Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Krakatau Steel Serap 65 Persen Dana IPO

Written By Unknown on Selasa, 15 Oktober 2013 | 09.35

TEMPO.CO, Jakarta -Emiten industri baja, Krakatau Steel Tbk (KRAS), mencatat penggunaan sebesar 65 persen dari dana penawaran umum atau initial public offering untuk perluasan bisnis. "Perolehan dana IPO sendiri adalah sebesar Rp 2,5 triliun," kata Corporate Secretary Karakatau Steel, Andi Firdaus, melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, Ahad, 13 Oktober 2013 lalu.

IPO yang dilaksanakan pada 10 Oktober 2012 tersebut direncanakan untuk mendanai sebesar 35 persen investasi barang modal sehubungan dengan rencana modernisasi dan ekspansi kapasitas prosuk di Pabrik Baja Lembaran Canai Panas. Sebesar 24 persen dari dana IPO direncanakan akan digunakan untuk meningkatkan modal kerja dengan membeli bahan baku. Serta masing-masing 24 persen dan 15 persen digunakan untuk membiayai pematangan lahan serta penyertaan modal pada anak perusahaan.

Dalam realisasinya, rencana investasi barang modal melalui modernisasi dan ekspansi kapasitas produksi belum dilaksanakan oleh Krakatau Steel. "Ada pun total penyerapan dari dana IPO adalah sebesar Rp 1,6 triliun," kata Andi

Rincian total realisasi penyerapan dana IPO adalah sebesar 24 persen untuk peningkatan modal kerja, 24 persen pematangan lahan, serta 15 persen penyertaan modal di anak perusahaan. "Sisa perolehan dana IPO sebesar Rp 971 miliar disimpan dalam bentuk deposito," kata Andi.

Krakatau Steel menyimpan sisa dana IPO dalam bentuk deposito di Bank Mandiri, Bank Mandiri Syariah, Bank Negara Indonesia, Bank CIMN Niaga, serta Bank Jabar Banten.

Pada semester I 2013, Karakatau Steel mencatat perolehan laba bersih sebesar US$ 10,6 juta, lebih besar dibanding pada periode yang sama tahun lalu (US$ 9,8 juta). Padahal nilai pendapatan bersih perseroan pada semester I 2013 sebenarnya turun 3,9 persen menjadi US$ 1,1 miliar dibanding pada semester I 2012 (US$ 1,15 miliar).

Pada penutupan transaksi bursa saham Jumat, 11 Oktober lalu, KRAS ditutup menguat 20 poin atau 3,9 persen pada level 530. Sepanjang pekan, KRAS mencapai level terendah pada titik 500.

ISMI DAMAYANTI

Berita Terpopuler
Rabu, Trade Expo Indonesia Dibuka 
PT Inti Mulai Pasang RFID ke Mobil di Jakarta
Putusan MA Tak Pengaruhi Kepemilikan MNCTV
Slot Penerbangan Darurat Soekarno-Hatta Dikurangi


09.35 | 0 komentar | Read More

Investasi Asing di Pulau-pulau Kecil Dibatasi

Pantai Goa Cina yang terletak di Desa Sitiarjo, Sumbermanjing Wetan, Malang, Jawa Timur, (21/4). Dikawasan pantai yang berpasir putih ini terdapat sebuah goa dan pulau-pulau kecil yang menjadikan daya tarik tersendiri bagi wisatawan. TEMPO/Aris Novia Hidayat

TEMPO.CO, Jakarta - Dirjen Kepulauan, Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (KP3K) Kementerian Kelautan dan Perikanan Sudirman Saad menyatakan pemerintah berupaya lebih selektif dalam memilih mitra pengembang untuk investasi di pulau-pulau kecil terluar Indonesia. Oleh karena itu, kata dia, perusahaan dalam negeri akan lebih dipilih.

"Harus perusahaan nasional," kata Sudirman saat ditemui di Balai Kartini Senin 14 Oktober 2013. Dia pun memastikan, setiap perusahaan harus mengikuti seleksi dan standar sesuai dengan aturan yang berlaku secara ketat. "Harus lulus standar hukum, ekonomi dan pertahanan," kata dia.

Meski demikian, kata Sudirman, perusahaan joint venture masih dimungkinkan untuk menjadi mitra pengembangan pulau kecil terluar. "Asal tidak menggerogoti pulau bersangkutan," kata dia. Akan tetapi, terkait hal tersebut, dia mengaku pembahasannya belum menyeluruh.

Saat ini, menurut Sudirman, pulau Nipah di Riau menjadi salah satu pulau yang sedang dikembangkan. Dari luas pulau 50 hektar, 35 hektar di antaranya akan dikelola oleh KKP untuk pengembangan ekonomi. "Sisanya untuk pertahanan," kata dia. Menurut dia, saat ini pulau Nipah masih menunggu perijinan dari Menteri Keuangan untuk melakukan proses lelang.

Menurut Sudirman, nilai investasi di pulau Nipah bisa mencapai Rp 3 triliun. Dikarenakan, kata dia, di pulau tersebut akan dikembangkan oil storage yang akan melayani kebutuhan BBM bagi kapal yang akan keluar atau masuk perairan Indonesia.

NINIS CHAIRUNNISA


Terhangat:
Ketua MK Ditangkap | Dinasti Banten | Dolly Riwayatmu

Baca juga:
Jakarta Pawai 1000 Bedug, Sejumlah Jalan Ditutup
Libur Panjang Idul Adha, Jalur Puncak Macet
Hari Ini SBY Sumbang Sapi ke Masjid Istiqlal
Sapi Mal Kurban di Depok Ada 4 Kategori


09.35 | 0 komentar | Read More

Tiga Ekonom Amerika Peraih Nobel

TEMPO.CO , Stockholm:Tiga ekonom Amerika Serikat meraih Nobel bidang ilmu ekonomi atau Nobel Memorial Prize in Economic Science berkat teori mereka mengenai harga saham. Teori mereka menjelaskan bahwa harga saham, yang tak bisa diprediksi dalam jangka pendek, cenderung mengikuti aturan yang mapan dalam jangka pancang.

Kerja tiga ekonom tersebut, yang sebetulnya dilakukan secara individual, dianggap "meletakkan dasar untuk pemahaman saat ini tentang harga aset," menurut pernyataan Royal Swedish Academy of Sciences, seperti dilansir New York Times, Senin, 14 Oktober 2013.

Temuan mereka dianggap telah mempengaruhi cara orang berinvestasi, mendorong peningkatan indeks dana ekuitas dan aset lainnya. Pada saat yang sama, investor canggih telah mendapatkan profit dari bukti pola jangka panjang.

Berikut tiga profesor peraih Nobel di bidang ekonomi itu:


09.35 | 0 komentar | Read More

Garuda dan AirAsia Belum Tahu Izin Pilot Dibatasi  

Written By Unknown on Senin, 14 Oktober 2013 | 09.35

TEMPO.CO, Jakarta - PT Garuda Indonesia dan AirAsia tak mau mengkmentasi rencana pemerintah membatasi penerbitan lisensi pilot in commad bagi pilot asing. Alasannya, mereka belum mendapatkan surat edaran resmi dari pemerintah. "Saya harus pelajari surat edarannya dulu," ujar Vice President Corporate Communications Garuda Indonesia, Pujobroto.

AirAsia pun mengaku tak mempersoalkan pembatasan penerbitan lisensi itu. Tapi, "Kami belum tahu adanya pembatasan lisensi pilot asing," ujar Manajer Komunikasi AirAsia Indonesia, Audrey Progastama Petriny.

Kementerian Perhubungan berencana membatasi membatasi penerbitan lisensi pilot in commad Indonesia. Pilot in commad merupakan pilot yang sudah memiliki jam terbang lebih dari 1.000 jam terbang. Alasannya, sejumlah pilot asing diduga memalsukan jam terbang mereka.

Presiden Federasi Pilot Indonesia (FPI), Hasfrinsyah, menjelaskan bahwa Indonesia, yang hanya memiliki 7.800 pilot, masih kekurangan juru kemudi kapal terbang itu. Indonesia juga masih menghadapi kendala dalam kualitas sekolah pilot. "Ada flying school yang ground schooling terus, tapi siswanya tidak terbang-terbang," ujar Hasfrinsyah.

Sejak awal tahun ini, pemerintah memang sudah berencana memperketat penggunaan tenaga pilot asing. Pengetatan ini diharapkan mencegah insiden serius pesawat udara yang melibatkan pilot asing. Direktorat Jenderal Perhubungan Udara pun mewajibkan pilot asing memiliki lisensi Indonesia.

Pilot asing yang akan melakukan validasi lisensi harus memiliki pengalaman terbang minimal 250 jam. Operator penerbangan yang akan mempekerjakan pilot asing pun harus memenuhi persyaratan minimal jam terbang.

MARIA YUNIAR

Topik Terhangat

Ketua MK Ditangkap | Dinasti Banten | APEC | Info Haji | Pembunuhan Holly Angela

Berita Terkait
Lamar ABG, Pengusaha Ini Malah Dipolisikan
SBY Janji Ungkap Identitas Bunda Putri
Akil Mochtar Bantah Gunakan Perusahaan Istri
Bela Wawan, Buyung Utang Budi pada Airin


09.35 | 0 komentar | Read More

Pemerintah Akan Batasi Lisensi Pilot  

TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Perhubungan berencana membatasi penerbitan lisensi pilot in command Indonesia. Pilot in command merupakan pilot yang sudah memiliki jam terbang lebih dari 1.000 jam. Alasannya, sejumlah pilot asing diduga memalsukan jam terbang mereka.

"Pemalsuan data jam terbang itu menjadi indikasi kalau pembatasan penerbitan lisensi Indonesia penting dilakukan," ujar Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan, Bambang S. Ervan, kepada Tempo, Jumat, 11 Oktober 2013.

Bambang menjelaskan, perilaku para pilot asing pemegang lisensi Indonesia menjadi tanggung jawab Indonesia. Bahkan apabila nantinya mereka bekerja di maskapai asing di luar Indonesia sekalipun.

Kementerian Perhubungan mengaku menemukan adanya pilot asing di Indonesia yang memalsukan data jam terbang. Namun Kementerian tak mengungkapkan detail pilot asing yang dimaksud dan maskapai yang menampungnya.

Indonesia National Air Carriers Association (INACA) menyebutkan ada dua jenis pilot, yakni ready to use dan mereka yang harus sekolah lagi untuk dapat lisensi rating. Sekretaris Jenderal INACA, Tengku Burhanuddin, menuturkan biasanya maskapai menghadapi kesulitan biaya dan waktu jika harus menyekolahkan pilot. Untuk menutupi kebutuhan, Tengku melanjutkan, maskapai memutuskan merekrut pilot asing. Tengku mengatakan hampir semua maskapai di Indonesia mempekerjakan pilot asing.

MARIA YUNIAR

Topik Terhangat
Ketua MK Ditangkap | Dinasti Banten | APEC | Info Haji | Pembunuhan Holly Angela

Berita Terkait
Lamar ABG, Pengusaha Ini Malah Dipolisikan
SBY Janji Ungkap Identitas Bunda Putri
Akil Mochtar Bantah Gunakan Perusahaan Istri
Bela Wawan, Buyung Utang Budi pada Airin


09.35 | 0 komentar | Read More

Korsel Tegaskan Siap Mendanai Proyek JSS

TEMPO.CO, Surabaya - Presiden Korea Selatan, Park Geun-hye, dikabarkan berminat untuk mendanai megaparoyek Jembatan Selat Sunda. Menteri Koordinator Perekonomian, Hatta Rajasa, mengatakan Presiden Park Geun-hye secara spesifik menyatakan langsung bahwa pemerintah Korea Selatan sanggup mendanai proyek JSS senilai Rp 200 triliun tersebut.

Namun, Hatta belum memberikan jawaban resmi soal tawaran dari presiden wanita pertama Korsel. Alasannya, dirinya masih ragu dengan hasil studi kelayakannya. "Saya enggak yakin tahun 2014 JSS dibangun," kata Hatta ditemui di kampus Universitas Negeri Surabaya, Ahad 13 Oktober 2013.

Ia menegaskan, komitmen presiden Korsel merupakan tindak lanjut atas kesepakatan Jeju Inisaitive 2012. Dalam Jeju Inisaitve, kata Hatta, Indonesia dan Korsel saling mengusulkan setiap proyek-proyek skala besar. Usulan itu lantas dirangkum menjadi proyek skala prioritas. Hatta menjabarkan, Indonesia menawarkan pendanaan pada proyek - proyek seperti JSS, pembangunan infrastruktur kereta api batubara di Sumatera, pembangkit listrik 2.600 MW, pembangunan kawasan ekonomi khusus dan pengembangan lahan pangan seluas 300 ribu hektare. Sabtu kemarin, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono baru saja bertemu dengan Presiden Park Geun-hye di Jakarta.

Selain berkomitmen mendanai JSS, Korsel juga siap membangun Kawasan Ekonomi Khusus di Indonesia dan membangun jaringan infrastruktur kereta api batubara Sumatera Selatan-Bengkulu. Proyek-proyek itu merupakan bagian dari tujuh kesepakatan bisnis yang diteken oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Terkait proyek KEK ini, Hatta meneken langsung kesepakatan bisnisnya.

Namun, ia belum tahu siapa calon investor Korea Selatan yang berminat menanamkan investasi membangun special economic zone tersebut. Nilai investasi tujuh proyek itu mencapai US$ 10 miliar lebih. "Saya yang tanda tangangi dengan menterinya," ucap Hatta.

DIANANTA P. SUMEDI


Terhangat
Ketua MK Ditangkap | Dinasti Banten | Dolly Riwayatmu

Baca juga
Korupsi Dinasti Banten Dirancang Sistematis
Dinasti Atut Dinilai sebagai Miniatur Orde Baru
Abraham Tak Takut Mistis Keluarga Atut
SBY Menyentil Dinasti Politik Ratu Atut


09.35 | 0 komentar | Read More

Ada Pilot Asing yang Palsukan Data Jam Terbang  

Written By Unknown on Minggu, 13 Oktober 2013 | 09.35

TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Perhubungan menyebut ada pilot asing di Indonesia yang memalsukan data jam terbang. "Jadi, dia itu jam terbang yang sesungguhnya lebih sedikit dari yang dilaporkan," kata Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan, Bambang S. Ervan, kepada Tempo, Jumat, 11 Oktober 2013.

Bambang menolak mengumumkan nama maskapai yang mempekerjakan pilot asing itu. Namun pemerintah menduga pemalsuan dilakukan pilot asing tersebut untuk mempercepat proses menjadi pilot in command (PIC). Seorang PIC, kata Bambang, perlu setidaknya 1.000 jam terbang. Adapun pilot yang baru lulus dari sekolah penerbangan hanya mengantongi commercial pilot license (CPL).

"Tapi kami saring, hanya yang berpengalaman yang boleh dapat lisensi Indonesia," kata dia. Bambang mengatakan, Indonesia membutuhkan pilot asing. Indonesia hanya memiliki sekitar 600 pilot asing dari 7 ribu pilot secara keseluruhan. Para pilot asing itu, antara lain, berasal dari Amerika Serikat, Australia, dan Belanda.

MARIA YUNIAR

Topik Terhangat
Ketua MK Ditangkap | Dinasti Banten | APEC | Info Haji | Pembunuhan Holly Angela

Berita Terkait
Lamar ABG, Pengusaha Ini Malah Dipolisikan
SBY Janji Ungkap Identitas Bunda Putri
Akil Mochtar Bantah Gunakan Perusahaan Istri
Bela Wawan, Buyung Utang Budi pada Airin


09.35 | 0 komentar | Read More

Pemerintah Akan Batasi Lisensi Pilot  

TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Perhubungan berencana membatasi penerbitan lisensi pilot in command Indonesia. Pilot in command merupakan pilot yang sudah memiliki jam terbang lebih dari 1.000 jam. Alasannya, sejumlah pilot asing diduga memalsukan jam terbang mereka.

"Pemalsuan data jam terbang itu menjadi indikasi kalau pembatasan penerbitan lisensi Indonesia penting dilakukan," ujar Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan, Bambang S. Ervan, kepada Tempo, Jumat, 11 Oktober 2013.

Bambang menjelaskan, perilaku para pilot asing pemegang lisensi Indonesia menjadi tanggung jawab Indonesia. Bahkan apabila nantinya mereka bekerja di maskapai asing di luar Indonesia sekalipun.

Kementerian Perhubungan mengaku menemukan adanya pilot asing di Indonesia yang memalsukan data jam terbang. Namun Kementerian tak mengungkapkan detail pilot asing yang dimaksud dan maskapai yang menampungnya.

Indonesia National Air Carriers Association (INACA) menyebutkan ada dua jenis pilot, yakni ready to use dan mereka yang harus sekolah lagi untuk dapat lisensi rating. Sekretaris Jenderal INACA, Tengku Burhanuddin, menuturkan biasanya maskapai menghadapi kesulitan biaya dan waktu jika harus menyekolahkan pilot. Untuk menutupi kebutuhan, Tengku melanjutkan, maskapai memutuskan merekrut pilot asing. Tengku mengatakan hampir semua maskapai di Indonesia mempekerjakan pilot asing.

MARIA YUNIAR

Topik Terhangat
Ketua MK Ditangkap | Dinasti Banten | APEC | Info Haji | Pembunuhan Holly Angela

Berita Terkait
Lamar ABG, Pengusaha Ini Malah Dipolisikan
SBY Janji Ungkap Identitas Bunda Putri
Akil Mochtar Bantah Gunakan Perusahaan Istri
Bela Wawan, Buyung Utang Budi pada Airin


09.35 | 0 komentar | Read More

Garuda dan AirAsia Belum Tahu Izin Pilot Dibatasi  

TEMPO.CO, Jakarta - PT Garuda Indonesia dan AirAsia tak mau mengkmentasi rencana pemerintah membatasi penerbitan lisensi pilot in commad bagi pilot asing. Alasannya, mereka belum mendapatkan surat edaran resmi dari pemerintah. "Saya harus pelajari surat edarannya dulu," ujar Vice President Corporate Communications Garuda Indonesia, Pujobroto.

AirAsia pun mengaku tak mempersoalkan pembatasan penerbitan lisensi itu. Tapi, "Kami belum tahu adanya pembatasan lisensi pilot asing," ujar Manajer Komunikasi AirAsia Indonesia, Audrey Progastama Petriny.

Kementerian Perhubungan berencana membatasi membatasi penerbitan lisensi pilot in commad Indonesia. Pilot in commad merupakan pilot yang sudah memiliki jam terbang lebih dari 1.000 jam terbang. Alasannya, sejumlah pilot asing diduga memalsukan jam terbang mereka.

Presiden Federasi Pilot Indonesia (FPI), Hasfrinsyah, menjelaskan bahwa Indonesia, yang hanya memiliki 7.800 pilot, masih kekurangan juru kemudi kapal terbang itu. Indonesia juga masih menghadapi kendala dalam kualitas sekolah pilot. "Ada flying school yang ground schooling terus, tapi siswanya tidak terbang-terbang," ujar Hasfrinsyah.

Sejak awal tahun ini, pemerintah memang sudah berencana memperketat penggunaan tenaga pilot asing. Pengetatan ini diharapkan mencegah insiden serius pesawat udara yang melibatkan pilot asing. Direktorat Jenderal Perhubungan Udara pun mewajibkan pilot asing memiliki lisensi Indonesia.

Pilot asing yang akan melakukan validasi lisensi harus memiliki pengalaman terbang minimal 250 jam. Operator penerbangan yang akan mempekerjakan pilot asing pun harus memenuhi persyaratan minimal jam terbang.

MARIA YUNIAR

Topik Terhangat

Ketua MK Ditangkap | Dinasti Banten | APEC | Info Haji | Pembunuhan Holly Angela

Berita Terkait
Lamar ABG, Pengusaha Ini Malah Dipolisikan
SBY Janji Ungkap Identitas Bunda Putri
Akil Mochtar Bantah Gunakan Perusahaan Istri
Bela Wawan, Buyung Utang Budi pada Airin


09.35 | 0 komentar | Read More

Ada Pilot Asing yang Palsukan Data Jam Terbang

Written By Unknown on Sabtu, 12 Oktober 2013 | 09.35

TEMPO.CO , Jakarta: Kementerian Perhubungan menyebut ada pilot asing di Indonesia yang memalsukan data jam terbang. "Jadi dia itu jam terbang yang sesungguhnya lebih sedikit dari yang dilaporkan," kata Kepala Pusat Komunikasi Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan, Bambang S. Ervan kepada Tempo, Jumat, 11 Oktober 2013.

Bambang menolak mengumumkan nama maskapai yang mempekerjakan pilot asing itu.  Namun, pemerintah menduga pemalsuan dilakukan pilot asing itu untuk mempercepat proses menjadi pilot in command (PIC). Seorang PIC, kata Bambang, perlu setidaknya 1.000 jam terbang. Adapun pilot yang baru lulus dari sekolah penerbangan hanya mengantongi commercial pilot license (CPL).

"Tapi kami saring, hanya yang berpengalaman yang boleh dapat lisensi Indonesia," kata dia. Bambang mengatakan Indonesia membutuhkan pilot asing. Indonesia hanya memiliki sekitar 600 pilot asing dari 7 ribu pilot secara keseluruhan.  Para pilot asing tadi antara lain berasal dari Amerika Serikat, Australia dan Belanda.

MARIA YUNIAR

Topik Terhangat
Ketua MK Ditangkap | Dinasti Banten | APEC | Info Haji | Pembunuhan Holly Angela

Berita Terkait
Lamar ABG, Pengusaha Ini Malah Dipolisikan
SBY Janji Ungkap Identitas Bunda Putri
Akil Mochtar Bantah Gunakan Perusahaan Istri
Bela Wawan, Buyung Utang Budi pada Airin


09.35 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger