TEMPO.CO, Jakarta - Kegalauan menjelang pertemuan bank sentral Amerika Serikat (The Fed) mendorong investor untuk melakukan aksi ambil untung. Analis dari PT Samuel Sekuritas, Benedictus Agung, mengatakan, rencana quantitative easing The Fed dijadikan momentum oleh pelaku pasar untuk merealisasi keuntungan. "Sikap antisipatif jugamembuat pelaku pasar berhati-hati dalam membeli saham," kata dia kepada Tempo.
Dalam penutupan perdagangan Selasa 17 September 2013, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia kemarin melemah 4,62 poin (0,10 persen) ke level 4.517,62. Indeks melemah terbatas seiring melemahnya bursa regional dan pembukaan bursa Eropa kemarin sore. Agenda rapat FOMC Meeting The Fed 17-18 September yang membahas pengurangan stimulus membuat investor mengambil posisi menunggu.
Sikap ini tampaknya akan kembali tecermin pada pergerakan bursa saham hari ini, Rabu 18 September 2013. Menurut Benedictus, pasar sudah mengantisipasi apabila The Fed jadi mengurangi stimulusnya sehingga reaksi investor tidak akan berlebihan. Fokus investor kini lebih pada seberapa besar dana stimulus yang akan dipangkas. "Pelaku pasar berkeyakinan bahwa nominal pemotongan stimulus tidak akan terlalu signifikan."
Di sisi lain, masih banyaknya sentimen positif masih akan menjadi katalis indeks seperti penguatan nilai tukar dan kenaikan suku bunga. Dari regional, pasar juga masih merespons positif meredanya ketegangan di Suriah dan mundurnya Lawrence Summers dari kandidat utama calon gubernur The Fed menggantikan Ben Bernanke.
Hari ini, indeks akan bergerak di level 4.490-4.540 dengan peluang ditutup datar seiring aksi tunggu pelaku pasar. Beberapa saham yang masih berpotensi menguat misalnya perbankan, infrastruktur dan konstruksi.
M. AZHAR
Anda sedang membaca artikel tentang
Indeks Saham Rawan Tergerus Aksi Ambil Untung
Dengan url
https://bisnisantaija.blogspot.com/2013/09/indeks-saham-rawan-tergerus-aksi-ambil.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
Indeks Saham Rawan Tergerus Aksi Ambil Untung
namun jangan lupa untuk meletakkan link
Indeks Saham Rawan Tergerus Aksi Ambil Untung
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar