TEMPO.CO, Jakarta -Analist PT. Panin Sekuritas Tbk, Purwoko memperdiksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia hari ini akan menguat terbatas pada kisaran support-resistance 4.620-4.730. Menurut ia, kenaikan indeks yang tajam kemarin lebih disebabkan penundaan tapering (pengurangan stimulus) oleh bank sentral Amerika Serikat (Federal Reserve - The Fed) dibanding perbaikan makro Indonesia.
"Investor diharap mengingat bahwa penguatan kemarini bukan karena perbaikan makro Indonesia dan tapering cepat atau lambat akan terjadi sehingga penguatan ini bersifat jangka pendek," katanya.
Kemarin ia menjelaskan indeks naik sangat signifikan didorong oleh kejutan dari The Fed yang belum mengumumkan adanya pengurangan stimulus. Ini diluar perkiraan sebelumnya bahwa bank sentral Amerika itu akan melakukan pengurangans stimulus.
The Fed mengungkapkan bahwa mereka memerlukan sinyal yang lebih kalau perbaikan ekonomi yang terjadi saat ini tidak hanya sementara. Selain itu, the Fed mewaspadai kenaikan suku bunga bisa mengancam keberlangsungan pemulihan ekonomi di AS.
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup naik 207.48 poin (4.65 persen) ke 4,670.73 dengan jumlah transaksi sebanyak 19.8 juta lot atau setara dengan Rp12.1 triliun. Tercatat sebanyak 200 saham mengalami penguatan, 56 saham mengalami penurunan, 63 saham tidak mengalami perubahan dan 110 saham tidak diperdagangkan sama sekali.
ANANDA PUTRI
Anda sedang membaca artikel tentang
Indeks Saham Diperkirakan Menguat Terbatas
Dengan url
https://bisnisantaija.blogspot.com/2013/09/indeks-saham-diperkirakan-menguat.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
Indeks Saham Diperkirakan Menguat Terbatas
namun jangan lupa untuk meletakkan link
Indeks Saham Diperkirakan Menguat Terbatas
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar