Bank Saudara Targetkan Aset Rp 10 Triliun

Written By Unknown on Rabu, 16 Januari 2013 | 09.35

Selasa, 15 Januari 2013 | 22:50 WIB

TEMPO.CO, Bandung -PT Bank Himpunan Saudara 1906, Tbk, menargetkan pertumbuhan aset t hingga Rp 10 triliun tahun ini. Target itu meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencapai Rp 7,3 tiliun. "Nilai asetnya tumbuh 40 persen," kata Direktur Bisnis Bank Saudara Denny N. Mahmuradi, dalam acara pengundian Kilau Bintang 2013 periode ketiga, di Kantor Cabang Utama Bank Saudara, di Bandung, Selasa, 15 Januari 2012.

Menurut dia, pertumbuhan itu mayoritas berasal dari dana pihak ketiga. Pada 2012, dana pihak ketiga yang diraih oleh bank yang mayoritas sahamnya dikuasai oleh pengusaha Arifin Panigoro sebesar 52,92 itu telah mampu melewati target Rp 6,097 triliun dengan nilai pencapaiannya Rp 6,288 triliun."Tahun ini, kami menargetkan dana pihak ketiga sebesar Rp 8 triliun," kata Denny.

Pertumbuhan itu, kata Denny, didukung oleh 103 kantor cabang yang tersebar di Jawa dan Bali. Untuk meningkatkan pertumbuhan aset dan pelayanan kepada nasabahnya, tahun ini Bank Saudara akan menambah kantor cabangnya menjadi 116 unit di beberapa kota besar seperti di Bandung, Surabaya, Palembang. "Termasuk membuka kantor cabang di Makassar. Ini adalah kesempatan kami sebagai pembuka jalan ke Indonesia Timur," ujarnya.

Pertumbuhan aset Bank Saudara, Denny menjelaskan, didominasi oleh kredit konsumer sebesar 70 persen, penyaluran kredit UMKM 15 persen, dan sisanya kredit korporasi, kredit pensiunan serta kredit pegawai.  "Khusus kredit pensiunan,orientasinya memberikan nilai tambah terhadap uang pensiun untuk diinvestasikan ke produk yang memiliki nilai produktif," ucap Denny.

Untuk menggarap sektor kredit pensiunan, menurut Denny, Bank Saudara bekerja sama dengan BUMN, Asabri, Taspen, dan Dapen.  "Para pensiunan bisa menginvestasikan uangnya di unit usaha, sebab kita bisa memediasi mereka  dengan asosiasi franchise Indonesia," katanya.

Dengan mengambil kredit waralaba, kata Denny,  pensiunan bisa punya unit usaha, seperti usaha franchise. Misalnya dengan hanya modal antara Rp 20-50 juta, para pensiunan bisa memiliki usaha yang akan menopang hidupnya tanpa harus bergantung kepada keluarganya. "Saat ini sudah sekitar 70 ribu pensiunan menjadi kreditur Bank Saudara," ujar Denny. Kredit pensiunan ini rata-rata antara Rp 50-75 juta, tapi plafon yang tersedia hingga  Rp 300 juta.

Bagi pensiuan yang belum memiliki rumah, Bank Saudara juga memiliki program  KPH (Kredit Pemilikan Hunian). Denny menjelaskan, jika pada KPR batas usianya hingga 55 tahun, justru kredit untuk pensiun batas usianya mulai 55 hingga 71 tahun. "Kredit pensiunan ini tingkat kemacetan kreditnya sangat rendah, dan sangat aman karena kita bekerja sama dengan institusi pengelola dana pensiun," kata Denny.

ENI SAENI


Anda sedang membaca artikel tentang

Bank Saudara Targetkan Aset Rp 10 Triliun

Dengan url

https://bisnisantaija.blogspot.com/2013/01/bank-saudara-targetkan-aset-rp-10.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Bank Saudara Targetkan Aset Rp 10 Triliun

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Bank Saudara Targetkan Aset Rp 10 Triliun

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger