Petugas memperkenalkan kartu Commet (Commuter Electronic Ticket) sebagai pengganti tiket kartu trayek bulanan (KTB) atau kartu langganan sekolah (KLS) kereta rel listrik (KRL) Commuter Jabodetabek di Stasiun Juanda, Jakarta. Tempo/Tony Hartawan
Jum'at, 29 Maret 2013 | 04:46 WIB
TEMPO.CO , Jakarta:Kementerian Perhubungan akan menggunakan data penerima bantuan langsung tunai sebagai basis data pemberian kartu e ticket commuter line khusus masyarakat berpenghasilan rendah. "Data itu sudah ada di Kantor Wakil Presiden dan siap digunakan," kata Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan, Bambang S. Ervan, saat dihubungi Kamis, 28 Maret 2013.
Selain menggunakan basis data penerima bantuan langsung tunai, kata Bambang, Kementerian Perhubungan menggunakan data masyarakat penerima bantuan sosial dari pemerintah daerah, semisal kartu keluarga miskin. Data pemerintah pusat dan pemerintah daerah akan menjadi verifikator masyarakat yang berhak menerima e-ticket commuter line khusus.
"Jadi tidak semua orang yang mendaftar untuk menerima kartu e ticket khusus bisa langsung mendapatkan kartu itu," kata Bambang. Ia mengatakan Kementerian dan pemerintah daerah akan tetap memverifikasi ulang setiap permohonan berdasarkan data-data tersebut dan melakukan pengecekan di lapangan.
Sebelumnya, PT Kereta Api Indonesia memutuskan untuk mengganti seluruh kereta rel listrik ekonomi non berpendingin udara menjadi commuter line AC dengan skema tarif tunggal. Namun khusus masyarakat berpenghasilan rendah, Kementerian Perhubungan akan memberikan subsidi langsung yang diberikan melalui kartu e ticket commuter line.
Subsidi langsung tersebut berupa potonga harga tiket kereta untuk masyarakat berpenghasilan rendah yang membeli tiket dengan menggunakan kartu e ticket commuter line. Hal ini dilakukan agar masyarakat berpenghasilan rendah tetap dapat mengakses commuter line walau teah diberlakukan tarif tunggal.
"Oleh sebab itu, skema subsidi langsung ini harus dilakukan saat sistem e ticket sudah berjalan seluruhnya," kata Bambang. Ia menjelaskan, PT KAI Commuter Jabodetabek saat ini tengah menyiapkan sistem tersebut dan ditergetkan bisa beroperasi pada April mendatang. Setelah itu pemberian kartu e ticket khusus akan diberikan kepada masyarakat berpenghasilan rendah sekitar Juni-Juli.
RAFIKA AULIA
Berita Terkait
Tiket Kereta Anak Disamakan dengan Dewasa
Tak Kebagian Tiket, Calon Penumpang Kereta Ngamuk
Tiket Kereta Ekonomi Juga Ludes
Jelang Natal, Tiket di Stasiun Senen Ludes
Topik Terhangat Tempo: Serangan Penjara Sleman || Adi Vs Eyang Subur || Harta Djoko Susilo ||Agus Martowardojo
Anda sedang membaca artikel tentang
Penerima E-Ticket Commuter Line Merujuk pada BLT
Dengan url
https://bisnisantaija.blogspot.com/2013/03/penerima-e-ticket-commuter-line-merujuk.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
Penerima E-Ticket Commuter Line Merujuk pada BLT
namun jangan lupa untuk meletakkan link
Penerima E-Ticket Commuter Line Merujuk pada BLT
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar