Kamis, 14 Maret 2013 | 07:25 WIB
TEMPO.CO, Jakarta --PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyatakan, dari dana "public service obligation" (PSO) Rp 704 miliar, perseroan hanya mengajukan Rp 285 miliar. "Dengan ketentuan, seluruh kereta api (KA) ekonomi di-AC-kan," kata Kepala Humas KAI, Mateta Rijalulhaq, saat ditemui di sela-sela silaturahmi di Hotel Dharmawangsa, Rabu malam, 13 Maret 2013.
PT KAI mentargetkan akan menghapus semua KA ekonomi nonAC dan menggantinya dengan rangkaian berAC pada Lebaran tahun ini. Mateta mengatakan, kelebihan PSO dapat dialihkan untuk kereta perintis, dengan catatan seluruh kereta ekonomi jarak jauh yang masih nonAC diubah menjadi KA berAC. Saat ini PT KAI telah mengerjakan pemasangan AC pada 70 persen rangkaian KA yang ada.
Mateta menyebut PT KAI sebelumnya mengoperasikan lebih dari 1.000 rangkaian KA di Jawa dan Sumatera. Dengan pemasangan AC di seluruh rangkaian KA Ekonomi, ia menuturkan, nantinya pasti akan dilakukan penyesuaian tarif. Ia pun berharap nantinya pemerintah menetapkan ketentuan untuk para penumpang yang tidak mampu.
"Pemerintah tinggal mensubsidi dan membuatkan kartu miskin, misalnya," ucap Mateta. Ia pun memberi contoh. Jika tarif KA Rp 150 ribu, PT KAI memberlakukan Rp 45 ribu untuk penumpang tidak mampu. Kemudian selisih tarif tersebut ditagihkan kepada pemerintah.
Ia menilai tingkat keterisian atau okupansi KA Ekonomi tidak akan berkurang dengan penyesuaian tarif karena pemasangan AC. Malahan, kata dia, penumpang berani membayar tarif yang lebih tinggi, hingga Rp 150 ribu, untuk dapat menikmati fasilitas tersebut. Mateta mengungkapkan, rencana pemasangan AC pada KA Ekonomi nonAC sudah mulai diterapkan pada masa angkutan Lebaran 2012.
"Cuma belum satu rangkaian," ujarnya. Saat itu, baru ada tiga dari tujuh gerbong dalam satu rangkaian yang dipasangi AC. Ia menyatakan pemasangan AC harus dilakukan bertahap. Apabila dilakukan sekaligus, kata dia, maka ketersediaan KA yang dioperasikan akan terganggu.
MARIA YUNIAR
Baca juga:
Prabowo: Negara Ini Sedang Sakit
Soal Hercules, Kapolda: Tak Usah Gentar!
KPK Usut Pertemuan Bambang cs
Kasus Harrier Anas, KPK Periksa Dua Perwira Polisi
Anda sedang membaca artikel tentang
Kereta Ekonomi Non AC Bakal Dihapuskan
Dengan url
https://bisnisantaija.blogspot.com/2013/03/kereta-ekonomi-non-ac-bakal-dihapuskan.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
Kereta Ekonomi Non AC Bakal Dihapuskan
namun jangan lupa untuk meletakkan link
Kereta Ekonomi Non AC Bakal Dihapuskan
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar