 sudah menempati gedung baru yang terletak di selatan gedung lama di Jalan Jenderal Sudirman. Setelah menempati gedung baru, maka sebagian bangunan di gedung lama dibongkar.

"Kami hanya mempertahankan bangunan yang benar-benar asli dan cagar budaya," ujar Kepala Perwakilan Bank Indonesia Solo, Doni Joewono kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin, 21 Januari 2013. Bangunan yang lama adalah bekas gedung yang digunakan De Javasche Bank yang dibangun pada 1896.

Doni mengatakan proses pembongkaran bangunan tambahan sudah selesai dilakukan. Bangunan tambahan yang dibangun pada 1970 an diratakan dengan tanah dan akan dijadikan taman. Sedangkan bangunan bekas De Javasche Bank akan dikembalikan keadaannya seperti semula.

"Untuk ruangan dalam, misalnya plafonnya akan dibongkar. Karena zaman dulu tidak ada plafon," katanya. Kemudian sekat-sekat dibongkar dan keadaannya disesuaikan dengan kondisi pada zaman dulu.

Dia mengatakan dulunya di lantai 1 dipakai untuk tempat menyimpan uang atau khazanah. Kemudian lantai dua untuk kegiatan kliring dan akuntan dan lantai paling atas untuk tempat tinggal pimpinan bank. "De Javasche Bank adalah bank sentral tapi komersial," dia menjelaskan.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Solo, Tigor Silalahi mengatakan proses konservasi membutuhkan waktu lama. "Tidak segampang yang dibayangkan," katanya. Sebab pihaknya harus menelusuri beragam literatur untuk mengetahui sejarah pemakaian sebuah ruangan.

Dia menjelaskan proses konservasi berada di bawah Departemen Logistik kantor pusat Bank Indonesia. "Tim dari Jakarta yang melakukan konservasi, termasuk arsiteknya. Kemungkinan proses konservasi butuh waktu sekitar setahun," ucapnya.

Doni memperkirakan butuh anggaran miliaran rupiah untuk konservasi gedung lama BI Solo. Setelah konservasi selesai, pihaknya akan menggunakannya untuk museum atau perpustakaan. "Halaman dan taman bisa dipakai untuk aktivitas masyarakat. Sekadar duduk-duduk atau untuk kegiatan kesenian," katanya.

Namun untuk pemeliharaan, dia memastikan akan tetap dipegang Bank Indonesia. Pihaknya akan merawat dan memelihara gedung BI lama. "Pengelolaan bangunan cagar budaya milik Bank Indonesia tetap dilakukan Bank Indonesia," ujarnya.

UKKY PRIMARTANTYO


Anda sedang membaca artikel tentang

Bank Indonesia Solo Konservasi Gedung Lama

Dengan url

https://bisnisantaija.blogspot.com/2013/01/bank-indonesia-solo-konservasi-gedung.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Bank Indonesia Solo Konservasi Gedung Lama

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Bank Indonesia Solo Konservasi Gedung Lama

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger