TEMPO.CO, Jakarta - Kematian Autumn Radtke, bos First Meta, perusahaan agen mata uang Bitcoin di Amerika, masih mengundang tanda tanya. Meskipun sempat beredar spekulasi perempuan 28 tahun ini bunuh diri di apartemennya di Singapura, belum ada penjelasan resmi dari polisi atau aparat berwenang lainnya.
Walau tak banyak dikenal sebelum kematiannya, profil Autumn Radtke cukup menarik. Radtke ternyata punya banyak pengalaman dalam bisnis teknologi informasi, khususnya penjualan mata uang virtual. Radtke juga pernah bekerja di beberapa perusahaan besar dan sempat menggandeng korporasi sekelas Apple Inc. dan Verizon sebagai mitra bisnis. (Baca: Sebelum Tewas, Bos Bitcoin Punya Karier Kinclong).
Melengkapi profilnya sebagai selebriti bisnis Internet, Radtke dikabarkan dekat dengan mantan aktor cilik Amerika, Brock Pierce, yang kini menjadi investor. Belum ada konfirmasi apakah keduanya menjalin cinta atau sekadar teman. Yang jelas foto Radtke dan Pierce saat menghadiri beberapa pesta beredar di Internet. (Baca:Bisnis Autumn Radtke, dari Game hingga Bitcoin).
Situs hollywoodlife.com merangkum lima hal menarik mengenai Radtke semasa hidup. Sebagian bahan juga diperoleh dari akun LinkedIn milik Radtke. Berikut rangkumannya.
1. Radtke yang berasal dari sebuah dusun di Wisconsin, Amerika Serikat, pernah bekerja untuk perusahaan besar yang masuk dalam daftar perusahaan bergengsi Fortune 500. Perusahaan itu adalah T-Mobile, Verizon Wireless, Clear Channel, dan Universal.
2. Radtke mengawali karier sebagai anak buah miliarder Inggris, Sir Richard Branson. Pada usia 22 tahun, Radtke menjabat sebagai tenaga pemasaran dan konsultan di perusahaan penerbangan sewaan Virgin Charter milik Branson. Di perusahaan tersebut, dia hanya bertahan tiga bulan dari September-November 2008.
3. Radtke pernah bekerja di Apple Inc. Di Apple, Radtke berstatus magang dan terlibat dalam penyediaan sistem komputasi awan (cloud computing) untuk Johns Hopkins University, Los Alamos Labs, dan the Aerospace Corp. Radtke juga bermitra dengan Apple dalam proyek Aqua Connect, software koneksi berbasis Mac OS yang biasa digunakan untuk beragam keperluan korporasi. Namun, Radtke akhirnya keluar dari Apple karena punya hasrat untuk merintis perusahaan pemula atau start-up di bidang teknologi.
4. Radtke pernah menjadi Direktur Pengembangan Bisnis Xfire, perusahaan pengembang game. Xfire, yang memiliki 20 juta pelanggan, adalah salah satu pembuat game terbesar di dunia. Xfire mempopulerkan game interaktif yang memungkinkan para pemain untuk mengobrol atau melihat "musuhnya" secara real-time melalui layanan streaming. Dengan jabatan yang cukup strategis di perusahaan besar, bisa dibayangkan, seperti apa kemampun Radtke.
5. Radtke tinggal di Singapura sejak 2008. Di Singapura, Radtke menjalani tugas sebagai Kepala Eksekutif First Meta, perusahaan agen dan jual beli mata uang virtual Bitcoin. Inilah karier terakhir Radtke sebelum ditemukan tewas pada 28 Februari 2014.
FERY FIRMANSYAH
Berita Terpopuler
Pelawak Jojon Tutup Usia
Jojon Meninggal, Dorce Datangi RS Premier
Jojon Pernah Jadi 'Direktur' PT Rejeki Nomplok
Jojon Meninggal, Ini Kesan Pelawak Doyok
Anda sedang membaca artikel tentang
Lima Fakta Autumn Radtke, Mendiang Bos Bitcoin
Dengan url
https://bisnisantaija.blogspot.com/2014/03/lima-fakta-autumn-radtke-mendiang-bos.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
Lima Fakta Autumn Radtke, Mendiang Bos Bitcoin
namun jangan lupa untuk meletakkan link
Lima Fakta Autumn Radtke, Mendiang Bos Bitcoin
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar