Jeff Bezos Menuju Washington Post

Written By Unknown on Minggu, 11 Agustus 2013 | 09.35

Jeff Bezos, pendiri Amazon.com, merogoh kocek hingga US$ 42 juta atau sekitar Rp 411 miliar untuk membuat jam yang bisa bertahan hingga 10 ribu tahun ke depan. Jam jangka panjang ini akan dibuat di Texas. REUTERS/Shannon Stapleton

TEMPO.CO , Jakarta:CEO Amazon Jeff Bezos telah menjadi fenomena global dan menjadi salah satu orang terkaya sejagat. Pria kelahiran Albuquerque, New Mexico, pada 12 Januari 1964 diadopsi saat berusia empat tahun setelah ibunya menikah lagi. Bezos kemudian besar di Houston, Texas; dan Miami, Florida.

Lulus ilmu komputer dan teknik elektro di Princeton University, Bezos meraih karir yang sukses di Wall Street. Ia bekerja di bidang komputer untuk perusahaan perbankan dan investasi.

Bezos mendirikan Amazon pada 1994 setelah pindah dari New York ke Seattle. Dia membangun situs Amazon dari garasinya. Dari awal Bezos menekankan bahwa tujuannya untuk lebih fokus pada konsumen daripada kompetitor. Bezos menjadikan Amazon sebagai pelopor.

Bezos berkomentar, "Ada dua jenis perusahaan. Pertama, perusahaan yang bekerja untuk mengisi lebih banyak dan kedua, perusahaan yang bekerja untuk mengisi kekurangan. Kami akan jadi yang kedua."

Pada Juli 1995, Amazon menjual online buku pertama, Fluid Concepts and Creative Analogies: Computer Models of the Fundamental Mechanisms of Thought.  Dua tahun kemudian Amazon sudah masuk ke pasar saham. Sahan perdana Amazon dijual pertama kalinya. Hanya perlu lima tahun bagi perusahaan itu untuk mengumumkan masa paling menguntungkan.

Bezos pernah hampir mati. Pada 2003, sebuah kecelakaan helikopter terjadi di Texas. Saat itu ia terbang untuk menemukan lokasi perusahaan ekplorasi luar angkasa, Blue Origin yang didirikannya pada 2004.

Dia kemudian menggebrak lagi. Bezos membuat proyek untuk mengatasi masalah mesin Apollo 11, dalam rangka pendaratan di bulan. Perusahaan itu terletak di Samudera Atlantik.

Bezos menikah dengan novelis Mackenzie dan memiliki empat anak.

Kini Bezos merambah bisnis media. Ia membeli media yang legendaris di Amerika Serikat, The Washington Post. People of the Year 1999 majalah Time ini cukup mengeluarkan duit US$ 250 juta atau sekitar Rp 2,5 triliun demi bisnis baru itu.

BBC | APRILIANI GITA FITRIA


Anda sedang membaca artikel tentang

Jeff Bezos Menuju Washington Post

Dengan url

https://bisnisantaija.blogspot.com/2013/08/jeff-bezos-menuju-washington-post_11.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Jeff Bezos Menuju Washington Post

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Jeff Bezos Menuju Washington Post

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger