Permintaan Dolar Masih Tinggi  

Written By Unknown on Senin, 14 Januari 2013 | 09.35

Senin, 14 Januari 2013 | 07:11 WIB

TEMPO.CO, Jakarta - Tingginya permintaan dolar Amerika Serikat di pasar dalam negeri masih menjadi faktor penghambat apresiasi rupiah. Analis BNI Treasury Research, Raditya Ariwibowo, memprediksi pekan ini rupiah masih terbebani ketidakseimbangan antara permintaan dan ketersediaan dolar Amerika di pasar domestik.

Dari faktor global, kata dia, sebenarnya sentimen mulai mengarah positif dengan adanya sinyal pemulihan ekonomi di kawasan regional, khususnya Cina dan Jepang. Hal yang sama terjadi di Eropa dengan mulai stabilnya imbal hasil obligasi yang berada di level aman. Dari Amerika, kompromi masalah batas atas utang pemerintah mulai menemukan titik temu dan dipastikan akan teratasi sebelum Februari.

Namun defisit neraca perdagangan Indonesia karena ekspor yang lebih rendah dibanding impor membuat nilai tukar rupiah terus menyusut. Kalangan eksportir yang menjual dolar AS tak banyak, sedangkan permintaan meningkat. Pada transaksi antarbank pekan lalu, rupiah bahkan sudah mendekati 9.850 per dolar AS.

Dari sisi moneter, Bank Indonesia sebenarnya telah menjalankan fungsinya guna menstabilkan rupiah. Hal ini terlihat sepanjang pekan lalu bank sentral selalu aktif di pasar uang guna menyediakan likuiditas dolar Amerika. Tinggal bagaimana kebijakan pemerintah mendorong ekspor dan membatasi impor. "Salah satunya dengan mengurangi impor bahan bakar minyak," kata dia.

Raditya memprediksi, pekan ini rupiah masih akan ditransaksikan di kisaran 9.600-9.700 per dolar AS dengan potensi melemah. Belum stabilnya ekspor masih menjadi hambatan bagi peningkatan valuasi rupiah. Namun BI akan terus aktif menjaga mata uangnya supaya tidak terperosok."

PDAT | M. AZHAR


Anda sedang membaca artikel tentang

Permintaan Dolar Masih Tinggi  

Dengan url

https://bisnisantaija.blogspot.com/2013/01/permintaan-dolar-masih-tinggi.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Permintaan Dolar Masih Tinggi  

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Permintaan Dolar Masih Tinggi  

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger