Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

PPATK Telisik Rekening Calon Deputi Gubernur BI

Written By Unknown on Selasa, 03 September 2013 | 09.35

TEMPO.CO, Jakarta - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menemukan sebuah transaksi keuangan mencurigakan milik salah satu calon Deputi Gubernur Senior (DGS) Bank Indonesia, Mirza Adityaswara. Adapun calon DGS lainnya, Anton Gunawan, dinyatakan tak memiliki catatan transaksi mencurigakan.

Temuan tersebut dilaporkan oleh PPATK kepada Dewan Perwakilan Rakyat, Senin 2 September 2013. "Hanya ada satu kali (transaksi mencurigakan), yang oleh PPATK dianggap masih dalam profile," ujar Wakil Ketua Komisi Keuangan dan Perbankan Dewan Perwakilan Rakyat Harry Azhar Azis, setelah memimpin rapat dengar pendapat tertutup dengan PPATK.

Calon Deputi Gubernur Senior BI itu disebut bertransaksi senilai sekitar Rp 300 juta pada Oktober tahun lalu. "Apakah dia membeli sesuatu di perusahaan sekuritas atau apa?" kata Harry, menirukan ucapan Wakil Ketua PPATK Agus Santoso sebelumnya.

Harry memberi contoh transaksi keuangan yang dianggap di luar profile. Bila seorang kyai menerima dana Rp 50 juta sebanyak satu kali, menurut PPATK, hal tersebut masih wajar. "Tapi kalau dalam setahun dia menerima Rp 50 juta sebanyak 10 kali dari pemberi yang sama, nah, itu baru dianggap di luar profile," tutur dia.

Komisi Keuangan meminta PPATK menyampaikan rumusan resmi transaksi keuangan yang dimaksudkan. Rencananya, rumusan tersebut disampaikan hari ini di hadapan Komisi dan akan dijadikan bahan pengambilan keputusan, Rabu malam mendatang. Jeda sehari diambil untuk memberi waktu bagi setiap fraksi untuk mengambil keputusan.

Anggota Komisi Keuangan DPR, Arief Budimanta, menyatakan catatan transaksi Direktur Eksekutif Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Mirza Adityaswara perlu diverifikasi. "Ada transaksi yang tidak dilaporkan (dalam Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara/LHKPN)," kata dia.

Adapun Mirza menegaskan tak ada yang ia sembunyikan dari publik. Dia mengaku baru memasukkan LHKPN kemarin sebagai calon Deputi Gubernur Senior BI. "Silakan lihat. Semua transparan. Di dalam daftar harta disebutkan bahwa saya memang punya surat berharga," tuturnya.

MARTHA THERTINA

Berita Lainnya:
Begini Cara Jokowi Promosikan Blok G Tanah Abang 
Diiringi Tanjidor, Jokowi Resmikan Blok G Tenabang 
Jokowi Ajak BRI Beri Kredit Pedagang Tanah Abang
Jokowi Janji Kasih Modal Pedagang Blok G 
Pedagang Blok G Ingin Eskalator


09.35 | 0 komentar | Read More

Ini Profil Deputi Gubernur Senior BI Idaman

TEMPO.CO, Jakarta - Pelaku industri keuangan mulai menaksir profil calon Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia yang mereka idamkan. Pengamat Pasar Modal Yanuar Rizki menyarankan agar Komisi Keuangan Dewan Perwakilan Rakyat memilih Deputi Gubernur Senior yang memiliki kharisma sekelas Gubernur BI. "Dengan kharisma tersebut, dia akan mendapat respek dari pelaku pasar," kata dia seusai memberi masukan dalam rapat Komisi Keuangan DPR, Senin malam, 2 Agustus 2013.

Menurut Yanuar dalam Undang-undang Bank Indonesia, Deputi Gubernur Senior wajib mengisi kekosongan posisi Gubernur. Dalam sejarah BI, Deputi senior selalu menjadi acting governor. Dia mencontohkan beberapa tokoh yang terbukti mampu bertindak seperti itu di antaranya Anwar Nasution, Syahril Sabirin, Miranda Goeltom, dan Boediono.

Yanuar pun mengingatkan, pemilihan Deputi Gubernur Senior tidak bisa berdasarkan pemikiran individual sang Gubernur, apakah senang atau tidak senang dengan orang tersebut. "Intinya, kita mencari pemimpin yang dihormati setelah Gubernur BI," ucapnya.

Dua calon Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia bakal menjalani uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) di hadapan Dewan Perwakilan Rakyat pada hari ini, Selasa 3 September 2013. Keduanya adalah ekonom senior Bank Danamon Anton Gunawan dan Direktur Eksekutif Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Mirza Adhityaswara.

Anton dan Mirza diajukan sebagai calon Deputi Gubernur Senior BI oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melalui surat pengajuan bernomor R39/pres/8/2013, tertanggal 15 Agustus 2013. Salah satu dari keduanya akan mengisi jabatan yang ditinggalkan oleh Darmin Nasution pada 2008. Saat itu, Darmin terpilih sebagai Gubernur BI.

Jika lulus sebagai Deputi Gubernur Senior BI, Anton atau Mirza akan melanjutkan masa jabatan yang tersisa hingga 2014. Ekonom dari PT Bank Central Asia Tbk., David Sumual, menilai keduanya sangat kompeten untuk menduduki jabatan tersebut. Anton, kata dia, sangat memahami teori ekonomi moneter karena punya latar belakang akademisi. Sedangkan Mirza dinilai punya latar belakang yang cukup lengkap, "dari praktisi hingga birokrat," kata dia kepada Tempo.

Ekonom dari Universitas Gadjah Mada, Tony Prasetiantono, menegaskan pentingnya dukungan ahli senior bidang moneter untuk mendampingi Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo. "Apalagi, belakangan rupiah terus bergejolak."

MARTHA THERTINA

Berita Lainnya:
Begini Cara Jokowi Promosikan Blok G Tanah Abang 
Diiringi Tanjidor, Jokowi Resmikan Blok G Tenabang 
Jokowi Ajak BRI Beri Kredit Pedagang Tanah Abang
Jokowi Janji Kasih Modal Pedagang Blok G 
Pedagang Blok G Ingin Eskalator


09.35 | 0 komentar | Read More

Hemat BBM, India Tutup SPBU di Malam Hari

TEMPO.CO, New Delhi - Pemerintah India berencana menutup Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dimalam hari. Tindakan ini dilakukan untuk menghemat konsumsi bahan bakar minyak (BBM) sekaligus memotong biaya impor yang semakin membengkak.

Menurut Menteri Perminyakan India, Veerapa Moily, ide penutupan SPBU adalah salah satu dari sejumlah opsi penghematan BBM yang tengah dipertimbangkan pemerintahnya. Strategi tersebut dinilai mampu memotong permintaan BBM hingga 3 persen. "Ada berbagai pilihan dan ide yang telah disampaikan, salah satunya penutupan SPBU di malam hari. Namun kami belum memutuskannya," kata Moily seperti dikutip dari kantor berita BBC, Selasa 3 Agustus 2013.

Seperti yang terjadi di Indonesia, pemerintah India kini dipusingkan oleh masalah menjaga defisit anggaran gara-gara konsumsi BBM yang tinggi. Impor minyak merupakan faktor penyebab terbesar jurang defisit transaksi berjalan di India. Pemerintah India bertekad untuk memotong anggaran konsumsi dan impor BBM sebesar US$ 2,4 miliar atau Rp 27 triliun.

Tingginya impor membuat defisit neraca perdagangan melebar. Hal ini menyebabkan nilai rupee melorot dan pada akhirnya membuat barang impor semakin mahal. Celakanya, India adalah pengimpor minyak dan bahan pangan yang cukup besar sehingga pelemahan rupee malah mendorong inflasi. Defisit yang semakin besar pun membuat cadangan devisa India terus tertekan.

Kebijakan subsidi BBM pun membuat defisit anggaran terus bertambah. Hal ini memunculkan kekhwatiran bahwa kebijakan tersebut bisa mengganggu pertumbuhan ekonomi India secara keseluruhan. Pada tahun anggaran yang berakhir pada 31 Maret 2013, total subsidi minyak India mencapai 1,6 triliun rupee. Bengkaknya anggaran memperkuat desakan untuk mengubah kebijakan dan menurunkan angka defisit.

FERY FIRMANSYAH

Berita Lainnya:
Begini Cara Jokowi Promosikan Blok G Tanah Abang 
Diiringi Tanjidor, Jokowi Resmikan Blok G Tenabang 
Jokowi Ajak BRI Beri Kredit Pedagang Tanah Abang
Jokowi Janji Kasih Modal Pedagang Blok G 
Pedagang Blok G Ingin Eskalator


09.35 | 0 komentar | Read More

Publik Tak Yakin SBY Bisa Redam Gejokak Rupiah

Written By Unknown on Senin, 02 September 2013 | 09.35

Grafis Terkait

Ipar Yudhoyono Terseret

Ipar Yudhoyono Terseret

Foto Terkait

Presiden SBY Bertolak ke Rusia

Presiden SBY Bertolak ke Rusia

Topik

  • #Pelemahan Rupiah
  • #Susilo Bambang Yudhoyono | SBY
Besar Kecil Normal

TEMPO.CO, Jakarta--Dalam dua pekan terakhir, nilai kurs rupiah terhadap dolar Amerika terus melorot. Loyonya rupiah membawa konsekuensi besar buat ekonomi Indonesia. Nilai impor jadi melonjak, membuat biaya produksi perusahaan meroket. Cadangan devisa pun tergerus. Pada saat bersamaan, nilai ekspor belum bisa digenjot karena harga komoditas masih anjlok.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono merespons situasi dengan menerbitkan Instruksi Presiden khusus untuk memperkukuh daya beli masyarakat dan melindungi banyak pengusaha dari imbas krisis moneter. Efektivitasnya mungkin baru terasa dalam jangka menengah.

Jajak pendapat yang digelar situs berita Tempo.co dan portal Yahoo! Indonesia mengindikasikan sentimen senada. SBY dinilai belum akan berhasil menstabilkan nilai rupiah dalam waktu dekat. Pendapat ini disokong sekitar 80 persen responden dalam kedua survei itu. Selengkapnya, baca Majalah Tempo edisi Senin 2 September 2013.

TEMPO

Terhangat:
Rupiah Loyo | Konvensi Partai Demokrat | Suap SKK Migas

Berita populer:
Brigjen Basaria: Dari Penyelundupan Sampai Susno
Ahok Heboh Terajana di YouTube
PDIP Merasa 'Disenyapkan' di Pilkada Jawa Timur
Ini Rahasia Sukses Polwan Versi Brigjen Basaria


09.35 | 0 komentar | Read More

PT KAI Buka Rute Purwokerto-Bandung

TEMPO.CO, Purwokerto---PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi V Purwokerto membuka rute baru Purwokerto-Bandung. Rute baru tersebut mulai dibuka pada Ahad 1 September 2013."Kereta yang digunakan yakni kereta Ekonomi Serayu, Purwokerto-Bandung dan dilanjutkan ke Jakarta," kata Manajer Humas Daops V, Surono, Ahad (1/9).

Ia mengatakan, kereta api ekonomi jurusan Jakarta melalui lintas selatan ini semula diberangkatkan dari stasiun Kroya dalam 2 kali pemberangkatan setiap harinya. Kereta itu yakni kereta Serayu Pagi pukul 07.10 dan kereta Serayu Malam pukul 17.10.

Menurut dia, dari stasiun Purwokerto kereta Serayu pagi akan diberangkatkan pukul 06.30 atau dibelakang kereta Logawa jurusan Purwokerto- Jember, dan untuk kereta Serayu Malam diberangkatkan pukul 16.30 setiap harinya. Sedangkan jadwal keberangkatan dari stasiun Kroya dan stasiun lainnya di lintas selatan sampai dengan Jakarta tidak mengalami perubahan.

Ia menambahkan, kereta Serayu pagi akan tiba di stasiun Kiaracondong (Bandung) pukul 13.16 dan kereta Serayu Malam pada pukul 23.48. Selanjutnya kedua kereta api ini akan meneruskan perjalanan sampai Jakarta. Selain di Kiaracondong, untuk kereta api Serayu Pagi juga akan berhenti di stasiun Padalarang.

Sedangkan jadwal keberangkatan dari Kiaracondong menuju Purwokerto yakni pukul 12.05 untuk kereta Serayu pagi dan pukul 00.05 untuk kereta Serayu Malam. Kereta Serayu Pagi akan tiba di Purwokerto pukul 19.11. dan KA Serayu Malam pada pukul 06.42. "Waktu tempuh dari Purwokerto sampai Bandung untuk KA Serayu ini rata- rata hanya sekitar 6,5 jam," katanya.

Masing- masing kereta Serayu ini setiap harinya akan membawa enam gerbong penumpang, satu gerbong kereta makan dan satu gerbong khusus angkutan barang. Kapasitas tempat duduk yang tersedia sebanyak 106 kursi tiap gerbongnya, sehingga setiap pemberangkatan akan tersedia total 636 tempat duduk. "Seluruh gerbong penumpang dan kereta makan telah menggunakan pendingin udara," kata dia.

Asmanur Arumsari, 30 tahun, warga Purwokerto yang bekerja di Bandung mengatakan, selama ini untuk pergi ke Bandung hanya ada moda tranportasi umum berupa bis dan travel. "Jalur jalan darat di selatan cukup rusak, dengan adanya kereta api perjalanan bisa lebih nyaman," katanya.

ARIS ANDRIANTO

Terhangat:
Rupiah Loyo | Konvensi Partai Demokrat | Suap SKK Migas

Berita populer:
Brigjen Basaria: Dari Penyelundupan Sampai Susno
Ahok Heboh Terajana di YouTube
PDIP Merasa 'Disenyapkan' di Pilkada Jawa Timur
Ini Rahasia Sukses Polwan Versi Brigjen Basaria


09.35 | 0 komentar | Read More

Manchester City Dapatkan Demichelis

TEMPO.CO, Manchester - Klub kaya Liga Primer Inggris, Manchester City, resmi mendatangkan Martin Demichelis dari Atletico Madrid. Kepindahan Demichelis ke City menyita banyak perhatian mengingat dirinya baru didatangkan Atletico pada bursa transfer musim panas ini.

Sosok manajer Manuel Pellegrini disinyalir menjadi salah satu faktor perekrutan Demichelis. Manajer asal Chile itu pernah mengasuh Demichelis di River Plate dan Malaga. Selain itu, krisis lini belakang yang menimpa City memaksa Pellegrini harus mencari pemain yang tepat.

"Saya bahagia telah bergabung dengan City, karena saya masih lapar akan kesuksesan dan ingin berkembang," kata Demichelis seperti dilansir situs resmi klub, mcfc.co.uk, Senin, 2 September 2013. "Saya telah berada di Eropa selama 11 tahun, dan sekarang adalah kesempatan besar bagi saya untuk bermain di Liga Primer dengan klub besar seperti City."

The Citizens mengikat pemain berusia 32 tahun itu dengan kontrak berdurasi dua tahun. Mantan pemain Bayern Munchen itu mengenakan normor punggung 26.

Demichelis optimistis dirinya tak akan menemui masalah dalam menyesuaikan diri dengan atmosfer Liga Inggris. "Sekarang saya ingin membalas kepercayaan manajer. Saya tak sabar untuk segera bermain," ujar pemain yang sudah 37 kali tampil untuk timnas Argentina tersebut.

MCFC.CO.UK | ANTONIUS WISHNU

Berita terpopuler:
Bonucci Ungkap Rahasia Dua Assist untuk Juve
Casillas Kembali Jadi Cadangan, Ini Kata Ancelotti
Moyes Ingin Perbaiki Rekor di Anfield  
Bale Tak Kunjung Datang, Ancelotti Bungkam
Ferdinand: Lawan Liverpool Selalu Penting 


09.35 | 0 komentar | Read More

Harga Buah Impor Diperkirakan Naik Tiga Pekan Lagi

Written By Unknown on Minggu, 01 September 2013 | 09.35

Sejumlah pekerja dari Balai Besar Karantina Pertanian, mengeluarkan ratusan kardus buah impor saat pemusnahan 2 kontainer jeruk Mandarin Kinnow asal Pakistan yang telah rusak dan busuk, di Instalasi Karantina Tumbuhan (IKT) PT Excellent Kencana, Gresik (2/5). TEMPO/Fully Syafi

TEMPO.CO, Jakarta--Ketua Umum Asosiasi Eksportir-Importir Hotrikultura, Kafi Kurnia mengatakan saat ini produk impor hotikultura belum terkena dampak akibat pelemahan nilai tukar rupiah. Menurut dia, kenaikan yang terjadi sekarang lebih disebabkan oleh pembatasan kuota impor yang diberlakukan pemerintah.

"Kenaikan yang terjadi sejak Maret lalu itu karena dampak pembatasan kuota. Karena importir belum melakukan impor lagi, pelemahan rupiah belum dirasakan. Kenaikan baru akan terjadi tiga pekan lagi setelah stok habis," kata Kafi saat dihubungi, Sabtu, 31 Agustus 2013.

Kafi mencontohkan, untuk harga apel saat kondisi normal hanya berkisar Rp20 ribu hingga Rp25 ribu per kilogram. Setelah kuota impor dibatasi harganya melambung menjadi Rp39 ribu hingga Rp45 ribu per kilogram. "Dengan pelemahan rupiah, tiga pekan lagi diperkirakan harganya bisa mencapai Rp60 ribu per kilogram," katanya.

Kenaikan buah impor terjadi di empat komoditas utama, yaitu Pir, jeruk, apel, dan anggur. Selain itu, harga durian impor dari Thailand dan Malaysia pun diprediksi akan naik. "Untuk anggur sekarang harga di pasaran sudah mencapai Rp100 ribu hingga Rp130 ribu per kilogram. Setelah stok habis tiga pekan lagi kemungkinan akan lebih dari itu harganya," kata Kafi.

Sedangkan untuk jenis sauran, Kafi mengaku belum mengetahui berapa dampak yang akan dirasakan. Namun sayura jenis wortel yang sebagian besar diimpor, kemungkinan harganya akan naik. "Untuk jenis sayuran saya belum mendapat laporan. Tapi kemungkinan akan terkena dampaknya," katanya.

ANGGA SUKMA WIJAYA

Terhangat:
EDSUS Polwan Jelita | Rupiah Loyo | Konvensi Demokrat | Suap SKK Migas

Berita populer:
Anggota FBR Ditembak Pria Tidak Dikenal
Sekjen ESDM Dicegah, KPK Serius Usut Jero Wacik
Jokowi: Lurah Susan Tak akan Dipindahkan
Agnes Monica: Indonesia Enggak Primitif


09.35 | 0 komentar | Read More

Omzet Penjualan Ponsel Anjlok

TEMPO.CO , Jakarta--Terus jebloknya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menyebabkan penjualan produk elektronik merosot. "Omzet penjualan pengusaha ponsel anjlok hingga 40 persen selama tiga pekan terakhir. Pasar sangat sepi," ujar Ketua Asosiasi Importir Seluler Indonesia, Eko Nilam, ketika dihubungi Sabtu 31 Agustus 2013. Adapun omzet penjualan ponsel tahun lalu mencapai Rp 25 triliun.

Lesunya pasar gadget ini tak lepas dari kenaikan harga jual ponsel hingga 15-20 persen. "Harga ponsel high-end yang paling tinggi kenaikannya," tutur Eko.

Sejumlah toko elektronik tercatat sudah menaikkan harga jual produknya sejak pekan lalu. Assistant Branch Manager Electronic Solutions Mal Taman Anggrek, M. Sidiq Septian, misalnya, menyebutkan kenaikan harga barang elektronik berkisar 10-15 persen.

Adapun Assistant Branch Manager Best Denski Central Park, Dede Rifki, menyatakan kenaikan harga di gerainya berkisar 5 persen. "Produk yang harganya naik, seperti home theatre, televisi, baik yang berlayar LCD maupun LED, audio-video, dan pemutar DVD," tuturnya.

Loyonya rupiah juga mengerek kenaikan harga produk komputer hingga 7-10 persen. "Di Indonesia, 40 persen dari komputer jenis notebook dan PC-nya masih impor," kata Sekretaris Jenderal Asosiasi Perusahaan Komputer Indonesia, Setyo H. Singgih. Sayang ia tak menyebutkan berapa penurunan omzet penjualan akibat kenaikan harga itu.

Terkait dengan kenaikan harga gadget ini, ada fenomena menarik yang diungkapkan oleh analis dari Prapancha Research, Adi Ahdiat. Dalam survei di jejaring sosial Twitter sepanjang setahun belakangan (30 Agustus 2012-29 Agustus 2013), ditemukan perbincangan tentang rupiah sebanyak 1,5 juta celoteh.

Dari satu jutaan celoteh itu, sebanyak 227 ribu atau sekitar 15 persen berlangsung hanya dalam sembilan hari terakhir. Di situ juga disinggung dampak pelemahan rupiah terhadap kenaikan harga produk tersier. Menariknya, tampak bahwa para pengguna media sosial itu lebih risau oleh kenaikan harga laptop, ponsel, mobil, dan berbagai peranti elektronik ketimbang kenaikan harga kebutuhan pokok. "Jumlahnya mencapai 7.000 kicauan, lebih tinggi dari perbincangan tentang dampak pelemahan rupiah ke bahan makanan," tutur Adi.

ANGGA SUKMA WIJAYA | REZA ADITYA RAMADHAN | EVIETA FADJAR | | RR ARIYANI

Terhangat:
EDSUS Polwan Jelita | Rupiah Loyo | Konvensi Demokrat | Suap SKK Migas

Berita populer:
Anggota FBR Ditembak Pria Tidak Dikenal
Sekjen ESDM Dicegah, KPK Serius Usut Jero Wacik
Jokowi: Lurah Susan Tak akan Dipindahkan
Agnes Monica: Indonesia Enggak Primitif


09.35 | 0 komentar | Read More

Tarif Tol Akan Naik, DPR Kebut Revisi UU Jalan

TEMPO.CO , Jakarta-Dewan Perwakilan Rakyat akan maraton membahas revisi Undang-Undang nomor 38 tahun 2004 tentang jalan. Wakil Ketua Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat, Muhidin Mohamad Said, mengatakan percepatan pembahasan revisi UU tersebut juga terkait dengan rencana pemerintah yang akan menaikan tarif ruas tol.

"Pembahasan sudah dilakukan dua kali dengan pemerintah. Kami menargetkan tahun ini bisa diselesaikan," kata Muhidin saat dihubungi Tempo, Sabtu, 31 Agustus 2013.

Menurut Muhidin, pembahasan revisi UU Jalan ini sudah masuk dalam program legislasi nasional DPR. Dia meminta agar pemerintah proaktif untuk membahas revisi aturan tersebut. "Selama ini kami selalu siap. Namun kami juga meminta pemerintah untuk proaktif agar revisi ini bisa cepat selesai," kata Muhidin.

Dia mengatakan, ada beberapa perbedaan yang cukup alot antara pemerintah dan DPR, diantaranya adalah masalah kriteria pelayanan sebagai salah satu syarat kenaikan tarif dan masalah pembangunan ruas jalan di provinsi yang bisa diintervensi oleh pemerintah pusat. "Masalah pelayanan ini harus menjadi kriteria jika ingin menaikan tarif tol. Selain itu juga masalah inflasi ada kenaikan," katanya.

Sementara untuk pembangunan dan perbaikan ruas jalan Provinsi dan Kabupaten, Muhidin mengatakan Dewan menginginkan agar ada campur tangan pemerintah pusat mengingat dana daerah kerap tidak mencukupi untuk melakukan perbaikan dan pembangunan jalan di Provinsi dan Kabupaten.

"UU saat ini tidak memperbolehkan pemerintah pusat campur tangan dalam perbaikan dan pembangunan jalan Provinsi dan Kabupaten. Kami ingin ada celah agar bisa intervensi di sana karena keuangan daerah yang kerap tak cukup," ujarnya.

Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum akan menaikkan tarif jalan tol di seluruh Indonesia pada semester II tahun ini. Kenaikan rata-rata sebesar 10 persen dan berlaku pada 27 September mendatang. Kenaikan tergantung tingkat inflasi di setiap wilayah pada periode 1 September 2011-31 Agustus 2013. BPJT berdasarkan hasil perhitungan inflasi dari Badan Pusat Statistik.

ANGGA SUKMA WIJAYA

Terhangat:
EDSUS Polwan Jelita | Rupiah Loyo | Konvensi Demokrat | Suap SKK Migas

Berita populer:
Anggota FBR Ditembak Pria Tidak Dikenal
Sekjen ESDM Dicegah, KPK Serius Usut Jero Wacik
Jokowi: Lurah Susan Tak akan Dipindahkan
Agnes Monica: Indonesia Enggak Primitif


09.35 | 0 komentar | Read More

Impor Daging dan Sapi Tanpa Kuota

Written By Unknown on Sabtu, 31 Agustus 2013 | 09.35

TEMPO.CO, Jakarta -- Kementerian Perdagangan mulai memberlakukan penghitungan kebutuhan impor daging dan sapi tanpa kuota. Sistem baru yang dipakai adalah harga referensi yang ditetapkan pemerintah. Menteri Perdagangan Gita Wirjawan mengaku telah meneken peraturan menteri yang mengatur itu.

"Permendag menyambung Permentan terkait daging sapi," katanya saat ditemui usai meluncurkan Bursa Timah Indonesia, Jumat, 30 Agustus 2013.

Gita mengatakan dengan mekanisme ini, rencana pemerintah mengimpor 20 ribu ton sapi siap potong tak perlu dilakukan. "Dari 20 ribu ton itu sudah kami datangkan 5 ribu ton, dengan mekanisme baru ini 15 ribu ton sisanya sudah tidak perlu lagi," ujarnya.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Syukur Iwantoro mengatakan, harga referensi ditetapkan berdasarkan harga eceran rata-rata beberapa tahun sebelumnya atau perhitungan biaya usaha peternak dan biaya distribusi sampai dengan tingkat pengecer.

Untuk tahap awal, harga referensi ditetapkan sebesar Rp 76.000 per kilogram. Jika terjadi kenaikan 15 persen dari harga penetapan, maka langkah mengimpor daging sapi siap dilakukan. Sebaliknya jika harga turun lima persen dari harga referensi, maka impor akan dihentikan.

AYU PRIMA SANDI


09.35 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger