Anggota delegasi beraktivitas pada hari kedua Konferensi Tingkat Menteri (KTM) ke-9 Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) di Bali Nusa Dua Convention Centre (BNDCC), Badung, Bali, Rabu (4/12). ANTARA/Andika Wahyu
TEMPO.CO, Nusa Dua - Pembahasan isu pertanian di Konferensi Tingkat Menteri Organisasi Perdagangan Dunia atau World Trade Organization (WTO) semakin hangat. Dorongan untuk meningkatkan subsidi pertanian dari 10 persen menjadi 15 persen bagi negara berkembang, yang diajukan oleh India, terancam gagal.
Hal itu disampaikan oleh Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi saat konferensi pers di BNDCC, Nusa Dua, Rabu, 4 Desember 2013. Menurut dia, sejauh ini kesepakatan subsidi pertanian belum beranjak dari Putaran Urugay. Ia juga menyebutkan, dengan memperhatikan kesepakatan awal KTM WTO, permintaan ini bisa menjadi jalan buntu bagi India yang tergabung dalam negara G-33.
"Jika India melanggar, akan menyebabkan negara lain bertanya-tanya dan mempertanyakan komitmen India," ia menegaskan.
Walaupun nilai subsidi tersebut dinilai tidak relevan bagi kondisi dunia, beberapa negara menganggap nilai 10 persen tersebut sudah sesuai berdasarkan kesepakatan Putaran Uruguay.
Untuk memperjuangkan hal itu, KTM WTO ke-9 ini lebih konsen mendesak negara maju untuk menurunkan nilai subsidi ekspor petaninya. "Sekarang yang menjadi pertanyaan, mau atau tidak negara maju menurunkan subsidi pertanian, tinggal 25 hari lagi," Bayu menambahkan.
Bayu Krisnamurthi menyebutkan nilai subsidi ekspor Indonesia sebesar 8 persen dari total output nasional. Jadi, jika berdasarkan kesepakatan Putaran Uruguay (1986), hal itu tidak melanggar aturan.
"Tidak boleh lebih dari 10 persen," ujarnya lagi. Nilai subsidi dihitung dari berbagai hal, di antaranya cadangan beras pemerintah dan stock holding plus GDS.
PUTU HERY
Berita Terpopuler:
Sandra Dewi dan Orang Terkaya ke-125, Ada Apa?
Tiga Jejak Cikeas di Hambalang
Bu Pur Panggil Kapolri 'Dik Tarman'
Ini Daftar Penerima Duit Hambalang dari Nazaruddin
Negara Mana Paling Korup Sedunia?
Ayu: Kasus Sitok Berlawanan dengan Isu Perempuan Salihara
Anda sedang membaca artikel tentang
India Dorong Naikkan Subsidi Pertanian Negara
Dengan url
https://bisnisantaija.blogspot.com/2013/12/india-dorong-naikkan-subsidi-pertanian.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
India Dorong Naikkan Subsidi Pertanian Negara
namun jangan lupa untuk meletakkan link
India Dorong Naikkan Subsidi Pertanian Negara
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar