Sabtu, 23 Februari 2013 | 22:26 WIB
TEMPO.CO, Jakarta - Persatuan Bank-Bank Nasional menyatakan menghormati keputusan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono atas usulan calon gubernur Bank Indonesia yang baru. Begitu juga saat mengetahui, Presiden telah mengusulkan calon tunggal, Menteri Keuangan, Agus Martowardojo.
"Kalau akhirnya Agus Martowardojo yang dicalonkan kami tidak keberatan, apalagi bagi kalangan perbankan. Agus Martowardojo adalah figur yang sudah sangat dikenal," kata Ketua Umum Perbanas, Sigit Pramono dalam pesan singkat kepada Tempo pada Sabtu, 23 Februari 2013.
Sigit menambahkan, bagi dunia perbankan, figur Agus Martowardojo tidak pernah diragukan integritasnya. Hanya saja, siapa pun yang bakal menjadi Gubernur Bank Indonesia nanti, harus memahami dan mampu menjawab tantangan berbeda dari gubernur sebelumnya.
Ia menyebutkan, ada tiga tantangan besar yang akan dihadapi Gubernur BI yang baru. Pertama, berkaitan dengan tugas BI pada era setelah kelahiran Otoritas Jasa Keuangan (OJK). "Sejak kehadiran OJK, BI hanya fokus menangani persoalan makro prudensial dan tidak lagi mengawasi perbankan," ujarnya.
Tantangan kedua, ialah Gubernur BI bersama dengan Menteri Keuangan, Ketua Otoritas Jasa Keuangan, bersama Menteri Keuangan, Ketua OJK, dan Ketua Lembaga Penjamin Simpanan bertanggung jawab menjaga stabilitas sistem keuangan melalui Forum Stabilitas Sistem Keuangan ( FKSSK). "Tugas ini berlaku dalam situasi normal maupun terjadi ancaman krisis keuangan," ujarnya. "Ini sangat penting karena keputusan forum tak lagi berlandaskan politik."
Adapun, tantangan ketiga ialah keberanian seorang Gubernur BI yang baru untuk menafsir ulang arti independensi BI. Kritik saat ini berkembang, menurut Sigit, ialah BI sudah independen terhadap pemerintah. "Tetapi terkesan belum mampu menjaga jarak terhadap parlemen," ujarnya.
Padahal, Undang-Undang menjamin bahwa siapa pun tidak boleh mengintervensi BI dalam menjalankan tugas-tugasnya. "Ini bukan persoalan mudah karena Gubernur BI dipilih oleh DPR dan anggaran BI pun harus mendapat persetujuan DPR," ujarnya. Selain itu, Gubernur BI harus profesional dan non-partisan.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kemarin telah resmi menyerahkan satu nama sebagai calon gubernur Bank Indonesia. Menteri Keuangan, Agus Martowardojo ditunjuk sebagai calon tunggal untuk menggantikan posisi pemimpin bank sentral sebelumnya, Darmin Nasution.
AYU PRIMA SANDI
Anda sedang membaca artikel tentang
Perbanas: Gubernur BI Hadapi 3 Tantangan
Dengan url
https://bisnisantaija.blogspot.com/2013/02/perbanas-gubernur-bi-hadapi-3-tantangan.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
Perbanas: Gubernur BI Hadapi 3 Tantangan
namun jangan lupa untuk meletakkan link
Perbanas: Gubernur BI Hadapi 3 Tantangan
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar