Sabtu, 23 Februari 2013 | 22:22 WIB
TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Komisi Keuangan dan Perbankan Dewan Perwakilan Rakyat dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Maruarar Sirait, belum berkomentar banyak soal nama Agus Martowardojo yang diajukan calon Gubernur Bank Indonesia. Fraksi PDI-P, menurut dia, juga belum bersikap apakah akan kembali menolak Agus Marto menjadi calon gubernur BI seperti yang terjadi pada 2008 silam.
"Kita kan belum rapat internal, jadi fraksi belum ambil sikap. Lagi pula itu kan masa lalu. Kita pelajari dulu yang saat ini," ujar Maruarar ketika dihubungi, Sabtu, 23 Februari 2013.
Seperti diketahui, Istana mencalonkan Agus Martowardojo dan Raden Pardede sebagai kandidat pemimpin bank sentral pada 2008 lalu. Nama calon Gubernur BI ini disorongkan untuk menggantikan Burhanuddin Abdullah. Namun saat itu mayoritas suara di DPR menolaknya.
Lebih jauh, Maruarar menyatakan, PDIP belum menentukan kapan rapat pembahasan mengenai calon gubernur BI akan dilaksanakan. Adapun proses pembahasan akan dilakukan antar anggota fraksi dan kemudian dirapatkan juga dalam level Dewan Perwakilan Pusat (DPP). "Ada mekanisme tersendiri dalam partai, kita akan mempelajari pak Agus, kan sosok beliau sudah dikenal selama ini," katanya.
PDIP, kata Maruarar, menghormati usulan presiden tersebut karena pencalonan merupakan kewenangan presiden yang diatur dalam undang-undang. Tapi, ia mengatakan calon gubernur BI harus merupakan sosok yang bisa menjawab beberapa permasalahan. Pertama, mengenai perlakuan istimewa yang diterima bank-bank asing di Indonesia.
"Bank-bank asing mendapatkan karpet merah dengan peraturan izin yang ada sementara bank-bank kita di Singapura, Cina menghadapi peraturan yang ketat," katanya. Selain itu, Maruarar melihat gubernur BI yang baru harus bisa menurunkan suku bunga kredit agar pengusaha dalam negeri bisa lebih kompetitif.
Gubernur BI nantinya, kata Maruarar, juga harus bisa menjaga stabilitas rupiah dan inflasi selain mengatasi masa transisi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). "Yang dibutuhkan adalah gubernur BI yang mampu melakukan tugas ini serta bagaimana policy BI bisa menggerakkan sektor riil," katanya.
Presiden kemarin mengirimkan nama kandidat gubernur BI ke DPR yaitu Menteri Keuangan Agus Martowardojo. Sebelumnya beberapa nama sempat disebut-sebut sebagai calon gubernur BI yaitu, Darmin Nasution, Hartadi Sarwono, Halim Alamsyah, Fuad Rahmany dan Raden Pardede.
ANANDA TERESIA
Anda sedang membaca artikel tentang
PDIP Belum Tentu Jegal Agus Marto Seperti di 2008
Dengan url
https://bisnisantaija.blogspot.com/2013/02/pdip-belum-tentu-jegal-agus-marto.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
PDIP Belum Tentu Jegal Agus Marto Seperti di 2008
namun jangan lupa untuk meletakkan link
PDIP Belum Tentu Jegal Agus Marto Seperti di 2008
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar