TEMPO.CO, Jakarta - Sektor asurasi umum diprediksi akan mengalami perlambatan. Menurut Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Julian Noor, hal ini disebabkan premi asuransi umum mayoritas berasal dari industri properti dan otomotif. Kedua industri itu sangat dipengaruhi kondisi ekonomi, mengingat sebagian besar komponennya masih impor.
"Jika kurs dolar naik dan kondisi ekonomi kurang bagus, bisa menyebabkan daya beli masyarakat menurun," kata Julian, Kamis, 12 Desember 2013. Sehingga, ia menambahkan, permintaan kendaraan dan properti akan turun. Akibatnya, jumlah premi perusahaan asuransi pun berkurang,"
Menurut Julian, jika kurs dolar naik, perusahaan asuransi akan tergoda menukar mata uang yang disimpannya dalam bentuk rupiah. Sehingga nilai premi yang didapat meningkat dari selisih kurs.
Padahal berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan, perusahaan asuransi jiwa harus menjaga kesehatan risk base capital dengan menyamakan antara mata uang yang disimpan dengan pembayaran premi yang digunakan.
Berdasarkan komposisi investasi asuransi umum, sebagian besar berupa deposito dan reksadana. Hal ini wajar karena dengan deposito, penyiapan dana kepada penanggung premi bisa lebih cepat. Meski, kelemahannya, tidak memberikan imbal hasil optimum.
Untuk mengantisipasi kondisi perekomian ke depan, Julian menyarankan, industri asuransi melakukan diversifikasi jenis asuransi yang dipakai. Juga memperbanyak sektor asuransi mikro kepada kalangan menengah ke bawah. Sebab asuransi mikro tidak terlalu sensitif terhadap perekonomian global. Berbeda dengan jenis asuransi deposito yang sangat tergantung pada kondisi ekonomi suatu negara.
GALVAN YUDISTIRA
Anda sedang membaca artikel tentang
Asuransi Umum Diprediksi Melambat
Dengan url
https://bisnisantaija.blogspot.com/2013/12/asuransi-umum-diprediksi-melambat.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
Asuransi Umum Diprediksi Melambat
namun jangan lupa untuk meletakkan link
Asuransi Umum Diprediksi Melambat
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar