TEMPO.CO, Jakarta - Setelah menembus level psikologi 5.012,638, indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia masih berpotensi menguat. Aksi beli investor asing dan rencana pembagian dividen cukup untuk menggairahkan bursa di akhir pekan.
Analis dari PT Batavia Prosperindo Sekuritas, Julio Parningotan, mengatakan musim pembagian dividen emiten bulan ini masih menjadi pemicu utama kenaikan IHSG. Animo beli dari investor asing yang masih cukup besar seiring dengan berlimpahnya likuiditas di pasar merupakan dampak dari kebijakan stimulus moneter Amerika Serikat (QE3). Walhasil, dana asing terus mengalir ke bursa domestik dan mengerek IHSG naik.
Saham pelat merah, seperti Bank BRI (BBRI), Bank Mandiri (BMRI),Perusahaan Gas Negara ( PGAS), kembali menjadi incaran pemodal karena biasanya mereka membayar dividen yang cukup besar kisaran 30-50 persen dari laba perusahaan. "Sedangkan PT Telkom (TLKM) mengalami aksi ambil untung setelah naik cukup kencang dalam dua hari terakhir," katanya kepada Tempo.
Direvisinya pertumbuhan dunia oleh Lembaga Moneter Internasional (IMF), yang diumumkan Rabu lalu, justru menguntungkan pasar finansial domestik. Sebab, Indonesia akan tetap menjadi pilihan investasi pemodal asing karena ekonomi domestik masih konsisten tumbuh di atas 6 persen di tengah terkontraksinya ekonomi kawasan Eropa dan rendahnya suku bunga di Amerika.
Julio memprediksi indeks masih berpeluang menguat hingga ke level 5.030-5.050 di tengah banyaknya emiten yang akan membagikan dividen. Namun investor juga harus tetap mewaspadai adanya kemungkinan aksi ambil untung yang bisa menekan indeks. Saham-saham yang berbasis konsumsi domestik masih akan menjadi pilihan investor.
Di tengah kondisi yang terus membaik, Batavia Prosperindo menargetkan indeks saham bisa mencapai level tertingginya hingga ke 5.200 hingga akhir tahun. "Berlimpahnya likuiditas di pasar, ekonomi Indonesia yang tetap tumbuh di atas 6 persen, serta kinerja keuangan emiten yang juga bertumbuh akan menjadi katalis positif bagi indeks untuk menuju ke sana."
VIVA B. KUSNANDAR
Anda sedang membaca artikel tentang
Setelah Tembus 5.000, IHSG Bakal Terus Menguat
Dengan url
https://bisnisantaija.blogspot.com/2013/04/setelah-tembus-5000-ihsg-bakal-terus.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
Setelah Tembus 5.000, IHSG Bakal Terus Menguat
namun jangan lupa untuk meletakkan link
Setelah Tembus 5.000, IHSG Bakal Terus Menguat
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar