Bursa Saham Global dan Nilai Tukar Euro Melemah  

Written By Unknown on Selasa, 24 September 2013 | 09.36

TEMPO.CO, New York - Bursa saham global, Senin, 23 September 2013, mencatat penurunan karena adanya ketidakpastian mengenai kebijakan Federal Reserve. Namun, ketidakpastian ini tidak menghapus dampak positif dari terpilihnya kembali Angela Merkel sebagai Perdana Menteri Jerman.

Nilai tukar euro juga melemah dipicu pernyataan Presiden Bank Central Eropa, Mario Draghi, bahwa suku bunga di kawasan Eropa tidak akan berubah atau bahkan akan menjadi lebih rendah dalam kurun waktu yang tidak sebentar. "Ketidakpastian mengenai langkah the Fed membuat para investor berada dalam teritori negatif. Fed hanya memberikan ketidakpastian dan kecemasan pada pasar," kata Deputi Pimpinan Investasi Wells Fargo Private Bank, Ron Florance, seperti dikutip Reuters, Selasa, 24 September 2013.

Indeks Dow Jones Industrian Average ditutup melemah 49,71 poin atau 0,32 persen menjadi 15.401,38, sementara Indeks Standard & Poor's 500 turun 0,47 persen atau 8.07 poin menjadi 1.701,84. Indeks Gabungan Nasdaq juga turun 0,25 persen atau 9,44 poin menjadi 3.765,29. Indeks Eropa FTS Eurofirst 300 melemah 0,5 persen menjadi 1.256,11 sementara indeks MSCI turun 0,3 persen.

Pelemahan bursa saham ini juga diikuti oleh penurunan nilai tukar euro. Nilai tukar euro terhadap dolar melemah 0,2 persen menjadi US$1,3496, dipicu pernyataan Draghi. Akan tetapi, analis pasar senior dari Saxo Bank menyatakan kemenangan Merkel akan menjadi katalis positif untuk mendongkrak nilai tukar euro. "Ini tidak akan terjadi dalam waktu cepat, tapi secara bertahap hal ini akan terjadi," katanya. Nilai tukar dolar Australia menguat 0,5 persen menjadi US$ 0,9443 per dolar.

Indeks harga saham untuk bursa di Asia mengalami kenaikan. Indeks SSEC Shanghai naik 1,3 persen, sementara indeks Taiwan TWII menguat 1 persen. Untuk komoditas, harga minyak mentah jenis Brent turun 1 persen menjadi US$ 108,1 per barel sementara minyak mentah Amerika Serikat turun 1,2 persen menjadi US$ 103,49. Harga emas juga turun 0,3 persen menjadi US$ 1.320,80 per ons.

ANANDA TERESIA I REUTERS 

Berita penting lain:

Sembilan Anggota DPRD NTT Terancam Diberhentikan
Inilah Hasil Blusukan Indra Memburu Garuda Muda
Takut Istri, Obama Berhenti Merokok
Jakarta Berawan Siang Hari, Hujan Malam Hari
Al-Shahab Klaim Warga AS Terlibat Penyanderaan


Anda sedang membaca artikel tentang

Bursa Saham Global dan Nilai Tukar Euro Melemah  

Dengan url

https://bisnisantaija.blogspot.com/2013/09/bursa-saham-global-dan-nilai-tukar-euro.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Bursa Saham Global dan Nilai Tukar Euro Melemah  

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Bursa Saham Global dan Nilai Tukar Euro Melemah  

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger