Industri Kayu Kini Bergeser ke Jawa

Written By Unknown on Rabu, 26 Maret 2014 | 09.35

TEMPO.CO , Jakarta:Pulau Jawa masih menjadi wilayah favorit kalangan industri untuk mengembangkan bisnisnya. Salah satunya adalah industri kayu. Jika sebelumnya kegiatan industi ini berbasis di luar Jawa seperti Papua, Kalimantan dan Sumatera, tapi kini bergerser ke pulau padat penduduk ini.

Menurut Menteri Kehutanan, Zulkifli Hasan, pengusaha kayu melirik Jawa karena ketersediaan baku, berupa kayu sengon, gabon, dan gamelina. Kayu-kayu yang biasa digunakan untuk pertukangan, kini banyak dikembangkan di Jawa. "Hampir setiap kabupaten di Jawa Tengah dan Jawa Timur punya industri pengolahan kayu," kata dia, Selasa, 25 Maret 2014.

Masyarakat di Jawa kini banyak menanam sengon karena harganya di pasar internasional cukup menggiurkan. Di pasar Cina, kayu sengon dari Indonesia dihargai sampai Rp 4 juta per meter kubik. Sedangkan di tingkat petani, kayu sengon, gamelina, dan gabon dihargai Rp 1,2 juta per meter kubik.

Setiap satu hektare lahan, kata Zulkifli, bisa ditanami sekitar seribu batang pohon sengon. Dari jumlah itu bisa dihasilkan sekitar 400 meter kubik kayu sengon. "Kalikan saja berapa yang bisa dihasilkan petani," ucapnya.

Menteri Zulkifli berharap minat menanam sengon yang sedang berkembang di Pulau Jawa bisa diikuti Kalimantan, Sumatera, dan Papua, yang lahannya masih luas. "Bukan tidak mungkin Indonesia akan merajai industri kayu lagi," ujarnya.

Namun, data Asosiasi Permebelan dan Kerajinan Indonesia (Asmindo) menunjukkan nilai ekspor mebel nasional kalah jauh dibandingkan dengan Vietnam dan Cina. Pada 2013, ekspor mebel nasional hanya mencapai US$ 1,2 miliar, sedangkan Vietnam dan Cina melambung sampai US$ 4 miliar lebih. (baca:Asosiasi Mebel Tolak Rencana Ekspor Kayu Mentah)

"Nilai ekspor mebel Jawa Tengah hanya US$ 550 juta. Bahkan Jepara sebagai sentra mebel saja kalah dari Semarang," kata Anggoro Ratmodiputro, Ketua Asmindo Jawa Tengah. Menurut dia, kekalahan Indonesia dalam ekspor mebel nasional itu karena kurangnya kepedulian negara terhadap industri padat karya.

AMIR TEJO | EDI FAISOL (SEMARANG)

Terpopuler
MH370 Turun dari Ketinggian karena Ada Lubang?
Telat 18 Jam, Lion Air Terancam Didenda
Dolar Berlimpah, Rupiah Menguat  


Anda sedang membaca artikel tentang

Industri Kayu Kini Bergeser ke Jawa

Dengan url

https://bisnisantaija.blogspot.com/2014/03/industri-kayu-kini-bergeser-ke-jawa.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Industri Kayu Kini Bergeser ke Jawa

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Industri Kayu Kini Bergeser ke Jawa

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger