TEMPO.CO, Jakarta-Direktur Utama PT KAI Commuter Jabodetabek KCJ) Tri Handoyo  menyatakan E-Ticketing Monitoring Center (EMC) akan dibangun di 67 stasiun. "Yang mengoperasikan 389 gate dan 270 titik point of sales(POS)," katanya dalam peresmian EMC, Senin, 30 September 2013.
PT Telekomunikasi Indonesiaa (Telkom) melalui PT Sigma Cipta Caraka (Telkomsigma) membangun sistem e-ticketing yang digunakan PT Kereta Api Indonesia (KAI). Sistem tersebut diimplementasikan di kantor KCJ. Sistem ticketing yang berbasis teknologi informasi digunakan bagi penumpang komuter di Jabodetabek.
Menurut Tri,  pembangunan sistem e-ticketing dimulai pada awal tahun ini. Proyek tersebut dilanjutkan dengan pengoperasian tiket single dan multi-trip dengan sistem tarif progresif mulai 1 September 2013. “Sistem ticketing itu diharapkan dapat meningkatkan layanan bagi sekitar 550 ribu pengguna KRL di Jabodetabek.
Tri menambahkan, peningkatan pelayanan KRL di Jabodetabek masih terus dilakukan, baik untuk sarana maupun prasarana. Ia menyebut, KRL ditargetkan mengangkut 1,2 juta penumpang per hari pada 2019.
PT KCJ Â telah menjalankan program pengadaan KRL secara rutin sejak 2008. Sampai akhir tahun ini, akan ada pembelian 308 unit KRL sampai 2013. "Saat ini jumlahnya sudah bertambah dua kali lipat," ucapnya.
Tri mengatakan PT Â KCJ akan mendatangkan 180 unit KRL untuk pengadaan tahun ini. Seluruh kereta itu akan datang secara bertahap mulai Oktober mendatang.
MARIA YUNIAR
Anda sedang membaca artikel tentang
67 Stasiun Akan Miliki E-Ticketing Monitoring Center
Dengan url
https://bisnisantaija.blogspot.com/2013/09/67-stasiun-akan-miliki-e-ticketing.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
67 Stasiun Akan Miliki E-Ticketing Monitoring Center
namun jangan lupa untuk meletakkan link
67 Stasiun Akan Miliki E-Ticketing Monitoring Center
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar