Bursa Asia Diprediksi Stagnan Hari Ini

Written By Unknown on Kamis, 28 November 2013 | 09.35

TEMPO.CO, Tokyo - Bursa saham Asia diprediksi stagnan pada Kamis 28 November 2013, walaupun bursa saham Jepang akan mengulangi pencapaian bulan Mei lalu yaitu menduduki level tertinggi dalam 5,5 tahun terakhir setelah nilai tukar yen merosot karena rilis data ekonomi Amerika yang positif.

Secara tidak terduga angka pengangguran di Amerika Serikat turun pekan lalu. Tingkat kepercayaan konsumen menurut Thomson Reuters/University of Michigan juga meningkat. "Data ekonomi Amerika sangat mendukung dikeluarkannya kebijakan tapering terlepas dari data produksi barang dan jasa yang tidak begitu baik," kata analis pada G10 FX, Citigroup, Steven Englander, seperti dikutip laman Reuters, Kamis, 28 November 2013.

Seiring jatuhnya nilai tukar yen, indeks Nikkei Tokyo, N225 diprediksi naik pada sesi pembukaan dan ditutup mendekati level tertinggi dalam 5,5 tahun terakhir seperti yang terjadi pada Mei lalu. Bursa berjangka Nikkei sendiri naik 1,1 persen. Indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang sedikit berubah. Rabu malam, indeks Dow Jones dan indeks Standard & Poor's 500 ditutup pada rekor tinggi sementara indeks Nasdaq ditutup dalam level tertinggi pada 13 tahun terakhir.

Nilai tukar dolar stabil pada level US$1,3756 per euro. Level ini merupakan yang terendah dalam empat pekan, dipicu kabar dari koalisi dua partai besar di Jerman. Harga minyak mentah mencapai US$92,3 per barel, turun 1,5 persen. Harga emas stagnan pada level US$1.238 per ounce setelah turun 0,4 persen.

Englander mengatakan investor akan fokus pada data-data ekonomi lain yang akan dirilis pekan depan yaitu data pasar tenaga kerja. Banyak investor juga berharap bahwa the Fed akan mulai memberlakukan kebijakan tapering pada kuartal pertama tahun depan jika kondisi ekonomi Amerika terus pulih.

"Terkait kebijakan tapering dan nilai tukar dolar, kita terkekang dengan kondisi pasar yang pesimis terhadap kebijakan tapering di bulan Desember atau Januari. Investor fokus pada dirilisnya pasar tenaga kerja pekan depan," katanya. Nilai tukar dolar terhadap yen naik 0,1 persen mencapai102,25 yen. Hingga bulan ini, dolar sudah naik 0,8 persen terhadap yen.

ANANDA TERESIA | REUTER

Berita Terpopuler

Duit Rp 300 Triliun Dibakar Sia-sia  

Gubernur BI Lontarkan Ide Deposito Bebas Pajak  

Angkasa Pura: Penerbangan Malam Belum Optimal  

Pertemuan WTO Bali Terancam Buntu  

Hadapi CSKA, Bayern Turunkan Skuad Terbaik


Anda sedang membaca artikel tentang

Bursa Asia Diprediksi Stagnan Hari Ini

Dengan url

https://bisnisantaija.blogspot.com/2013/11/bursa-asia-diprediksi-stagnan-hari-ini.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Bursa Asia Diprediksi Stagnan Hari Ini

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Bursa Asia Diprediksi Stagnan Hari Ini

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger