Indeks Siap Melesat di Awal Tahun

Written By Unknown on Rabu, 02 Januari 2013 | 09.35

Rabu, 02 Januari 2013 | 07:12 WIB

TEMPO.CO, Jakarta - Saham-saham yang berorientasi konsumsi domestik, seperti konstruksi, properti, infrastruktur, dan konsumer, masih menjadi penggerak indeks pada 2013.

Analis dari PT Universal Broker Indonesia, Satrio Utomo, memperkirakan pergerakan indeks selama 2013 masih akan didominasi saham-saham yang berorientasi domestik. "Tahun 2013, investor masih akan menanamkan investasinya di sektor-sektor seperti konstruksi, properti, infrastruktur, dan konsumer," katanya.

Saham-saham di atas cenderung defensif terhadap resesi ekonomi global karena mengandalkan terus tumbuhnya konsumsi masyarakat sebagai dampak fundamental ekonomi dalam negeri yang kuat. Ketika saham-saham sektor komoditas berjatuhan di pasar modal, saham-saham sektor konstruksi, properti, infrastruktur, dan konsumer, berhasil menopang indeks.

Memasuki Januari, indeks biasanya akan menguat. Kenaikan ini merespons hasil laporan keuangan emiten dan investor yang kembali menyusun portofolionya. "Akumulasi saham oleh investor akan mulai terlihat sejak hari perdagangan pertama pada 2013 hingga pertengahan Februari," kata Satrio.

Dari pasar global, sentimen positif kembali menyeruak setelah pemerintah Amerika Serikat dan Kongres berhasil menemui kesepakatan guna menghindari jurang fiskal. Meredanya isu jurang fiskal membuat bursa Amerika dan Eropa ditutup cerah pada akhir tahun.

Hari ini, indeks diperkirakan menguat seiring sentimen positif dari bursa global serta kemungkinan dibukanya perdagangan di bursa oleh pejabat negara. Indeks akan bergerak pada kisaran 4.290-4.370 dengan prediksi pada akhir tahun akan mencapai 5.000.

Dia merekomendasikan untuk mengoleksi saham-saham yang berorientasi domestik, sementara peluang saham komoditas untuk menguat kembali masih menunggu pulihnya ekonomi Amerika dan Cina. "Jangan lewatkan saham Astra Internasional, Unilever, Modern Land, Semen Gresik, Bukit Asam, serta Mitra Adiperkasa," tuturnya.

Indeks harga saham gabungan di Bursa Efek Indonesia dalam perdagangan akhir tahun lalu ditutup pada level 4.316,68. Sepanjang 2012, indeks telah menguat sebesar 494,69 poin (12,9 persen) dari posisi 30 Desember 2011 yang pada level 3.821,99.

PDAT | M. AZHAR


Anda sedang membaca artikel tentang

Indeks Siap Melesat di Awal Tahun

Dengan url

https://bisnisantaija.blogspot.com/2013/01/indeks-siap-melesat-di-awal-tahun.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Indeks Siap Melesat di Awal Tahun

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Indeks Siap Melesat di Awal Tahun

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger