Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Inggris Akan Bebaskan Pajak Perdagangan Bitcoin

Written By Unknown on Senin, 03 Maret 2014 | 09.35

TEMPO.CO, LONDON -Kantor pemungut pajak pendapatan di Inggris akan menghentikan rencananya untuk memberlakukan pajak bagi perdagangan Bitcoin. Keputusan ini diambil hanya beberapa hari setelah situs operator penukar mata uang digital, Mt Gox tutup. Akibat ulah peretas, operator tersebut kehilangan uang senilai hampir US$ 500 juta yang merupakan deposito nasabah, menurut laporan Financial Times seperti dikutip Reuters, Minggu, 2 Maret 2014.  (Baca juga : Bursa Tutup, Bitcoin Jamin Tidak Ada Uang Hilang)

Dalam pertemuannya dengan para pialang Inggris, HM Revenue and Customs menyatakan tidak akan lagi membebankan 20 persen value-added tax (VAT) atau pajak pertambahan nilai (PPN) terhadap transaksi bitcoin. Selain itu, pajak keuntungan pun akan ditiadakan. (artikel lain : Mengapa Bitcoin Rawan untuk Pencucian Uang?)

Dukungan Inggris terhadap mata uang tersebut muncul beberapa hari setelah bursa bitcoin terbesar dunia, Mt Gox, menerima gugatan seorang nasabah di Amerika Serikat. Nasabah ini meminta pengembalian uangnya yang diretas. Meski demikian, pajak perusahaan dan pajak lainnya masih tetap berlaku.

Pasar untuk bitcoin - suatu mata uang virtual yang diciptakan melalui jaringan komputer yang dianggap mampu menyelesaikan persoalan matematis - memiliki nilai sekitar US$ 7 miliar dalam suku bunga pasar saat ini. Bitcoin menghadapi masalah regulasi dunia dan sudah dilarang oleh beberapa negara. (Lihat juga : Rame-rame Uang Bitcoin, Begini Cara Kerjanya)

"HM Revenue and Customs bekerja sama dengan industri bitcoin mengenai pemberlakuan pajak untuk perdagangan dan komisi dalam bitcoin. Kami akan menerbitkan panduannya dalam waktu singkat," ujar seorang pejabat kantor pajak Inggris.

REUTERS I MARIA YUNIAR


09.35 | 0 komentar | Read More

Kasus Penipuan Pinjaman, Citigroup Diperiksa

TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat memeriksa Citigroup untuk kasus kecurangan pembukuan setelah terungkapnya kredit palsu di Mexican Banamex, seperti dikutip Reuters, Minggu, 2 Maret 2014.

Regulator bursa pun melakukan pemeriksaan terhadap Citigroup atas dugaan melanggar Undang-Undang Praktik Korupsi Luar Negeri.

Seorang pegawai Banamex telah dimintai keterangan oleh kepolisian Meksiko. Pegawai tersebut dicurigai bank terlibat dalam pemberian kredit. Seorang sumber menyebut masih belum jelas jumlah orang yang terlibat dalam kasus ini.

Pada Jumat pekan lalu, Citigroup menyatakan menemukan US$ 400 juta dalam kredit yang berpotensi macet. Angka ini mengurangi keuntungan tahunan sebesar US$ 235 juta menjadi US$13,67 miliar.

Menurut sumber yang dekat dengan Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat, masih terlalu dini untuk memastikan pemerintah akan mengajukan kasus ini kepada Departemen Kehakiman.

Biro Investigasi Federal Amerika Serikat pada Jumat pekan lalu pun mengatakan sedang mengawasi situasi ini, untuk kemungkinan yang mengarah pada tindakan kriminal.

Kredit yang berpotensi macet ini dibuat oleh perusahaan minyak Meksiko, Oceanographic. Aset-aset perusahaan ini sekarang sudah disita aparat penegak hukum. Sebelumnya, perusahaan tersebut menjadi kontraktor untuk perusahaan minyak milik negara di Meksiko, Pemex.

Chief Executive Officer Citigroup Michael Corbat menyebut insiden ini sebagai kejahatan yang keji. Dalam pernyataannya, Corbat mengatakan Banamex sedang mengkaji opsi legal.

REUTERS | MARIA YUNIAR

Berita Terpopuler
Jokowi Capres, Demokrat Setia dengan Konvensi
Benarkah PDIP Sudah Susun Kabinet Bayangan?
Jokowi Kuatkan Elektabilitas Megawati
PDIP Sudah Dilobi Militer 
Astrolog: Oktober 2014, Mega Rayakan Kemenangan  


09.35 | 0 komentar | Read More

Laju Rupiah Diprediksi Menguat  

TEMPO.CO, Jakarta - Analis pasar modal dan Sekretaris Umum Ikatan Alumi Certified Securities Analyst (CSA) Reza Priyambada menyatakan laju rupiah berbalik positif atau menguat. "Rupiah bertahan di atas Rp 12.143," ujarnya dalam analisis untuk Senin, 3 Maret 2014. Di lain pihak, kurs tengah Bank Indonesia untuk rupiah adalah Rp 11.757-Rp 11.598.

Ia menjelaskan, dalam beberapa pekan terakhir, rupiah masih nyaman pada jalur positifnya. Padahal, di awal pekan lalu, rupiah sempat melemah tipis karena pelaku pasar kembali melakukan aksi jual untuk mengambil keuntungan atau profit taking. Amerika Serikat menerbitkan data antara lain mengenai penurunan angka pengangguran dan kenaikan daya beli.

"Langsung dimanfaatkan pelaku pasar untuk masuk pada dolar Amerika Serikat," kata Reza.

Selain itu, ia melanjutkan, pelemahan rupiah pun disebabkan oleh spekulasi bank sentral Amerika Serikat (The Fed) yang akan tetap mempertahankan kebijakan pemotongan stimulus dan Bank of Japan yang mempertahankan kebijakan pembelian obligasi.

"Laju nilai tukar rupiah mampu sumringah di saat laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) takluk di zona merah," ujarnya. Apalagi, kata Reza, adanya dukunyan dari poundsterling yang terapresiasi setelah Gubernur Bank of English, Mark Carney, menyatakan dukungan dalam pemulihan ekonomi Inggris.

Reza menuturkan, Euro juga menguat setelah Jerman merilis data yang menunjukkan perbaikan. Menurut dia, pertemuan G20 yang mengindikasikan komitmen negara-negara anggotanya untuk meningkatkan pertumbuhan global pun menghasilkan sentimen positif. Reza mengungkapkan, terdongkraknya rupiah bukan hanya disebabkan upaya pemerintah Indonesia menjaga kondisi makroekonomi global.

Namun, Reza mengatakan, kenaikan nilai persetujuan hipotek atau mortgage di Inggris, membaiknya data di Jerman serta beberapa negara Uni Eropa lainnya serta peningkatan aliran dana yang masuk juga ikut menjadi faktor pendorong menguatnya rupiah. Ia mengatakan, melemahnya nilai tukar yuan karena masalah internal perbankan sempat menyeret rupiah ke nilai tukar yang melemah.

"Sehingga kemungkinan pelaku pasar beralih ke yuan sebagai mata uang save heaven," kata Reza.

Ia menjelaskan, para pelaku pasar masih melihat adanya perlambatan ekonomi yang berpeluang mengganggu laju nilai ekspor dan impor Indonesia.

MARIA YUNIAR

Berita Lain
Jokowi Capres, Demokrat Setia dengan Konvensi
Benarkah PDIP Sudah Susun Kabinet Bayangan?
Jokowi Kuatkan Elektabilitas Megawati
PDIP Sudah Dilobi Militer 
Astrolog: Oktober 2014, Mega Rayakan Kemenangan


09.35 | 0 komentar | Read More

Masyarakat Desak PT Adaro Bayar Kompensasi

Written By Unknown on Minggu, 02 Maret 2014 | 09.35

TEMPO.CO, BanjarmasinMasyarakat di tiga desa yang masuk wilayah Kabupaten Tabalong dan Balangan, Kalimantan Selatan, mendesak PT Adaro Indonesia membayar ganti untung atas penggusuran tanah adat milik warga desa. Tokoh masyarakat Desa Kapar, Kabupaten Tabalong, Amat bin Isab, mengatakan Adaro Indonesia telahmenyerobot, merusak dan melakukan pemalsuan surat jual beli tanah untuk kepentingan pertambangan batubara. "Sejak 2011, tanah kami digusur oleh Adaro. Tapi belum ada ganti untung atau kompensasi," kata Amat bin Isab kepada Tempo, Sabtu 1 Maret 2014. 

Tanah yang bersengketa masuk di Desa Lok Batu, Kecamatan Haruai dan Desa Kasiau, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong. Satu lagi di Kecamatan Juai, Kabupaten Balangan. Amat mengakui mayoritas pemilik tanah tidak mempunyai sertifikat karena dianggap tanah adat.

Mengurus sertifikat tanah, kata Amat, juga mahal dan berbelit. Pada 2 September 2013, masyarakat melaporkan dugaan kejahatan oleh Adaro Indonesia kepada Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan dengan nomor laporan : TBL/54.a/IX/2013/SPKT/Polda Kalsel. "Kami harap polisi mengusut dugaan kejahatan oleh Adaro. Menyerobot, merusak dan memalsukan sudah tindakan kriminal," ujar Amat. 

Pada 26 Juni 2013, ia mengaku pernah bertemu dengan Bambang Susanto, General Manager External Relation PT Adaro Indonesia, di Jakarta. Bambang, kata Amat, menjanjikan penyelesaian pembayaran bila petinggi di Jakarta turun ke Balangan dan Tabalong. Namun, janji itu hingga kini tak ada realisasinya. 

Dihubungi, Bambang menolak berkomentar soal tudingan warga. Bambang menampik pernah bertemu dengan perwakilan warga di Jakarta. Ia menyerahkan persoalan ini pada perwakilan Adaro Indonesia di Kalimantan Selatan. "Saya enggak pernah ketemu mereka. Itu urusan Adaro di Kalimantan Selatan, bukan urusan kami," ucap Bambang. 

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kalimantan Selatan, Komisaris Besar Mustar Manurung, mengatakan, laporan masyarakat tersebut masih dalam tahap penyelidikan. Pihaknya belum menemukan adanya tindak kejahatan yang dilakukan Adaro Indonesia. "Pidananya belum ketemu, kami sudah panggil orang Adaro juga. Ini masih penyelidikan," kata Mustar kepada Tempo. 

DIANANTA P. SUMEDI 

Terpopuler:
Kisruh Risma-Wisnu, Mega dan Jokowi ke Surabaya
Diperiksa KPK, Anas Kembali Sebut SBY
Din Syamsuddin: Sertifikasi Halal Urusan Amidhan  


09.35 | 0 komentar | Read More

Kabut Asap, Ada Titik Api di Lahan Lima Perusahaan

Kebakaran besar di lahan masyarakat yang merembet ke hutan terpantau dari helikopter patroli PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) di Kabupaten Pelalawan, Riau, (21/6). ANTARA FOTO/FB Anggoro

TEMPO.CO - Pekanbaru - Komandan Satuan Tugas (Satgas) Pemadam Api, Brigadir Jendral Agus Irianto, mengatakan telah menemukan 34 titik api yang tersebar dari Pelalawan hingga bagiau utara Pulau Rupat, Provinsi Riau.

Berdasarkan pantauan udara pada Sabtu, 1 Maret 2014, titik api juga ditemukan dalam lahan konsesi Hutan Tanaman Industri (HTI) milik lima perusahaan. "Titik api ini yang mengeluarkan asap paling banyak," kata dia di Posko Penanggulangan Bencana Asap Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin, Pekanbaru.

Kelima perusahaan pemegang konsesi HTI itu berada di perbatasan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil yakni PT RRL, PT SPM, PT AA, PT TI, dan PT RAPP. Selebihnya titik api berada pada kawasan tanpa izin dan perkebunan sawit masyarakat. "Kami mengetahui lahan tersebut milik perusahaan setelah mendapat laporan dari Dinas Kehutanan," ujar Agus.

Selain itu, titik api juga terpantau di dua hutan konservasi yakni Taman Nasional Tesso Nilo. Menurut Agus, kebakaran lahan di kawasan Giam Siak Kecil paling banyak mengirimkan asap ke Pekanbaru sehingga mengganggu aktivitas penerbangan. Akibat kebakaran tersebut, hampir 1.200 hektare hutan biosfer hangus.

Saat ini Satgas tengah berkonsentrasi memadamkan api di hutan rawa gambut tersebut. Dua helikopter water bombing dikerahkan, dibantu dengan pemadaman melalui jalur darat oleh personil Tentara dan Manggala Agni. "Perusahaan juga diminta untuk membantu pemadaman," katanya.

Kepala Kepolisian Daerah Riau Brigadir Jendral Condro Kirono menyatakan komitmennya menindak pembakar lahan. "Siapa pun pelakunya, baik masyarakat maupun korporasi jika terbukti akan kita tindak,"katanya kepada wartawan.

Menurut Condro, polisi sudah menetapkan 26 tersangka pelaku pembakar lahan yang tertangkap tengah beraksi. Sementara satu perusahaan masih dalam penyelidikan. Pada kasus kebakaran tahun 2013, kata Condro, Kepolisian Riau menuntaskan proses hukum terhadap satu korporasi yakni PT Adei Plantation. Kasus ini tengah disidangkan di Pengadilan Negeri Pelalawan.

RIYAN NOFITRA

Berita Terpopuler
Pemilik Rekening Gendut Jadi Wakapolri
Kisruh Risma-Wisnu, Mega dan Jokowi ke Surabaya  
Diperiksa KPK, Anas Kembali Sebut SBY   


09.35 | 0 komentar | Read More

Proyek Listrik Batam Menelan Dana Rp 2,5 Triliun

TEMPO.CO , Batam - Lima proyek listrik yang akan dibangun di Batam diperkirakan menelan dana Rp 2,5 triliun. Menurut Presiden Direktur PT PLN Batam, Dadan Koerniadipoera, proyek tersebut sangat penting untuk mengantisipasi tingginya kebutuhan listrik di Batam, "Dalam lima hingga sepuluh tahun mendatang," kata dia dalam soft launching proyek infrastruktur ketenagalistrikan di Batam, Sabtu, 1 Maret 2014.

Menurut Dadan, PLN menggarap dua pembangkit dan sistem pembangkit. PLN akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tanjung Uncang senilai US$ 66 juta dolar (Rp 762,2 triliun). Pembangkit ini memiliki daya 2x35 megawatt. Proyek kedua yang digarap PLN adalah Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Tanjung Uncang berkapasitas 2x45,2 megawatt dan 42,5 megawatt. Investasi dalam proyek ini mencapai Rp 1,1 triliun.

PLN juga akan membangun infrastruktur pendukung berupa jaringan pipa gas ruas 2 Pemping-Tanjung Uncang bernilai US$ 49,8 juta (Rp 576,6 triliun). Selain itu dibangun pula gardu induk Tanjung Uncang bernilai Rp 62 miliar dan jaringan transmisi 150 kilovolt ruas Sagulung-Tanjung Uncang senilai Rp 25,75 miliar. (Baca juga:Tower Listrik Tertinggi di Jawa-Bali Selesai 2017).

Direktur Utama PT Batam Trans Gasindo (BTG), Kurnia Tugiono menuturkan, pihaknya menangani sebagian dari proyek itu. Khusus proyek pipa gas, BTG menjadi pimpinan konsorsium. Selain BTG, konsorsium itu terdiri dari PT Hafardaya Konstruksi, PT Prosys Bangun Persada, dan KPM Oil&gas. Pipa gas itu, kata Kurnia, akan mengalirkan gas dari Blok Natuna. Dalam lima tahun pertama, akan mengalir gas 40 miliar british themal unit (BBTU) dan akan ditingkatkan hingga 55 BBTU.

RUMBADI DALLE

Berita Terpopuler
Pemilik Rekening Gendut Jadi Wakapolri
Kisruh Risma-Wisnu, Mega dan Jokowi ke Surabaya  
Diperiksa KPK, Anas Kembali Sebut SBY 


09.35 | 0 komentar | Read More

Menkeu: Neraca Perdagangan Awal Tahun Melemah

Written By Unknown on Sabtu, 01 Maret 2014 | 09.35

TEMPO.CO , Jakarta - Menteri Keuangan Chatib Basri mengatakan Neraca Perdagangan pada awal 2014 diperkirakan melemah. Hal ini berdasarkan catatan awal tahun lalu yang menunjukan neraca perdagangan berada di angka US$ 7 juta.

"Perkiraan saya, berdasar kecenderungan yang lalu, neraca perdagangan agak lemah di awal tahun," kata Chatib Basri ketika ditemui di Kompleks Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat, 28 Februari 2014.

Jika dilihat pada tahun-tahun sebelumnya, kata dia, impor memang akan melemah pada 2014. Namun, ekspor juga menurun di awal tahun karena kontrak terhadap ekspor biasanya baru mulai di awal tahun.

Ia berharap pengiriman ekspor di kuartal pertama dapat surprlus. "Polanya begitu, makin bertambah bulan makin tinggi," kata Chatib. Namun, dia optimistis neraca perdagangan akan surplus.

Sebelumnya, Deputi Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, mengatakan neraca perdagangan Indonesia diperkirakan surplus di 2014. Secara musiman, neraca pembayaran triwulan pertama akan lebih rendah dari triwulan keempat tahun 2014.

MAYA NAWANGWULAN

Berita Lain:
Chatib Minta OJK Restui Pembukaan Data Bank
PT KAI Buka Layanan Angkutan Barang ke Tanjung Mas
Kabar Gembira, Tunjangan Beras Pensiun Naik
Ekonomi Kuat, Nilai Baru Rupiah Rp 11.600
Indeks Kembali Tembus Level 4.600


09.35 | 0 komentar | Read More

Pertamina EP Buka Sumur Minyak Baru di Bekasi

TEMPO.CO, Bekasi - PT Pertamina EP mengembangkan kawasan eksplorasi minyak ke arah pesisir pantai utara Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Lokasi sumur baru itu mendekati tepi laut di Desa Pantai Harapan Jaya, Kecamatan Muaragembong.

Kepala Hubungan Masyarakat PT Pertamina EP Hasnul Saleh menjelaskan potensi minyak daerah pesisi Bekasi mampu mendukung upaya pemenuhan kebutuhan minyak nasional."Potensi itu terlihat dari hasil seismik beberapa waktu lalu," katanya kepada Tempo, Jumat, 28 Februari 2014.

Hasnul tak menyebutkan jumlah cadangan minyak di wilayah itu. Tetapi secara umum hasil minyak dari pengoboran di wilayah utara Kabupaten Bekasi cukup besar. Sebagai gambaran, 12 sumur minyak yang sudah ekplorasi di Desa Sukaringin, Jayabakti, Sindang Jaya, dan Sukakerta, menghasilkan 1.900 barrel oil per day (BOPD). Rencananya, ada dua sumur minyak lagi di lokasi baru Kecamatan Muaragembong yang akan diekplorasi. "Pengeboran dimulai Juni mendatang setelah infrastruktur jembatan dan jalan siap."

Hasnul menjelaskan, untuk menunjang aktivitas eksplorasi Pertamina EP akan membangun jembatan dan jalan karena akses ke ladang minyak Muaragembong terputus. Pembangunan akan dimulai Maret 2014 ini.

Sejak 2008-2012, Pertamina EP telah mambangun infrastruktur jalan untuk memudahkan akses ke wilayah pengoboran. Selama periode tersebut, Pertamina EP telah menyelesaikan pembangunan jalan beton bertulang sepanjang 23,45 kilometer di Kecamatan Babelan, Kecamatan Sukawangi, dan Kecamatan Cabangbungin, yang menghabiskan biaya sebesar Rp 35,8 miliar. "Selain bertujuan untuk memperlancar akses mobilisasi pekerjaan Pertamina EP juga berdampak positif terhadap peningkatan sosial ekonomi masyarakat setempat," ujar Eksploration and New Discovery Project Director PT Pertamina EP Doddy Priambodo.

Selain membangun sarana jalan, Pertamina EP melaksanakan program corporate social responsibility (CSR) dengan membangun Kantor Desa Jayabakti dan Kantor Desa Sukaringin dengan biaya Rp 923 juta.

Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin menyambut baik rencana Pertamina EP memperluas wilayah eksplorasi minyak. Menurutnya, Kabupaten Bekasi di wilayah bagian utara memiliki potensi alam cukup baik sehingga bisa dimanfaatkan untuk kepentingan nasional. "Dengan adanya perusahaan minyak kita harapkan berdampak baik terhadap pembangunan di Kabupaten Bekasi," terang Neneng.

HAMLUDDIN


09.35 | 0 komentar | Read More

Lepas Unit Bisnis, Merpati Kantongi Rp 150 Miliar

Sejumlah penumpang berjalan menuju terminal kedatangan seusai terbang menggunakan pesawat Merpati Nusantara Airlines di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu (13/5). ANTARA/Widodo S. Jusuf

TEMPO.CO , Jakarta - Maskapai penerbangan PT Merpati Nusantara akan memgantongi uang senilai Rp 150 miliar dari hasil penjualan unit bisnisnya, Merpati Trainning Center dan Merpati Maintanance Facilities. Penjualan itu akan berlangsung pada April mendatanag.

Sekertaris Jendral Forum Pegawai Merpati Erry Wardhana mengatakan informasi itu ia terima saat menggelar forum bipartit Jumat, 28 Februari 2014. "Uang itu akan digunakan untuk membayar pegawai, asuransi, beli avtur, dan lain," kata Erry.

Sebelum uang itu dicairkan, ia menjelaskan, dibutuhkan lampu hijau dari Kementerian Keuangan. Nantinya Kementerian Keuangan akan melihat bussiness plan Merpati terlebih dulu. "Kalau okey baru dikeluarkan, kalau belum, bisa saja ditunda atau tidak jadi," katanya.

Direktur Utama Merpati Asep Ekanugeraha mengatakan, uang itu hanya untuk menolong sementara Merpati bisa beroperasi walau bersifat sementara. Nantinya dibutuhkan uang yang lebih besar lagi agar perusahaan sehat. Kini utangn Mertapi Rp 7 triliun. "Di bussiness plan itu menyebutkan setidaknya Rp 1,7 triliun," katanya.

Adapun sumber pendanaanya berasal dari Mitra keja sama operasi (KSO) Rp 500 miliar, investor dan pemerintah. "Nah, ini saya bingung kenapa tidak semuanya aja dari pemerintah," katanya.

Dia ragu KSO dapat memberikan uang sebanyak itu. Bila KSO gagal memberikan, ia khawatir Merpati goncang lagi karena rencananya berantakan. "Yang ada malah dana awal Rp 150 habis begitu saja," katanya.

ANANDA PUTRI


09.35 | 0 komentar | Read More

BNI Borong Penghargaan dari Asiamoney

Written By Unknown on Jumat, 28 Februari 2014 | 09.35

Nasabah premium Bank Negara Indonesia turun dari helikopter di helipad gedung BNI, Jakarta, Kamis (13/9). Dengan BNI Super Premium Service dan kartu kredit visa invinite khusus, nasabah BNI Emerald Priority Banking akan mendapatkan layanan Heli Taxi dengan harga khusus serta Free Airport Handling. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

TEMPO.CO, Hong KongBank Negara Indonesia (BNI) memborong lima penghargaan di bidang tata kelola dari majalah bisnis, Asiamoney. Majalah tersebut memberikan penghargaan berdasarkan hasil jajak pendapat tahunan bertajuk 'Corporate Governance Poll 2013'. "Ini memberikan semangat bagi kami dalam melakukan business process, lebih prudent, risiko-risiko kami kendalikan dengan baik," kata Direktur Kepatuhan BNI Ahdi Jumhari Luddin di sela-sela acara penyerahan penghargaan dari Asiamoney di Hongkong, Kamis, 27 Februari 2014.

Asiamoney melakukan jajak pendapat terhadap 134 responden dari 86 lembaga di seluruh dunia yang terdiri atas para fund manager, riset analis, CEO dan CIO serta senior eksekutif perusahaan fund management dan fund hedging. Responden kemudian diminta untuk memilih dua perusahaan dengan tata kelola terbaik di Asia dengan melihat pada empat indikator yakni transparansi dan keterbukaan informasi, hubungan investor, pertanggungjawaban dan sikap etis manajemen serta dewan direksi, dan perlakuan adil dan wajar terhadap hak pemegang saham. 

BNI unggul dalam empat indikator tersebut. Walhasil, Bank pelat merah itu membawa pulang empat penghargaan untuk masing-masing indikator, serta satu penghargaan sebagai perusahaan Indonesia dengan tata kelola terbaik (Indonesia Best Overall Corporate Governance). 

Ahdi mengungkapkan, pencapaian yang diperoleh BNI ini tidak terlepas dari upayanya untuk terus menjaga hubungan baik dengan seluruh pemangku kepentingan khususnya investor. Sepanjang 2013, BNI melakukan 20 kali program Non Deal Roadshow, 121 kali Investor and Analyst Visit, 13 kali teleconference, dan empat kali analyst meeting serta menerbitkan 12 kali BNI Monthly Update sebagai publikasi rutin kepada stakeholders eksternal.

Ia menjelaskan, hubungan baik dengan para investor ini penting sebab 40 persen saham BNI dimiliki publik dan 35 persennya diperkirakan publik asing. Investor ini perlu terus dijaga dengan terus memasok informasi yang cukup. 

Sekedar catatan, BNI memboyong empat penghargaan dalam jajak pendapat yang sama pada 2012. "Ini adalah pengakuan dari sebagian besar responden bahwa tata kelola perusahaan BNI mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya," ucapnya.

Selain BNI, Bank Jawa Barat Banten juga memperoleh satu penghargaan dari Asiamoney sebagai perusahaan Indonesia terbaik dalam hal perlakuan adil dan wajar terhadap hak pemegang saham. Penghargaan yang sama yang juga diperoleh BNI.

Asiamoney juga memberikan penghargaan yang sama untuk sejumlah perusahaan di negara-negara asia lainnya. Galaxy Entertainment Group meraih penghargaan sebagai perusahaan dengan tata kelola terbaik di Hongkong, Cina Sunac di Cina, CTBC FInancial Holding di Taiwan, Hyundai Motor Company di Korea, UOB di Singapura, dan Infosys di India. Sedangkan di tingkat Asia, penghargaan sebagai perusahaan dengan tata kelola terbaik diraih CTBC FInancial Holding.

MARTHA THERTINA

Terpopuler:
Australia Sodorkan Bukti Biaya Perjalanan MUI
Di Depan Simpatisan, Risma Jelaskan Sempat Pamitan
Hasil Lengkap dan Jadwal Liga Champions


09.35 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger