Senin, 18 Februari 2013 | 19:56 WIB
TEMPO.CO, Jakarta - PT Bank Danamon Tbk. sepanjang 2012 lalu membukukan laba bersih setelah pajak konsolidasi sebesar Rp 4 triliun. Angka ini tumbuh 22 persen dibanding tahun sebelumnya sebesar Rp 3,29 triliun. Pertumbuhan ini didukung oleh peningkatan kredit di segmen mass market, usaha kecil menengah, dan komersial.
"Pertumbuhan yang signifikan ini terutama sebagai dampak dari iklim ekonomi Indonesia yang kondusif sehingga perbankan terus bertumbuh," kata Direktur Utama Bank Danamon, Henrico dalam konferensi pers di kantornya pada Senin, 18 Februari 2013.
Direktur Keuangan Bank Danamon, Vera Eve Liem, menjelaskan, total kredit Danamon hingga akhir 2012 telah mencapai Rp 116,4 triliun atau tumbuh sebesar 14 persen dibanding tahun 2011 sebesar Rp 101,7 triliun. "Dari total kredit Danamon, 66 persen merupakan kredit untuk sektor produktif," ujar Vera. Danamon mengklaim pencapaian ini telah melampaui amanah Bank Indonesia minimal 65 persen.
Segmen mass market yang mencakup 57 persen total portofolio kredit Bank Danamon, berhasil mencatat pertumbuhan sebesar 11 persen menjadi Rp 66,1 triliun. Penyaluran kredit ini, di antaranya penyaluran kredit kepemilikan kendaraan bermotor yang tumbuh sebesar 10 persen menjadi Rp 45,6 triliun, kredit UKM dan komersial yang tumbuh 26 persen menjadi Rp 30,5 triliun, segmen wholesale tumbuh 1 persen menjadi Rp 12,6 triliun, dan segmen consumer banking tumbuh 26 persen menjadi Rp 7,1 triliun.
Untuk total pendanaan, Bank Danamon berhasil menghimpun Rp 107,6 triliun atau tumbuh sebesar 3 persen dibanding sebelumnya. Pertumbuhan pendanaan ini ditopang oleh pertumbuhan pesat layanan giro sebesar 22 persen menjadi Rp 15,9 triliun dan tabungan sebesar tumbuh 16 persen menjadi Rp 27,3 triliun. "Sementara deposito turun 6 persen menjadi Rp 48,6 triliun," ujar Vera.
Penurunan deposito ini, menurut Vera merupakan bagian dari strategi korporasi untuk mengurangi dana mahal. "Kalau Anda ingat tahun 2011, Adira menerbitkan dua kali obligasi. Nah, obligasi ini sifatnya jangka panjang dengan suku bunga tetap, sehingga balance deposit ini harus kami turunkan agar tidak kelebihan likuiditas," ujar Vera menjelaskan.
AYU PRIMA SANDI
Anda sedang membaca artikel tentang
2012, Danamon Bukukan Laba Rp 4 Triliun
Dengan url
https://bisnisantaija.blogspot.com/2013/02/2012-danamon-bukukan-laba-rp-4-triliun.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
2012, Danamon Bukukan Laba Rp 4 Triliun
namun jangan lupa untuk meletakkan link
2012, Danamon Bukukan Laba Rp 4 Triliun
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar