Kamis, 28 Maret 2013 | 03:01 WIB
TEMPO.CO , Jakarta:Kepala Pusat Studi Ekonomi dan Kebijakan Publik Universitas Gadjah Mada, Tony Prasentiantono, mengingatkan Menteri Keuangan yang baru hanya punya waktu 1 tahun - 1,5 tahun menjabat. Harus dipastikan sosok pilihan Presiden adalah orang yang sudah paham seluk beluk tugas di Kementerian Keuangan. "Tak ada kemewahan untuk belajar dan beradaptasi," ujar Tony kepada Tempo, Rabu, 27 Maret 2013.
Menteri Keuangan Agus Martowardoyo terpilih sebagai Gubernur Bank Indonesia, sehingga Presiden harus segera mencari penggantinya.
Tony menilai sosok paling cocok sebagai menteri keuangan adalah Gubernur BI Darmin Nasution. "Dia pernah menjabat banyak posisi strategis di Kemenkeu sebagai Dirjen Pajak, Kepala Bapepam dan Dirjen Lembaga Keuangan," ucapnya.
Darmin juga dinilai sebagai sosok yang memiliki integritas kuat dan sudah dikenal pasar. Selain Darmin, Tony menyebut sejumlah nama alternatif seperti Fuad Rahmany, Chatib Basri, Gita Wirjawan, dan Mahendra Siregar.
Ia menjelaskan, Menteri Keuangan baru punya tiga tantangan besar. Tantangan pertama, memberi masukan dan meyakinkan Presiden bahwa subsidi energi tahun ini bakal jebol di level Rp 320 triliun. Bahan Bakar Minyak bersubsidi perlu naik Rp 6000 per liter. Jika ingin melindungi kelompok bawah, BBM bersubsidi sebaiknya hanya boleh dikonsumsi oleh pengguna sepeda motor dengan harga tetap Rp 4500 per liter. "Sudah tidak masuk akal dan dapat mengganggu fiscal sustainability," ujarnya.
Tantangan kedua, absorpsi anggaran yang rendah. "Ini harus didorong melalui disiplin jadwal perencanaan dan pelelangan proyek di kementerian dan lembaga pemerintah," ucapnya. Tantangan ketiga, penerimaan pajak. Penerimaan pajak harus naik dari posisi tahun 2012 yang baru mencapai Rp 980 triliun, tujuannya untuk mengurangi tambahan utang baru pemerintah.
MARTHA THERTINA
Topik Terhangat: Kudeta || Serangan Penjara Sleman || Harta Djoko Susilo || Nasib Anas
Berita Lainnya:
Firasat Buruk Pemindahan Tahanan Lapas Sleman
Penyerangan LP Sleman Terencana, Ini Indikasinya
BIN: Senjata Penyerang LP Sleman Bukan Standar TNI
Siapa Tak Trauma Lihat Serangan Penjara Sleman
Anda sedang membaca artikel tentang
Ekonom UGM: Menkeu Harus Siap Kerja
Dengan url
https://bisnisantaija.blogspot.com/2013/03/ekonom-ugm-menkeu-harus-siap-kerja.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
Ekonom UGM: Menkeu Harus Siap Kerja
namun jangan lupa untuk meletakkan link
Ekonom UGM: Menkeu Harus Siap Kerja
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar