TEMPO.CO, Yogyakarta - Aktivitas keberangkatan maupun kedatangan pesawat di Bandara Adisucipto Yogyakarta sempat terhenti dua jam akibat aspal jalur landasan pesawat mengelupas pada Kamis, 11 April 2013. Pelaksana Tugas Sementara Generail Affair and Communication Section Head PT Angkasa Pura I Bandara Adisucipto, Putri Citra Iriani, mengatakan aktivitas operasional pesawat dihentikan sejak muncul laporan landasan rusak pada pukul 08.15 pagi. "Perbaikan selesai pada pukul 09.50 dan aktivitas bandara kemudian normal kembali," kata dia.
Menurut Putri, landasan yang aspalnya mengelupas itu berada di jalur Runaway 09. Jalur pesawat ini lokasinya di bagian ujung paling barat landasan Bandara Adisucipto. "Letaknya dekat dengan kawasan Janti (kawasan di barat Bandara)," kata dia.
Sebenarnya, kata dia, tim teknis Bandara Adisucipto sudah melakukan pemeriksaan rutin kondisi jalur landasan pesawat pada Rabu malam. Namun, pada pukul 08.15, mendadak ada informasi dari bagian pemantauan jalur landasan, sebagian aspal jalur Runaway 09 mengelupas. "Pihak Lanud Adisucipto langsung menghentikan aktivitas keberangkatan dan kedatangan demi keamanan," ujar dia.
Dia mengaku tidak mengetahui detail kerusakan. Namun, Putri memastikan tidak ada informasi yang menyebut jalur landasan pesawat retak. "Informasinya hanya aspal landasan mengelupas, dan tim teknis langsung memperbaikinya," kata dia.
Akibat kerusakan aspal landasan ini, ada lima maskapai yang jadwal penerbangannya mengalami delay atau keterlambatan. Maskapai itu adalah Wings Air dengan tujuan Surabaya, Merpati Airlines dengan tujuan Bandung, Lion GT552 dan Garuda 203 tujuan Jakarta, serta Air Asia dan Garuda 250 yang akan berangkat menuju Denpasar. "Kedatangan pesawat juga ditahan sementara, pesawat terakhir yang datang ialah Express Air dari Pontianak," ujar dia.
Kerusakan landasan pacu pesawat ini, kata dia, sudah diinformasikan ke semua pengunjung sebagai penyebab keterlambatan. Putri memastikan kerusakan aspal landasan pesawat ini hanya soal teknis. Kerusakan seperti ini, kata dia, sudah sering terjadi di banyak bandara lain yang biasa disebabkan oleh efek pergantian musim atau pun kualitas aspal yang sudah buruk. "Di Bandara Makasar dan Denpasar kemarin juga sempat terjadi," kata dia.
Kuncoro Harto Widodo, Kepala Pusat Studi Transportasi dan Logistik (Pustral) UGM menilai kerusakan jalur landasan menjadi masalah besar bagi pelayanan penumpang sebab hanya ada satu jalur di Bandara Adisucipto. Kata dia semestinya kerusakan teknis seperti ini tak menimbulkan persoalan jika bandara memiliki jalur cadangan. "Ini perlu dipikirkan serius oleh Angkasa Pura mengingat jumlah pemakai sarana pesawat untuk transportasi terus menanjak," kata dia.
ADDI MAWAHIBUN IDHOM
Topik terpopuler:
Sprindik KPK | Partai Demokrat | Serangan Penjara Sleman | Harta Djoko Susilo |Nasib Anas
Berita lainnya:
Kisah 'Memalukan' Persibo Bojonegoro di Hong Kong
Video 'Damai' di Bea Cukai Bali Muncul di YouTube
Cucu Soeharto Segera Diadili
Usai Diperiksa KPK, Konsultan Pajak Kecebur Got
'Janganlah Sedikit-sedikit Pak Ahok'
Anda sedang membaca artikel tentang
Landasan Rusak, Bandara Adisucipto Tutup Dua Jam
Dengan url
https://bisnisantaija.blogspot.com/2013/04/landasan-rusak-bandara-adisucipto-tutup.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
Landasan Rusak, Bandara Adisucipto Tutup Dua Jam
namun jangan lupa untuk meletakkan link
Landasan Rusak, Bandara Adisucipto Tutup Dua Jam
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar