Bus tingkat wisata saat uji coba mengitari jalan protokol Ibu Kota di Jalan Thamrin, Jakarta, (19/2). Uji coba bertujuan untuk melihat kesiapan bus tingkat pariwisata yang mulai beroperasi pada Senin (24/2). Tempo/Dian Triyuli Handoko
TEMPO.CO , Jakarta: Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia menilai pariwisata Indonesia tertinggal dari negara lain di sesama Asia Tenggara. Menurut peneliti senior CORE, Muhammad Faisal, ketertinggalan itu bisa dilihat setidaknya dari tiga indikator, yaitu jumlah kujungan, pendapatan, serta pertumbuhan keduanya.
Dari segi kunjungan, wisatawan mancanegara Indonesia masih kalah jauh dari negara tetangga. Malaysia saja pada tahun 2011 mampu menarik 24,7 juta wisatawan mancanegara. "Boleh saja tahun ini pemerintah mengumumkan bahwa kunjungan wisatawan meningkat menjadi 8,8 juta jiwa dan merupakan rekor, tapi silakan saja dibandingkan dengan Malaysia," kata Faisal di Jakarta, Rabu, 26 Februari 2014.
Saat ini, kata dia, Malaysia mampu menjadi negara penerima wisatawan mancanegara terbesar ke-9 di dunia.
Menurut Faisal, dari sisi pendapatan yang diperoleh dari kunjungan wisatawan mancanegara, pada tahun 2013 Indonesia mendapatkan US$ 10 miliar. Bandingkan dengan Thailand, yang tahun 2011 saja mampu meraup US$ 30,9 miliar. Faisal menyebut situasi ini ironis. Sebab, dengan kekayaan alam yang melimpah, ia yakin Indonesia mestinya bisa meraih keuntungan lebih banyak.
Angka pertumbuhan kedua indikator tersebut juga dinilai sangat kecil. Pendapatan dari kunjungan wisatawan mancanegara Indonesia selama sepuluh tahun (2001-2011) hanya 7 persen. "Kalau pertumbuhan kunjungan, hanya sekitar 4 persen. Bahkan angka pertumbuhan tersebut kalah dari negara Kamboja yang tumbuh 5 kali lebih cepat," kata Faisal.
FAIZ NASHRILLAH
Berita Lainnya
Bhatoegana Sangkal Terima Duit, Jaksa Akhirnya Putar Rekaman
Ketika Sutan Bhatoegana Saling Bantah dengan Rudi
Bhatoegana Bisa Dihukum Lebih Berat jika Berbohong
Ada 'Buka-Tutup Kendang' di Kasus Rudi Rubiandini
Hasil Lengkap Pertandingan Liga Champions
Anda sedang membaca artikel tentang
Parwisata Indonesia Tertinggal di ASEAN
Dengan url
https://bisnisantaija.blogspot.com/2014/02/parwisata-indonesia-tertinggal-di-asean.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
Parwisata Indonesia Tertinggal di ASEAN
namun jangan lupa untuk meletakkan link
Parwisata Indonesia Tertinggal di ASEAN
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar