Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Lion Air Tergelincir, KNKT: Jangan Menduga-duga

Written By Unknown on Minggu, 14 April 2013 | 09.35

Direktur Umum Lion Air Edward Sirait memberikan keterangan pers di Wisma Lion Air, Kawasan Gajah Mada, Jakarta, Sabtu (13/4). Edward Sirait memberikan penjelasan terkait Pesawat Lion Air 737-800 NG dengan rute penerbangan Bandung-Denpasar mengalami kecelakaan di sisi landasan pacu (runway) Bandara Ngurah Rai, Bali. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Tatang Kurniadi, meminta semua pihak tidak menduga-duga penyebab kecelakaan Lion Air. "Tunggu saja hasil penyelidikan kami," ujarnya melalui keterangan resmi, Sabtu  13 April 2013.

Tatang mengatakan beberapa anggota KNKT sudah berada di Bandara Ngurah Rai, Denpasar, bersama tim Lion Air. Ia meminta semua pihak tidak memberi komentar mengenai peristiwa itu.

"Jangan komentar dulu, "undrshoot"-lah, pengaruh angin, dan lain-lain," kata dia. KNKT akan melakukan olah Cockpit Voice Recorder (CRV) dan Flight Data Recorder (perekam data penerbangan/FDR) untuk mengetahui penyebab kecelakaan. (Baca: Foto:Kecelakaan Pesawat Lion Air)

Direktur Umum Lion Air, Edward Sirait, menjelaskan apa yang terjadi pada pesawat dengan nomor penerbangan JT 904 dengan rute Bandung-Denpasar mengalami insiden di Bandara Ngurah Rai. "Ketika hendak mendarat, ternyata tidak sampai di landasan karena mengalami insiden," kata Edward dalam konferensi pers di kantor Lion Air.

Pesawat dengan nomor registrasi PK-LKS membawa 101 penumpang, terdiri atas 95 penumpang dewasa, lima anak, dan seorang bayi. Pesawat juga membawa tujuh awak pesawat. Saat ini semua penumpang dalam keadaan selamat. (Baca: 7 Penumpang Lion Air Dievakuasi ke RSUP Sanglah)

"Tidak ada yang meninggal, proses evakuasi dilakukan awak bekerja sama dengan penumpang," kata Edward. Setelah dievakuasi, penumpang dibawa ke posko bandara.

Sebanyak 18 penumpang, kata Edward, dibawa ke RS Sanglah dan rumah sakit lainnya untuk pemeriksaan kesehatan. Edward mengungkapkan, pesawat Boeing 737-800 NG itu baru diterima maskapai pada Maret lalu sebelum beroperasi. (Baca: Kronologi Kecelakaan Pesawat Lion Air dari Saksi)

MARIA YUNIAR

Berita Lainnya:
Pesawat Lion Air Jatuh di Perairan Bali
Brakkk, Tiba-Tiba Lion Air Ada di Laut Bali
Kronologi Kecelakaan Pesawat Lion Air dari Saksi
Ini Dua Kicauan Pertama SBY di Akun @SBYudhoyono
Pramugari Bicara Mesin Lion Air Rusak di Bali


09.35 | 0 komentar | Read More

Dahlan Iskan Bakal Follow Twitter SBY

TEMPO.CO, Jakarta - Kabar soal Presiden Yudhoyono telah memiliki akun Twitter menarik perhatian Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan. Dahlan yang terlebih dulu punya akun Twitter, berencana untuk memfollow akun milik Presiden. (Baca: Belum Mencuit, @SBYudhoyono Sudah 40 Ribu Follower)

"Kemarin saya dengar beliau sudah punya akun, tapi saya belum sempat ngetwit. Jadi hari ini rencananya bakal follow," kata Dahlan yang dijumpai di kantornya, Ahad 14 April 2013.

Dahlan menanggapi positif langkah Presiden Yudhoyono membuat akun Twitter. Menurutnya, para pejabat pemerintahan memang sudah seharusnya mengenal jejaring sosial agar bisa mengakrabkan diri pada masyarakat.

Dahlan sudah memiliki akun twitter sejak tahun lalu. Ia memutuskan untuk bergabung dan berkicau di jejaring sosial tersebut setelah didorong presenter berita Najwa Sihab.

Berkicau selama setahun di Twitter, Dahlan mengaku semakin mahir berkomunikasi di dunia maya. "Sekarang sudah bisa kultwit, sudah diajarkan kalau mau kasih kuliah jangan pakai 'Retweet' tetapi langsung 'Compose Tweet' saja," kata Dahlan.  Selengkapnya soal Twitter SBY klik di sini.
 
GUSTIDHA BUDIARTIE

Topik Terhangat TEMPO:Sprindik KPK || Serangan Penjara Sleman || Harta Djoko Susilo || Nasib Anas

Berita Lain:
Kicauan SBY soal Lion Air Diretweet 5.967 Follower
Belum Mencuit, @SBYudhoyono Sudah 40 Ribu Follower
Cuit Perdana @SBYudhoyono Tunggu Hitungan Jam 
Ini Sambutan Follower @SBYudhoyono  
Ini Dua Kicauan Pertama SBY di Akun @SBYudhoyono


09.35 | 0 komentar | Read More

Pesan Dahlan Iskan untuk Pejabat Main Twitter

TEMPO.CO, Jakarta - Jejaring Sosial Twitter kini semakin diramaikan para pejabat
pemerintah. Sebagai salah satu pejabat eksekutif yang lebih dulu bergabung di Twitter, Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan punya pesan khusus.

"Sebaiknya kalau punya Twitter jangan dikendalikan oleh orang lain, apalagi oleh mesin," ujar Dahlan ketika dijumpai di kantornya, Ahad 14 April 2013.

Menurutnya, seorang pejabat lebih baik tidak usah memiliki akun jejaring sosial jika tidak dikendalikan secara pribadi. Sebab, akun jejaring sosial seharusnya  mencerminkan pribadi dan nurani si empunya akun. Soal Presiden Yudhoyono yang baru saja memiliki akun Twitter, ia menilai langkah SBY tersebut cukup positif. Apalagi beberapa kicauan presiden merupakan kicauan asli dengan tanda khusus di belakang twit.

"Berarti itukan masih di bawah kendali Pak SBY, tidak dilepas begitu saja," kata Dahlan. (Baca: Dahlan Iskan Bakal Follow Twitter SBY)

Dahlan paham sebuah akun sosial milik pejabat pemerintah tidak lepas dari stigma pencitraan. Menurutnya, hal tersebut wajar saja dan tidak perlu ada penjelasan soal itu. Apalagi pejabat yang eksis di dunia jejaring sosial sudah menjadi tren dan lumrah di negara maju, misalnya Barrack Obama Presiden Amerika Serikat yang juga sudah lama berkicau di Twitter.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akhirnya membuat kicauan pertamanya di dunia maya Twitter pukul 17.25 WIB. Nama akunnya @SBYudhoyono. Presiden menyapa para follower-nya. "Halo Indonesia. Saya bergabung ke dunia twitter untuk ikut berbagi sapa, pandangan dan inspirasi. Salam kenal. *SBY*," begitu kicauan pertama SBY.

Kicauan pertama SBY itu langsung di-retweet ribuan orang. Sebanyak 590 orang menjadikannya sebagai favorit.  (Baca: Ini Dua Kicauan Pertama SBY di Akun @SBYudhoyono) Selengkapnya soal Twitter SBY klik di sini.

GUSTIDHA BUDIARTIE

Topik Terhangat TEMPO:Sprindik KPK || Serangan Penjara Sleman || Harta Djoko Susilo || Nasib Anas


Berita Lainnya:
Pesawat Lion Air Jatuh di Perairan Bali
Brakkk, Tiba-Tiba Lion Air Ada di Laut Bali
Kronologi Kecelakaan Pesawat Lion Air dari Saksi
Ini Dua Kicauan Pertama SBY di Akun @SBYudhoyono
Pramugari Bicara Mesin Lion Air Rusak di Bali


09.35 | 0 komentar | Read More

BNI Cabang London Bukukan Pendapatan Bunga US$ 1 Juta

Written By Unknown on Sabtu, 13 April 2013 | 09.35

TEMPO.CO, Jakarta - BNI Kantor Cabang London mencatatkan pendapatan bunga sebesar US$1 juta atau Rp9,7 miliar dalam tiga bulan pertama di 2013. Pimpinan BNI Cabang London Nungki Indriaty mengatakan pendapatan bunga pada kuartal tiga tahun ini berasal dari aktivitas perdagangan internasional, terutama ekspor impor yang melibatkan pengusaha Indonesia dengan Eropa, Timur Tengah, dan Afrika.

"Atas pencapaian tersebut, BNI optimistis dapat meraih pendapatan bunga yang lebih baik lagi yang tahun lalu perolehannya US$ 3 juta," kata Nungki dalam siaran pers BNI, Jumat 12 April 2013

Ia menambahkan, adanya aktivitas perdagangan internasional itu membuat jumlah aset perdagangan sebesar US$ 137 juta. Sebagian besar aset tersebut berupa pembiayaan impor untuk nasabah-nasabah korporasi BNI serta aktivitas BNI London dalam membeli asset trade dari pasar sekunder.

Besarnya aset perdagangan BNI London juga menjadi sumber fee based income (pendapatan berbasis komisi) perusahaan. Selama 2012, BNI London berhasil mengumpulkan fee dari transaksi terkait dengan trade finance sebesar US$ 351 ribu.

"Salah satunya berasal dari penerbitan Letter of Credit (LC) sebanyak 236 slip dengan nilai nominal sebesar US$ 19,6 juta. LC tersebut untuk Indonesia, khususnya dalam mengimpor produk-produk dari Indonesia seperti karet dan tekstil," tutur dia.

Ia mengakui, trade finance merupakan sektor unggulan dari BNI London. BNI London telah membiayai sejumlah pengusaha Inggris yang memiliki transaksi ekspor dan impor dengan pengusaha Indonesia. Sejumlah produk yang telah dibiayai impornya dari Indonesia oleh BNI London, antara lain adalah produk timber dan tekstil.

ANANDA PUTRI


09.35 | 0 komentar | Read More

Laba Bank Mega Syariah Melonjak 243 Persen

TEMPO.CO, Jakarta - Kinerja Bank Mega Syariah diklaim mengalami peningkatan yang signifikan sepanjang tahun 2012. Aset tumbuh 46,71 persen dari Rp 5,5 triliun pada 2011 menjadi Rp 8,1 triliun pada akhir 2012. "Termasuk peningkatan laba after tax sebesar 243 persen menjadi Rp 184,8 miliar dari Rp 53 miliar tahun sebelumnya," kata Direktur Utama Bank Mega Syariah, Beny Widjaksono dalam media gathering di Menara Bank Mega, Jumat, 12 April 2013.

Peningkatan laba ini, menurut Beny didukung oleh pertumbuhan bisnis perseroan, peningkatan produktivitas karyawan, dan kemampuan mengendalikan biaya operasional. Beny mengklaim rasio NOM (net operating marging) bisa berada di posisi 4,25 persen dengan BOPO (biaya operasional dibandingkan dengan pendapatan operasional) menjadi sebesar 77,4 persen.

"Rasio biaya operasional bisa turun sebesar 12 persen dari tahun sebelumnya sebesar 80 persen sebagai cerminan kemampuan perusahaan mengendalikan biaya operasional dibandingkan pendapatan operasional," ujarnya.

Tahun lalu, bank milik pengusaha Chairul Tanjung ini mengucurkan pembiayaan senilai Rp 6,2 triliun atau tumbuh 46,7 persen dibanding tahun 2011 yang hanya sebesar Rp 4,09 triliun. "Ini merupakan bentuk spreading komposisi pembiayaan dari sebelumnya hanya didominasi oleh pembiayaan untuk sektor UMKM," Benny menambahkan.

Direktur Bisnis Bank Mega Syariah, Eko Sukapti mengatakan porsi joint financing dari kendaraan motor dan mobil sepanjang tahun 2012 mencapai 40 persen dari total alokasi. "Untuk joint financing ini kami telah bekerja sama dengan lima lembaga multifinance," ujarnya. Kendati demikian, porsi pembiayaan untuk sektor UKMK memang masih lebih besar yakni mencapai 50 persen.

Adapun dana pihak ketiga hingga akhir tahun 2012 mengalami peningkatan 44,9 persen menjadi Rp 7,1 triliun dari sebelumnya Rp 4,9 triliun. Sejumlah rasio keuangan juga tumbuh positif, seperti CAR (capital adequacy ratio) menjadi 13,5 persen dari 12,03 persen, ROA (return on assets) naik 1,58 persen menjadi 3,81 persen, dan ROE (return on equity) meningkat menjadi 57,98 persen. Ditambah lagi dengan menurunnya rasio pembiayaan macet (NPF) dari 3,03 persen menjadi 2,67 persen.

Beny mengatakan kinerja modal sepanjang dua tahun diperkirakan akan menjadi Rp 1 triliun atau masuk BUKU 2 sesuai ketentuan batas modal Bank Indonesia. Adapun modal perseroan hingga akhir tahun lalu menguat menjadi Rp 620,3 miliar dari posisi sebelumnya Rp 318,8 miliar. "Ini merupakan buah komitmen para pemegang saham untuk menkonversi seluruh laba perseroan tahun 2012 dan tahun-tahun sebelumnya menjadi modal disetor," ujarnya.

AYU PRIMA SANDI

Berita Terpopuler Lainnya:
DPR Setuju Anggaran Bencana Rp 1,6 Triliun  
Telkom Gagal Tender di Myanmar, Ini Alasan Dahlan  
Karen Minta Subsidi BBM Segera Dicabut 
Kementerian BUMN Rombak Direksi Angkasa Pura I


09.35 | 0 komentar | Read More

Kata KPK Soal Surat Kuasa FPJP Boediono

TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara Komisi Pemberantasan Johan Budi tak mau menanggapi kisruh surat kuasa pemberian Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek PT Bank Century yang ditandatangani Boediono. Menurut Johan, surat yang kini diributkan politikus Dewan Perwakilan Rakyat itu harus dicek terlebih dahulu.

"Kami tidak tahu surat itu sudah ada di penyidik apa belum. Itu informasi baru atau enggak, jangan-jangan KPK sudah punya," ujar Johan, Kamis, 11 April 2013.

Tapi kalau surat itu informasi baru, maka Johan menjamin akan ditindaklanjuti oleh lembaga anti rasuah. "Surat itu akan divalidasi, dan dicari bagaimana konteksnya dalam Century itu," katanya.

Soal kaitan surat itu dengan Wakil Presiden Boediono yang saat itu menjabat Gubernur Bank Indonesia, Johan mengaku belum sampai ke sana. "Belum ada. Belum ada jadwal dan rencana memanggil Boediono," ujar Johan.

Sebelumnya, di Senayan, Tim Pengawas Century menegaskan akan memanggil Boediono untuk mengklarifikasi ribut-ribut soal surat kuasa FPJP yang ditandatangani Boediono. Surat itu beredar luas di media. Bahkan ada anggota DPR menyebut Boediono harus bertanggung jawab.

Kasus Century sendiri kini terus bergulir di Komisi Pemberantasan Korupsi. KPK rutin memeriksa mantan Direktur Pengawasan Bank 1 BI, Zainal Abidin. Zainal adalah satu-satunya pengawas yang berpendapat Bank Century tak layak memperoleh fasilitas FPJP.

Terkait proses pemberian FPJP ke Bank Century ini, KPK menduga ada penyalahgunaan wewenang yang dilakukan Budi Mulya dan Siti Fajdriah. Kedua mantan pejabat BI ini sudah ditetapkan sebagai tersangka pertama kasus Century.

FEBRIANA FIRDAUS

Berita Terpopuler:
Pejabat DKI Mundur, Meninggalkan Jokowi
Cara Pargono Memeras Asep Hendro
DPRD Jakarta Tuding Jokowi Sebabkan Pejabat Mundur 
Pilihan 2014 Cuma Mega, Prabowo, dan Ical
Di Hugo's Cafe, Deki Akrab dengan Anggota Kopassus 


09.35 | 0 komentar | Read More

Jawa Barat Luncurkan BUMD Penjamin Kredit

Written By Unknown on Jumat, 12 April 2013 | 09.35

TEMPO.CO, Bandung -Pemerintah Jawa Barat resmi mengumumkan beroperasinya BUMD miliknya yang paling baru yakni PT Jamkrida, yang bergerak di sektor penjaminan kredit. "Ini berlaku untuk (penjaminan kredit) mikro, kecil, dan menengah, maksimal (pinjaman) di angka Rp 10 miliar," kata Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan selepas Grand Launching perusahaan itu di Bandung, Kamis, 11 April 2013.

Heryawan menuturkan, pendirian lembaga penjamin kredit itu digagas selepas program kredit berbunga rendah milik pemerintah Jawa Barat, yakni Kredit Cinta Rakyat untuk usaha Mikro, yang ditiipkan di Bank BJB mangkrak. Duit pemerintah Rp 165 miliar yang jadi modal kredit dengan pinjaman maksimal Rp 50 juta itu, sudah dua tahun tak junjung habis terserap gara-gara terganjal aturan soal agunan. 

Menurut dia, dengan pendirian PT Jamkrida itu untuk memperingan persyaratan agunan dengan menjaminkan 70 persen agunannya, untuk mendapat modal lewat pinjaman KCR dengan bungan kecil 8,3 persen. Heryawan menargetkan, PT Jamkrida juga akan menyasar persyaratan pinjaman lunak untuk Kredit Usaha Rakyat (KUR). 

Pemerintah Jawa Barat menggaet Yayasan Kesejahteraan Pegawai Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat untuk mendirikan PT Jamkrida ini. Pemerintah Jawa Barat memegang 99,8 persen saham PT Jamkrida. Dalam Peraturan Daerah pendirian BUMD itu, pemerintah Jawa Barat menargetkan penyertaa modal hingga Rp 300 miliar, sementara tahap pertama baru Rp 75,2 miliar. 

Heryawan mengatakan, jika kinerja penyerapan KCR signifikan, pemerintah Jawa Barat akan menambah lagi alokasi duit pemerintah untuk modal kredit itu di Bank BJB. Dia menyebutkan, paling cepat dalam anggaran perubahan tahun ini modal KCR yang dititipkan di Bank BJB ditambah Rp 50 miliar. "Kalau ini bagus, than 2014 bisa ditambah Rp 200 miliar lagi," katanya. 

Direktur Utama PT Jamkrida Syahrul Davi mengatakan, dengan modal pemerintah di perusahannya Rp 75 milair itu, akumulasi kredit yang bisa dijaminkan bisa menembus Rp 3 triliun. Kendati demikian, hingga akhir tahun ini, PT Jamkrida mematok target akumulasi kredit yang dijaminnya menembus Rp 2,25 triliun. "Kenapa tidak 100 persen tahun ini, kalau ktia sudah menjami Rp 3 triliun, kita gak bisa bergerak lagi tahun depan sambil menunggu kredit tersebut selesai," kata dia. 

Syahrul membeberkan rencana perusahaannya di tahun pertama PT Jamkrida yang resmi beroperasi sejak 30 Januari 2013 lalu. Dari target kredit hingga akhir tahun ini, sebesar Rp 500 miliar ditujukan untuk kredit produktif untuk kredit usaha, dan sisanya Rp 1,75 triliun untuk kredit non-produktif. "Yang non-produktif itu terhadap pinjaman pada bank yang ada misalnya pinjamanpadapegawai yang dipotong dari gajinya."

AHMAD FIKRI


09.35 | 0 komentar | Read More

Landasan Rusak, Bandara Adisucipto Tutup Dua Jam

TEMPO.COYogyakarta - Aktivitas keberangkatan maupun kedatangan pesawat di Bandara Adisucipto Yogyakarta sempat terhenti dua jam akibat aspal jalur landasan pesawat mengelupas pada Kamis, 11 April 2013. Pelaksana Tugas Sementara Generail Affair and Communication Section Head PT Angkasa Pura I Bandara Adisucipto, Putri Citra Iriani, mengatakan aktivitas operasional pesawat dihentikan sejak muncul laporan landasan rusak pada pukul 08.15 pagi. "Perbaikan selesai pada pukul 09.50 dan aktivitas bandara kemudian normal kembali," kata dia.

Menurut Putri, landasan yang aspalnya mengelupas itu berada di jalur Runaway 09. Jalur pesawat ini lokasinya di bagian ujung paling barat landasan Bandara Adisucipto. "Letaknya dekat dengan kawasan Janti (kawasan di barat Bandara)," kata dia.

Sebenarnya, kata dia, tim teknis Bandara Adisucipto sudah melakukan pemeriksaan rutin kondisi jalur landasan pesawat pada Rabu malam. Namun, pada pukul 08.15, mendadak ada informasi dari bagian pemantauan jalur landasan, sebagian aspal jalur Runaway 09 mengelupas. "Pihak Lanud Adisucipto langsung menghentikan aktivitas keberangkatan dan kedatangan demi keamanan," ujar dia.

Dia mengaku tidak mengetahui detail kerusakan. Namun, Putri memastikan tidak ada informasi yang menyebut jalur landasan pesawat retak. "Informasinya hanya aspal landasan mengelupas, dan tim teknis langsung memperbaikinya," kata dia.

Akibat kerusakan aspal landasan ini, ada lima maskapai yang jadwal penerbangannya mengalami delay atau keterlambatan. Maskapai itu adalah Wings Air dengan tujuan Surabaya, Merpati Airlines dengan tujuan Bandung, Lion GT552 dan Garuda 203 tujuan Jakarta, serta Air Asia dan Garuda 250 yang akan berangkat menuju Denpasar. "Kedatangan pesawat juga ditahan sementara, pesawat terakhir yang datang ialah Express Air dari Pontianak," ujar dia.

Kerusakan landasan pacu pesawat ini, kata dia, sudah diinformasikan ke semua pengunjung sebagai penyebab keterlambatan.  Putri memastikan kerusakan aspal landasan pesawat ini hanya soal teknis. Kerusakan seperti ini, kata dia, sudah sering terjadi di banyak bandara lain yang biasa disebabkan oleh efek pergantian musim atau pun kualitas aspal yang sudah buruk. "Di Bandara Makasar dan Denpasar kemarin juga sempat terjadi," kata dia.

Kuncoro Harto Widodo, Kepala Pusat Studi Transportasi dan Logistik (Pustral) UGM menilai kerusakan jalur landasan menjadi masalah besar bagi pelayanan penumpang sebab hanya ada satu jalur di Bandara Adisucipto. Kata dia semestinya kerusakan teknis seperti ini tak menimbulkan persoalan jika bandara memiliki jalur cadangan. "Ini perlu dipikirkan serius oleh Angkasa Pura mengingat jumlah pemakai sarana pesawat untuk transportasi terus menanjak," kata dia.

ADDI MAWAHIBUN IDHOM

Topik terpopuler:
Sprindik KPK | Partai Demokrat | Serangan Penjara Sleman | Harta Djoko Susilo |Nasib Anas

Berita lainnya:
Kisah 'Memalukan' Persibo Bojonegoro di Hong Kong 
Video 'Damai' di Bea Cukai Bali Muncul di YouTube 
Cucu Soeharto Segera Diadili
Usai Diperiksa KPK, Konsultan Pajak Kecebur Got 
'Janganlah Sedikit-sedikit Pak Ahok'  


09.35 | 0 komentar | Read More

Pembangkit Panas Bumi Sarulla Akan Hemat Rp 4 T

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Boediono menyatakan beroperasinya pembangkit listrik tenaga panas bumi di Sarulla, Sumatera Utara, bisa mengurangi subsidi listrik sebesar Rp 4 triliun per tahun.

Rinciannya begini: harga pembelian listrik dari Sarulla oleh PT PLN (Persero) sebesar US$ 6,79 sen per Kwh. Jika dibandingkan dengan biaya produksi listrik rata-rata nasional sebesar US$ 13 sen Kwh, maka penghematan subsidi listrik yang dihasilkan adalah US$ 364 juta per tahun, atau sekitar US$ 1 juta setiap harinya saat mulai beroperasi pada 2016.

Sayangnya waktu peletakan batu pertama proyek ini masih belum pasti. "Groundbreaking-nya masih dalam diskusi," kata Presiden Direktur Medco Power Indonesia Fazil Alfitri ketika dihubungi Tempo, Kamis, 11 April 2013.

Secara terpisah, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik mengharapkan konstruksi proyek yang digadang-gadang sebagai proyek panas bumi terbesar di dunia ini bisa dimulai sebelum Oktober 2014.

Fazil sendiri optimistis penghematan Rp 4 triliun yang disebut Boediono bisa dicapai. Menurutnya, cadangan terbukti panas bumi di wilayah kerja panas bumi Sarulla adalah 330 Megawatt. Sementara cadangan probable dan cadangan possible adalah 1.000 Megawatt. "Ini adalah reserve geothermal terbesar di dunia. Satu sumur di Silangitan saja bisa menghasiIkan 50 Megawatt," kata Fazil.

PLTP Sarulla akan dibangun kapasitas terpasang 330 Megawatt yang terdiri dari 3 unit pembangkit. Rencananya pembangkit unit pertama akan beroperasi komersial pada 2016, disusul beroperasinya unit ke dua pada 2017 dan selesainya unit ke 3 pada 2018. Sempat ada masalah di awal tender pembangunannya ketika pemenang awal proyek ini, Geo Dipa, mengundurkan diri.

BERNADETTE CHRISTINA

Topik terpopuler:
Sprindik KPK | Partai Demokrat | Serangan Penjara Sleman | Harta Djoko Susilo |Nasib Anas

Berita lainnya:
Kisah 'Memalukan' Persibo Bojonegoro di Hong Kong 
Video 'Damai' di Bea Cukai Bali Muncul di YouTube 
Cucu Soeharto Segera Diadili
Usai Diperiksa KPK, Konsultan Pajak Kecebur Got 
'Janganlah Sedikit-sedikit Pak Ahok' 


09.35 | 0 komentar | Read More

BRI Bagi Dividen Rp 5,55 Triliun

Written By Unknown on Kamis, 11 April 2013 | 09.35

TEMPO.CO, Jakarta -PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mengumumkan akan membagi dividen sebesar Rp 5,55 triliun. Nilai ini diklaim yang terbesar di antara perbankan nasional lainnya.

"Sesuai dengan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) BRI Tahun 2013, BRI menetapkan dividen pay-out ratio sebesar 30 persen, meningkat dari persentase yang ditetapkan tahun lalu," ucap Sekretaris Perusahaan Bank BRI Muhamad Ali di Jakarta, Rabu, 10 April 2013.

Dividen Rp 5,55 triliun itu setara dengan Rp 225,2320 per lembar saham. Adapun laba bersih BRI sepanjang 2012 mencapai Rp 18,52 triliun. Pembayaran dividen akan dilakukan secara tunai pada tanggal 15 April 2013 kepada para pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan atau Pemilik Saham Perseroan pada Sub Rekening Efek di PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per tanggal 1 April 2013.

Menurut Ali, nilai dividen yang dibagikan BRI dalam tiga tahun terakhir terus mengalami peningkatan. Pada tahun 2010 nilai dividen Rp. 93,01 per lembar saham, kemudian meningkat sebesar 31,5 persen menjadi Rp. 112,28 per lembar saham di tahun 2011.

Pada tahun ini, deviden kembali meningkat sebesar 84,2 persen menjadi Rp. 225,232 per lembar saham. "Hal ini merupakan komitmen BRI kepada pemegang saham untuk memberikan imbal hasil yang menguntungkan," ujarnya.

Pembagian dividen ini sendiri diyakinkannya diberikan dengan mempertimbangkan beberapa faktor. Seperti tingkat kesehatan keuangan dan kebutuhan dana perseroan untuk melakukan ekspansi usaha.

RUPST BRI 2013 memutuskan mengalokasikan 14 persen laba tahun buku 2012 senilai Rp 2,59 triliun untuk keperluan investasi dan sebesar 56 persen atau Rp 10,37 triliun untuk memperkuat laba ditahan BRI.

Adapun bank dengan aset terbesar di Indonesia, Bank Mandiri tercatat membagikan dividen dengan persentase yang sama dengan BRI yakni 30 persen atau Rp 4,65 triliun, hampir satu triliun di bawah BRI.

MARTHA THERTINA


Topik terhangat:
Partai Demokrat | Agus Martowardojo | Serangan Penjara Sleman | Harta Djoko Susilo | Nasib Anas

Berita Terpopuler:
Kronologi Penangkapan Penyidik Pajak Pargono 
Keluarga Sopir Juke Maut Siap Adopsi Anak Korban
Suap Pegawai Pajak, KPK Tangkap Satu Orang Lagi
Waspada 5 Penyebab Tekanan Darah Rendah
Pembalap Asep Hendro Pekerjakan Pemuda Garut 


09.35 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger