TEMPO.CO , Jakarta: Kementerian Perhubungan menyebut ada pilot asing di Indonesia yang memalsukan data jam terbang. "Jadi dia itu jam terbang yang sesungguhnya lebih sedikit dari yang dilaporkan," kata Kepala Pusat Komunikasi Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan, Bambang S. Ervan kepada Tempo, Jumat, 11 Oktober 2013.
Bambang menolak mengumumkan nama maskapai yang mempekerjakan pilot asing itu. Namun, pemerintah menduga pemalsuan dilakukan pilot asing itu untuk mempercepat proses menjadi pilot in command (PIC). Seorang PIC, kata Bambang, perlu setidaknya 1.000 jam terbang. Adapun pilot yang baru lulus dari sekolah penerbangan hanya mengantongi commercial pilot license (CPL).
"Tapi kami saring, hanya yang berpengalaman yang boleh dapat lisensi Indonesia," kata dia. Bambang mengatakan Indonesia membutuhkan pilot asing. Indonesia hanya memiliki sekitar 600 pilot asing dari 7 ribu pilot secara keseluruhan. Para pilot asing tadi antara lain berasal dari Amerika Serikat, Australia dan Belanda.
MARIA YUNIAR
Topik Terhangat
Ketua MK Ditangkap | Dinasti Banten | APEC | Info Haji | Pembunuhan Holly Angela
Berita Terkait
Lamar ABG, Pengusaha Ini Malah Dipolisikan
SBY Janji Ungkap Identitas Bunda Putri
Akil Mochtar Bantah Gunakan Perusahaan Istri
Bela Wawan, Buyung Utang Budi pada Airin
Anda sedang membaca artikel tentang
Ada Pilot Asing yang Palsukan Data Jam Terbang
Dengan url
https://bisnisantaija.blogspot.com/2013/10/ada-pilot-asing-yang-palsukan-data-jam.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
Ada Pilot Asing yang Palsukan Data Jam Terbang
namun jangan lupa untuk meletakkan link
Ada Pilot Asing yang Palsukan Data Jam Terbang
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar