Wall Street Lanjutkan Penurunan

Written By Unknown on Kamis, 11 Oktober 2012 | 09.35

Kamis, 11 Oktober 2012 | 06:47 WIB

TEMPO.CO, New York - Indeks S&P 500 jatuh untuk ke empat kalinya dalam perdagangan Rabu karena berita yang mengecewakan dari Chevron dan Alcoa saat musim keluarnya laporan keuangan.

Saham Chevron (CVX) jatuh 4,2 persen menjadi US$ 112,45 setelah mengumumkan kwartal ketiga tahun labanya jauh lebih rendah dibandingkan triwulan sebelumnya.

Sementara Alcoa (AA) harganya juga merosot 4,6 persen ke US$ 8,71 setelah melaporkan kerugian pada triwulan yang berakhir September kemarin. Perusahaan juga memangkas prospek permintaan aluminium global seiring melambatnya perekonomian Cina. Saham komponen Dow Jones mencatat penurunan harian terbesar sejak awal Juli lalu.

Dalam perdagangan semalam indeks saham utama kembali jatuh 128,56 poin (0,95 persen) menjadi 13.344,97. Indeks S&P 500 turun 8,92 poin (0,62 persen) ke 1.432,56, serta indeks saham teknologi juga melemah 13,24 poin (0,43 persen) ke 3.051,78.

"Pasar khawatir terhadap apa yang akan terjadi dengan pendapatan emiten," kata Randy Warren, kepala investasi dari perusahaan investasi Warren Financial Service di Exton, Pennsylvania. "Semua harapan kini melambat."

Pasar tetap fokus pada melemahnya permintaan di kwartal ketiga dan laba saham S&P 500 diperkirakan akan turun 2,9 persen dibandingkan tahun lalu, menurut data Thomson Reuters.

Ini merupakan penurunan pertamanya sejak tiga tahun terakhir. Pelemaman bursa Wall Street juga akibat rilis dari Beige Book Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) yang menunjukkan pertumbuhan yang moderat.

Namun pelemahan tersebut dapat diimbangi oleh saham Wall-Mart Store Inc (WMT) yang naik 1,7 persen menjadi US$ 75,42 setelah mencapai level tertingginya di US$ 76,81 setelah keluarnya berita bahwa penjulan di semua tokonya menguat.

FedEx Corp (FDX) juga melonjak 5,2 persen menjadi US$ 89,99, yang juga merupakan kenaikan harian terbesar sepanjang tahun ini setelah perusahaan pengiriman tersebut memangkas biaya pada dua divisinya untuk meningkatkan lababya US$ 1,7 miliar dalam empat tahun ke depan.

Perusahaan pembuat mesin Cummins Inc (CMI) menurunkan proyeksi tahun 2012 untuk kedua kalinya sehingga harga sahamnya jatuh 3,4 persen menjadi US$ 87,79.

VIVA B. KUSNANDAR


Anda sedang membaca artikel tentang

Wall Street Lanjutkan Penurunan

Dengan url

https://bisnisantaija.blogspot.com/2012/10/wall-street-lanjutkan-penurunan.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Wall Street Lanjutkan Penurunan

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Wall Street Lanjutkan Penurunan

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger