IHSG Rawan Tergerus Profit Taking  

Written By Unknown on Senin, 28 Oktober 2013 | 09.35

TEMPO.CO, Jakarta - Analis dari PT Universal Broker, Alwi Assegaf, memperkirakan aksi ambil untung (profit taking) bisa menggerus indeks harga saham gabungan (IHSG) pada hari ini, Senin, 28 Oktober 2013.

Sebab, kondisi pasar modal yang cenderung masih berada dalam tren naik memunculkan persepsi investor akan potensi laju indeks dalam jangka panjang. "Kondisi demikian akhirnya membuat investor kemudian melepaskan sedikit posisi untuk melakukan ambil untung," kata dia kepada Tempo.

Alwi memperkirakan IHSG bergerak fluktuatif dengan potensi berlanjutnya profit taking. Batas bawah indeks, kata dia, berada pada level 4.530, sedangkan batas resistan indeks di 4.609. Minimnya sentimen positif membuat investor akan lebih berhati-hati di pasar saham sambil menanti rilis data ekonomi bulan depan.

Menurut Alwi, aksi ambil untung juga dipicu oleh pergerakan harga saham yang cenderung naik selama sepekan terakhir. Imbasnya, tercipta suasana jenuh beli (overbought) di kalangan investor karena harga saham-saham dinilai sudah mulai mahal. "Apalagi seusai rilis kinerja keuangan emiten yang cenderung mengerek harga saham emiten-emiten bagus."

Di sisi lain, pelaku pasar kini mulai melihat dan menanti rilis data-data ekonomi Amerika Serikat yang akan diumumkan pada pekan ini. Sejauh ini, data-data ekonomi masih belum mengejutkan atau masih sesuai dengan ekspektasi. Hanya pesanan barang tahan lama atau durable goods orders bulan Oktober, yang berhasil tumbuh sebesar 3,7 persen, melampaui perkiraan banyak pihak.

Dengan kondisi perekonomian yang masih belum pulih benar, bank sentral Amerika (The Fed) diperkirakan masih menunda pemangkasan stimulus, setidaknya hingga awal tahun depan.

Pelaku pasar juga masih menanti rilis data inflasi dan neraca perdagangan dalam negeri yang diperkirakan masih dalam jalur positif. Beberapa saham yang masih memiliki potensi naik misalnya Bank BRI, Indofood CBP, Indocement Tunggal Perkasa, Semen Indonesia, Bank BNI, dan Charoen Pokphand Indonesia.

MEGEL JEKSON

Terpopuler
Ini Agenda Aksi FPI Menolak Lurah Susan
FPI Akan Demo Jokowi Soal Lurah Susan
Tanah Ahli Waris Adam Malik Dijual Rp 350 Miliar
Kronologi Penyiraman Air Keras Barry Saint Loco
Jokowi Kejar-kejar Pelari Kenya
Kabar Anak Terjatuh di Gandaria City Hoax
Acara Silaturahmi Korban 65 Diserang FAKI
Barry Saint Loco Akan Dibawa ke Jakarta Siang Ini
Jakarta Marathon Bikin Macet, Jokowi: Biasanya Juga Macet
Tak Hanya Susan, FPI Juga Bidik Lurah Grace


Anda sedang membaca artikel tentang

IHSG Rawan Tergerus Profit Taking  

Dengan url

https://bisnisantaija.blogspot.com/2013/10/ihsg-rawan-tergerus-profit-taking.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

IHSG Rawan Tergerus Profit Taking  

namun jangan lupa untuk meletakkan link

IHSG Rawan Tergerus Profit Taking  

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger